ERLANGGA

ERLANGGA
Nona Bar- Bar #2



Flashback


Alexa masuk kedalam tempat parkir sebuah kafe, ia sedang mencari sebuah mobil yang masuk ke kafe itu sebelum dirinya. Sebuah mobil sedan berwarna hitam dengan nomor polisi yang ia kenal terlihat sedang terparkir disudut. Alexa memutar mobilnya mencari tempat untuk parkir. Setelah menemukan tempat yang pas dan mobil telah terparkir sempurna, Alexa keluar dari mobilnya dan langsung masuk kedalam kafe.


Alexa memandangi keseluruh bagian kafe hingga akhirnya ia menemukan orang yang sedang ia cari. Alexa tersenyum sinis.


"Akhirnya aku menemukan kamu Niko,,,!"


Gumam Alexa.


Alexa menarik sebuah kursi kemudian duduk, ia duduk tepat disamping meja Niko namun ada pembatas yang menghalangi pandangan mereka hingga ia bisa mendengarkan semua pembicaraan Niko. Beberapa saat kemudian seorang gadis datang menghampiri Niko, mereka saling menyapa dan juga saling berpelukan sambil mencium pipi.


"Hallo sayang,,,!" Sapa Mella.


"Hai sayang,,,!" Niko membalas sapaan Mella dengan pelukan sambil mencium pipi Mella.


"Kamu ah,,,! Nanti ada yang lihat lho,,,!" Ucap Mella genit.


"Biarkan saja,,,! Aku tidak peduli. Aku cuma mencium kekasihku. Apa itu salah,,,!" Niko tersenyum kepada Mella.


Alexa terkejut melihat adengan yang sedang berlangsung didepannya itu, walaupun samar- samar karena ada sekat pembatas namun Alexa dapat melihat senyum yang terukir diwajah Niko.


"Apa,,,! Sayang,,,! Kekasih,,,!".


Alexa meremas tangannya karena kesal.


"Dasar ******an,,,! Ber****k,,,! Kurang ajar kamu ya,,,! Awas kamu ya,,,!".


Alexa berusaha untuk tenang, ia ingin tahu apa yang mereka bicarakan.


"Sayang,,! Aku tadi ketemu sama mama kamu di salon dan aku sempat menyapa beliau. Dan kamu tahu apa yang terjadi, mama kamu membalas sapaan aku sambil tersenyum. Ah,,, aku senang banget sayang,,,! Rasanya aku ingin langsung memeluk mama kamu saat itu" Ucap Mella.


"Benarkah,,,! Pasti mama akan senang banget kalau tahu ada seseorang yang begitu ngefans dengan beliau" Balas Niko.


"Kalau begitu kapan kamu akan memperkenalkan aku sama keluarga kamu,,,?" Tanya Niko.


"Uhuk,,, huk,,,,!" Niko tersedak mendengar pertanyaan Mella.


Itu tidak mungkin, Niko tidak akan mungkin memperkenalkan Mella kepada keluarganya.


"Nanti ya,,,! Nanti setelah urusan aku dengan Alexa selesai" Ucap Niko.


"Alexa,,, Alexa lagi,,,! Kenapa sih kamu terus menerus menyebut nama itu dihadapan aku. Aku jijik tahu,,,!" Ucap Mella sombong.


"Dasar ****** ,,,! Gue yang seharusnya jijik sama loe,,,,!" Alexa mulai kesal.


"Terus kapan kamu akan mutusin cewe itu,,,? Aku udah tidak bisa menunggu terlalu lama lagi,,,!" Sudah cukup satu tahun aku bersabar Niko,,,!".


"Kamu sabar dong sayang, aku sedang mencari waktu yang tepat" Ucap Niko.


"Perusahaan papa aku sedang krisis dan hanya keluarga Alexa yang bisa menolongnya, jadi aku harap kamu mengerti".


Betapa terkejutnya Alexa saat mendengar semua itu, ia tidak pernah menduga pria yang akan menjadi calon suaminya itu telah berkhianat dan selingkuh dibelakangnya selama ini. Dan yang lebih membuatnya kecewa adalah kenyataan bahwa ternyata Niko telah memanfaatkan kebaikan keluargannya selama ini.


"Dasar kurang ajar,,,! Didepan aku pura- pura sayang, pura- pura manis. Tapi ternyata semua palsu,,,!".


"Aku udah cape Niko,,,! Aku cape kalau harus begini terus,,,!" Mella cemberut.


Niko meraih tangan Mella dan menciumnya.


"Sabar ya sayang,,,! Aku pastiin semua ini akan segera berakhir. Kamu tunggu sebentar lagi ya,,,!".


"Kenapa harus menunggu,,,! Kita bisa selesain ini sekarang,,,!" Ucap Alexa akhirnya.


Niko dan Mella sama terkejut mendengar suara Alexa, mereka saling menatap tidak percaya dengan suara yang baru saja mereka dengar. Namun akhirnya mereka benar- benar kaget setelah melihat Alexa yang sedang berjalan kearah mereka.


"Alexa,,,!" Niko terkejut melihat kedatangan Alexa dan langsung melepaskan tangan Mella.


"Alex,,,, Alexa,,,! Kamu,,,,! Kamu kok bisa disini,,,? Sejak kapan kamu disini,,,? Tanya Niko terbata- bata.


Alexa tersenyum sinis.


"Kenapa,,,? Kenapa kalian terkejut,,,? Kalian tidak menyambut kedatanganku,,,!".


"Alexa,,,! Kenapa kamu disini,,,?" Tanya Niko kembali.


"Kenapa,,,! Apa aku salah datang kemari,,,? Apa karena aku telah menangkap perselingkuhan kalian secara langsung,,,?".


