
ERLANGGA
Cast :
Erlangga Farras : Pria berusia 27 tahun, berpenampilan menarik dengan tubuh tinggi dan ramping, berwajah tampan, rambut lurus pendek. Kehilangan kedua orang tua disaat berusia 13 tahun hingga ia memulai menjalani hidup mandiri dengan berprofesi sebagai seorang montir di bengkel pak Ferry yang merupakan sahabat ayahnya.
Alexandra Zhafira Wiguna : Gadis berusia 24 tahun, merupakan gadis cantik, baik dan kaya raya. Putri dari pak Bima Setya dan ibu Rossalina. Alexa jatuh cinta kepada Erlangga, seorang pria yang memiliki hubungan masa lalu dengan orang tuanya.
Naora Azizah : Gadis berusia 25 tahun. Putri pak Ferry dan juga sahabat Erlangga. Naora menyukai Erlangga sejak lama dan kehadiran Alexa di dekat Erlangga membuatnya cemburu.
Panji Pahlevi : Pria berusia 27 tahun, tampan dan baik hati. Ia sahabat baik Erlangga dan sangat menyukai Naora.
Ferry Sofian : Ayah kandung Naora, beliau adalah sahabat ayah kandung Erlangga dan mulai merawat Erlangga sejak kedua orang tuannya meninggal dunia.
Bima Setya Wiguna : Ayah kandung Alexa. Seorang pengusaha sukses dan kaya raya tetapi tidak memiliki empati terhadap orang lain. Beliau memiliki hubungan masa lalu dengan kematian ayah kandung Erlangga.
Rossalina William : Ibu kandung Alexa, Wanita baik hati, penyanyang dan penuh keibuan.
#Prolog
Erlangga.
Erlangga remaja merupakan seorang ABG yang memiliki watak dan pribadi yang keras dan sangat sulit untuk diatur. Namun setelah lima belas tahun berlalu Erlangga telah berubah menjadi seorang pria yang bertanggung jawab terhadap pekerjaannya dan lingkungan sekitarnya, ia telah tumbuh menjadi seorang pria yang kuat, mandiri dan baik hati. Semenjak kepergian kedua orang tuanya, ia langsung berubah drastis dari seorang remaja nakal menjadi remaja penurut dan pendiam.
Kehilangan ayah dan ibu sekaligus merupakan pukulan yang teramat berat bagi Erlangga, terlebih lagi orang tuanya meninggal dunia karena kecelakaan yang menimpa mereka pada saat ingin menjemputnya di kantor polisi.
Erlangga tinggal dan dibesarkan oleh pak Ferry Sofian yang merupakan tetangga dan sahabat ayahnya. Beliau memiliki usaha bengkel kecil- kecilan dan Erlangga mulai bekerja dibengkel tersebut untuk membantu pak Ferry. Pak Ferry memiliki sepasang putra dan putri, sedangkan istri beliau sudah lama meninggal dunia.
Naora putri pak Ferry telah lama menaruh hati kepada Erlangga, namun Erlangga tidak memberi harapan kepada Naora karena ia hanya mengganggap Naora sebagai adiknya. Meskipun begitu Naora tidak menyerah, ia terus berusaha untuk mendapatkan Erlangga dengan berbagai cara termasuk menghancurkan hubungan Erlangga dengan para gadis yang berusaha untuk mendekatinya.
"Maaf kan aku Naora,,,! Aku tidak bisa,,,!" Ucap Angga.
"Tapi kenapa mas,,,,? Kenapa mas Angga tidak bisa membalas cintaku,,,?" Tanya Naora.
"Kamu sudah aku anggap sebagai adikku sendiri. Mana mungkin aku bisa jatuh cinta kepada seseorang yang sudah aku anggap adik".
Angga mendekat
"Naora,,,! Kamu gadis yang baik. Kamu pasti akan menemukan pria yang terbaik yang bisa memberikan cintanya dengan setulus hati kepadamu".
Naora menatap Angga tajam
"Kalau aku tidak bisa mendapatkan cinta dan hati mas Angga, maka aku juga tidak akan pernah membiarkan cewek lain untuk mendapatkan mas Angga. Tidak akan pernah,,,!" Ucap Naora sambil berlalu pergi.
