Elle

Elle
BAB 16 . CALE



"Slurff...!!" Seorang pria tengah memainkan sedotan diminumannya, ia tengah duduk manis di dalam caffe menghadap dinding kaca, kegaduhan diluar tak membuatnya beranjak dari kursi .


Sedang seseorang diluar caffe tengah berteriak cukup keras .


"Di mana bos baru mu, aku ingin bertemu..?!" ucapnya dengan geram .


Namun pria dibalik kaca caffe sama sekali tak perduli dengan kegaduhan, dan kebisingan yang dibuat oleh mereka yang berada diluar caffe .


Namun tiba-tiba, matanya tertuju pada sosok gadis yang tengah berusaha menyebrang jalan, sesekali pria itu tersenyum memperlihatkan lesung pipinya, ia tengah memperhatikan tingkah sang gadis yang hendak berjalan menapaki Zebra Cross, namun kembali berbalik lagi menjauhi jalan ketika lampu lalu lintas berubah warna menjadi merah, bayangan gadis itu menjadi samar bersama lalu lalangnya kendaraan, namun sosoknya masih terlihat . Ia kembali berjalan mundur beberapa langkah, seperti hendak membuat aba-aba seakan tengah mengikuti lari Marathon .


"Deg.." jantung sang pria yang tengah menyeruput minumannya berdetak kencang .


Karena tiba-tiba saja pandangan wanita itu menatap kearahnya seraya melambaikan tangan, tanpa aba-aba dan rasa bimbang sosok itu berlari menapaki Zebra Cross tanpa memperdulikan kendaraan yang tengah melaju kencang .


"Bim... Bim..!!"


Suara klakson beserta makian para pengendara silih bersautan .


Dengan rasa khawatir pria berlesung pipi itu, beranjak dari kursi berlari kearah luar caffe, hendak menolong gadis bimbang itu .


"Brukk.."


tanpa sengaja ia menyenggol sudut meja yang membuat orang-orang melihat kearahnya, dan sesaat pandangannya teralihkan mengusap celana yang terkena tumpahan .


"Bos, tidak apa-apa..??" tanya khawatir dari salah satu anak buahnya yang tak ia gubris .


Namun ketika pandangannya kembali, sesosok pria lain sudah berada bersama sang gadis, kini matanya bisa melihat dengan jelas sigadis Zebra Cross, yang memiliki tubuh mungil itu masih mengenakan dress tidurnya, tanpa menggunakan alas kaki .


"El, kau tidak apa-apa..?!" tanya Sam khawatir, memperhatikan tubuh gadis itu bergetar dan Lucas masih meneliti keadaan tubuh sang gadis yang tak lain adalah Elle .


"Sekarang jawab, kenapa kau ada disini ?!!" tanya Lucas dengan penuh ke khawatiran .


"A-aku..." Elle bingung harus jawab apa, jika ia bilang kedatangannya untuk menghentikan agar Lucas tidak ikut dalam balapan, ia merasa dirinya tidak memiliki hak untuk melarang .


"Jawaab..!!" bentak Lucas dengan wajahnya yang memerah menahan amarah, namun ke khawatiran pun terlihat jelas diwajah Lucas . Elle sedikit takut melihat kemarahan Lucas, ia tak berani menatap wajah pria yang tengah mengkhawatirkannya setengah mati itu .


"A-aku sedang mencari anak anjing ku yang hilang.." jawab Elle terbata sembari memutarkan matanya kearah Lucas.


"Anak anjing..??!" Lucas maupun Sam keduanya sama-sama heran, karena mereka tidak memelihara anak anjing .


"Iya, anjing ku bernama ALICE !!" jawab Elle penuh penekanan .


"Gleg..."


Lucas menelan ludahnya yang terasa kering dikerongkongan, wajahnya memucat dan matanya membulat dengan sempurna . Berbeda dengan Sam yang masih memasang wajah bingungnya .


"Jenis apa anjing mu itu..??" tiba-tiba si pria lesung pipi yang sedari tadi memperhatikan ikut membuka suara .


"Aku tidak tahu jenisnya apa, tapi ia memiliki ciri-ciri yang tingginya melebihi tinggi badan ku ." sambungnya .


"...????" ( TENG-TONG...!!!)


Semua orang yang mendengar penuturan Elle, dibuat sibuk memutar otaknya .


"Jenis anjing apa itu ??" gumaman mereka berjamaah😅


"Aku hauss.." ucapnya lirih seraya mengusap lembut tenggorokannya .


"Aku bilang cepat naik..!!" Lucas berteriak kesal tak perduli, dengan wajah cemberut Elle menjatuhkan tubuhnya ke punggung Lucas, yang hampir membuat keduanya terjatuh, jika saja tangan Lucas tidak segera berpegangan pada tiang lampu jalan .


Pria berlesung pipi itu menyaut minuman dari tangan anak buahnya .


"Minumlah ini..!!" dan memberikannya pada Elle .


"Hahh..?" Elle hanya melongo .


"Kau belum meminumnya kan??" tanyanya pada sang anak buah .


"B-belum bos itu masih utuh..!!" jawabnya terbata .


"Kau dengar sendirikan, minumannya masih baru jadi kau bisa meminumnya..!!" pria itu kembali menyodorkan minuman pada Elle dengan memasang senyuman menawannya, untuk sesaat Elle terpana dengan ketampanan pria itu, tanpa disadari ia membalas senyuman itu dengan senyuman termanisnya, tiba-tiba .


"Bukk.." Lucas menjedotkan kepala belakangnya tepat dijidat Elle, yang membuat gadis itu meringis kesakitan .


"CALE . Nama ku Cale..!! Nama mu siapa..??" teriak Cale si pria berlesung pipi .


"Elle....!!" jawab Elle yang semakin menjauh .


"Kau masih berani menjawabnya..?!" Lucas yang semakin kesal pada gadis yang tengah ia gendong .


"Dia bertanya, yaa aku jawab..."


"K-kauu...!!"


"I-iya aku salaah, maaf.." Elle semakin menenggelamkan wajahnya pada curuk leher Lucas .


Sam tak lagi bersuara, sedari tadi ia hanya memperhatikan tingkah keduanya yang membuatnya tersenyum-senyum sendiri .


*****


"Jangan beritahu Daniel, aku melihat Lucas !!" ucap seorang wanita pada temannya yang tengah memegang setir mobil .


"Iya aku paham..!!" jawabnya pada sang wanita .


" Tidak menyukai, bukan berarti tidak melakukan . Terkadang pilihan tidak terletak antara IYA dan TIDAK . " gumam wanita itu mengusap lembut ujung matanya . Mata yang nanar menatap keluar jendela mobil .


*****


SEMOGA TERHIBUR READERS🤗


MON MAAF KLO BANYAK TYPO DAN PENEMPATAN KATA YANG SALAH🙏🙏🙏


EITSSSSS...JGN LUPA MAINKAN JEMPOLNYA😅


TERIMAKASIIH YANG SUDAH MENDUKUNG, PELUK CIUM OTHOR UNTUK KALIAN🤗😘💕


~ Wulania ~