"Lex,,,! Kamu tenang dulu ya,,,! Ini nggak seperti yang kamu pikirkan,,,! Kamu salah paham. Kamu dengerin penjelasan aku dulu ya,,,!" Niko berusaha memberi penjelasan.


"Cukup Nik,,,! Aku nggak butuh penjelasan apapun lagi" Alexa mendekati Niko.


"Kamu tidak perlu menunggu terlalu lama lagi Niko. Kita akhiri saja sampai disini,,, saat ini,,, sekarang,,,!"


Alexa tersenyum


Niko kaget menghadapi kenyataan yang terjadi saat ini. Niko meraih tangan Alexa dan menggenggamnya erat.


"Alexa,,,! Please,,, dengerin penjelasan aku dulu Lex,,,! Kamu salah paham,,,!".


Alexa menghempaskan tangan Niko.


"Simpan penjelasanmu didepan keluarga kita" Alexa melirik Mella yang sejak tadi terdiam.


"Jadi kamu lebih memilih cewe ini dari pada aku,,,!" Alexa tersenyum.


"Selamat ya,,,! Kalian bisa melanjutkan hubungan kalian kembali. semoga kalian bahagia".


Alexa berbalik kemudian pergi meninggalkan Niko dan Mella.


"Alexa,,,! Tunggu lex,,,! Alexa,,,!" Niko ingin mengejar Alexa namun Mella menghentikannya.


"Cukup Niko,,,! Percuma,,,! Alexa sudah tahu semuanya" Ucap Mella.


Niko mengacak- acak rambutnya menyesali apa yang telah terjadi. Bagaimana ia akan menjelaskan semua ini kepada kedua orang tuanya.


Back Again


Alexa membuang wajahnya dari tatapan Mayang. Hatinya benar- benar sedang terluka.


"Gue putus dengan Niko,,,!" Ucap Alexa.


Mayang hanya menatap Alexa datar, kata putus sudah sangat sering ia dengar dari bibir Alexa. Hubungan Niko dan Alexa memang tidak selalu mulus bahkan mereka sudah kerap kali putus.


"Kenapa,,,? Kalian punya masalah apa lagi,,,?" Tanya Mayang.


"Nggak tahu,,,! Gue juga tidak mengerti,,,!".


Alexa menatap Mayang kembali.


"Mungkin gue udah bosen sama Niko"


"Bosen,,,!" Mayang mengulangi ucapan Alexa.


"Loe kenapa lagi sih Lex,,,?".


Alexa hanya terdiam, sulit baginya untuk menjelaskan apa yang telah terjadi kepada Mayang.


Mayang menatap Alexa dan berkata bijak :


"Alexa,,,! Kamu harus tahu ya,,,! Sebuah hubungan memang tidak selalu indah dan menyenangkan, pasti adakalanya muncul rasa bosan, dan itu hal yang biasa. Semua orang juga pasti pernah merasakan hal itu."


"Loe bisa ngomong begitu karena loe nggak tahu apa- apa May,,,! Gue yang ngerasainnya,,,!".


"Alexa,,,! Rasa Bosan tidak bisa di jadikan alasan untuk mengakhiri sebuah hubungan, apalagi hubungan kalian bukan hanya sekedar pacaran tapi tunangan,,,! Kalian sudah bertunangan Lex,,,! Tinggal selangkah lagi kalian akan menikah. Jadi kamu nggak bisa memutuskan hubungan itu begitu saja" Ucap Mayang.


"Loe nggak ngerti May,,,?"


"Apa,,,! Yang gue nggak ngerti tentang hubungan kalian,,,? Jelasin sama gue,,,?".


Alexa menghela nafas panjang.


"Pertama, gue nggak suka lagi sama Niko. Nggak tahu entah kapan, tapi yang pasti gue tidak menyukai Niko lagi. Kedua, gue nggak pernah punya rencana untuk menikah dengan Niko. Ketiga,,,! Gue menangkap basah Niko sedang selingkuh. Dan loe tahu siapa selingkuhannya,,,! Mella,,, Niko selingkuh dengan Mella".


Mata Mayang melotot karena kaget mendengar ucapan Alexa.


"Serius,,,! Mereka berdua berselingkuh,,,! Wah,,,! Gue nggak bisa percaya".


"Benarkan,,,! Loe juga nggak bisa percayakan,,,! Apalagi gue,,,! Kenapa harus Mella coba,,,! Kenapa mesti dia. Emang nggak ada cewe lain apa yang lebih cantik dan tajir dari gue,,,!" Alexa kesal karena Mella adalah saingannya sejak dulu.


"Loe benar,,,! Loe benar Lex,,,! Kali ini gue dukung keputusan loe,,,!" Mayang memeluk Alexa dan menepuk- nepuk punggungnya.


"Bagus,,,! Kerja bagus Alexa,,,! Kamu memang hebat,,,! Kamu yang terhebat. Putus,,,! Ya putus saja,,,! Bagus,,, putusin aja si Niko. Biar dia tahu rasa".


Mayang melepaskan pelukannya dan kembali menatap Alexa.


"Sudah loe jangan sedih lagi ya,,,! Gue bakal bantu loe buat cari cowo lain. Cowo yang lebih tampan dan lebih keren dari Niko".


Alexa tersenyum


"Benar,,,! Janji ya,,,! Yang lebih tampan. Ok,,,,!".


"Iya,,, ya,,,! Ok,,, Ok,,,!".


Mayang dan Alexa berpelukan lagi sambil tertawa, entah kenapa perasaan Alexa menjadi lega setelah mengatakan semuanya kepada Mayang.


Bersambung,,,,!!!