Suatu hari Alexa mendatangi bengkel Sofian Otomotif (bengkel pak Ferry Sofian) untuk memeriksakan mobilnya yang bermasalah. Disanalah awal semua cerita dimulai, awal perkenalan antara Alexa dengan Erlangga yang serba kebetulan. Awal hubungan mereka yang sebelumnya sama- sama cuek hingga semakin lama menjadi semakin lebih akrab hingga tanpa disadari terjalinlah hubungan asmara diantara mereka berdua.
Status hubungan Erlangga dan Alexa yang pada awalnya adalah berteman hingga menjadi pasangan kekasih membuat teman- teman Erlangga senang dan ikut bahagia. Mereka bahagia karena Erlangga telah menemukan pasangan yang cocok untuknya, yang bisa membuat Erlangga berubah dari pria dingin menjadi seorang pria hangat dan periang.
Namun hubungan itu tidak mendapat dukungan dari Naora. Naora menjadi sangat murka melihat kedekatan dan hubungan asmara yang terjalin antara Erlangga dan Alexa. Naora menganggap Alexa telah merebut Erlangga dari sisinya hingga ia benar- benar kehilangan seorang pria yang selalu berada di sisinya selama ini.
Kebahagian yang dirasakan Erlangga bersama Alexa tidaklah berlangsung lama, badai diawal bahagia menerpa hubungan mereka. Kehadiran orang ketiga, kecemburuan yang berlebihan hingga hilangnya rasa saling percaya antara satu sama lain menjadi awal pertengkaran yang berujung perpisahan.
Pak Ferry yang menjadi saksi dari cerita masa lalu itu akhirnya menceritakan semuanya kepada Erlangga, cerita tentang peristiwa naas yang terjadi dan menimpa kedua orang tuanya, semua rahasia yang selama ini beliau simpan dengan rapat kini beliau ceritakan kembali.
Erlangga begitu terpukul mengetahui kejadian yang sesungguhnya menimpa kedua orang tuanya itu. Rahasia lama yang telah terkubur dalam kini mencuak kembali menjadi sebuah bom atom yang bisa menghancurkan apa saja termasuk hubungan antara Erlangga dengan pak Ferry dan juga yang pasti hubungan Erlangga dengan Alexa.
Naora yang telah mengetahui masalah itu tidak tinggal diam, ia seperti mendapatkan umpan yang tepat untuk memancing perdebatan dan perpecahan antara Erlangga dan Alexa. Tanpa membuang- buang waktu Naora langsung menceritakan semuanya kepada Alexa.
"Kamu tidak tahu diri Alexa,,,!" Naora memaki Alexa dengan penuh kebencian.
"Apa maksudmu Naora,,,,?" Alexa menatap Naora bingung.
"Hah,,,! Jangan pasang muka sok lugumu itu dihadapanku. Aku sudah muak melihat sikap sok manismu itu" Naora semakin menjadi.
"Naora apa maksudmu sebenarnya,,,? Apa yang sebenarnya terjadi,,,? Kenapa kamu bicara seperti itu kepadaku,,,?" Alexa masih belum memahami apa yang sebenarnya terjadi.
"Tidak sadarkah kamu kalau orang tuanmu telah menghancurkan hidup mas Angga" Ucap Naora.
"Apa,,,,?" Alexa terkejut
"Alah,,, Nggak usah berpura- pura terkejut,,,! Kamu tidak tahu atau memang pura- pura tidak tahu, atau kamu memang segaja tidak mau tahu,,,!" Naora mendorong pundak Alexa.
"Karena keegoisan papamu, orang tua mas Angga meninggal. Masih bisa kamu pura- pura sok lugu seperti itu".
"Naora cukup,,,!" Teriak Erlangga.
Erlangga memampiri Alexa dan Naora.
Pak Ferry dan Panji menatap mereka tanpa tahu harus berbuat apa.
Apa yang akan terjadi dengan mereka selanjutnya,,,?
Akankah Alexa percaya dengan ucapan Naora,,,,?
Bagaimana kelanjutan hubungan Erlangga dengan Alexa,,,?
Akankah peristiwa masa lalu yang terjadi kepada kedua orang tua mereka menjadi hambatan dalam hubungan mereka,,,?
Kebenaran apa yang sebenarnya terjadi,,,,?
Benarkah Pak Bima setya menjadi penyebab atas kecelakaan yang menimpa kedua orang tua Erlangga,,,?
Ikuti kisah selengkapnya ya,,,!
Jangan lupa untuk vote, vote, vote kalau kalian suka.
Satu vote sejuta kebahagiaan untuk Authour
Terima kasih
🙏