
****
"K-kau...kau kenapa . Kenapa menatapku seperti itu ?!" Elle ketakutan mendapati tatapan Elang milik Lucas .
"Apaa, ada apa..??!" Elle setengah berteriak karena Lucas masih saja melemparkan tatapan tajamnya membuat Elle bergidig .
"Jika kau sekaya itu kenapa selama seminggu aku disini, kau hanya memberiku makan dan minuman berbahankan apel saja..?? Mulai dari minuman aneh mu, pastry, fried, pie, tart, jus bahkan sup kari mu berbahankan apel semuaa !!?" Lucas meracau berdecak kesal menatap tajam pada Elle.
HAHHHAA
Sontak Elle tertawa lepas, melihat pria dihadapannya merajuk .
"Itu karna ak_"
"Apa kau tau, aku tidak menyukai apel !! Bukan karena alergi, tapi memang aku tidak menyukai rasanya . Tapi karena menghargai mu, kupaksakan untuk menelannya.." lanjut Lucas meluapkan kekesalannya .
"Itu karena aku kehabisan persediaan bahan makanan.." ucap Elle menjelaskan seraya masih menahan tawanya .
"Kau punya kartu ini kenapa tidak kau gunakan..?!" sergah Lucas yang masih kesal .
"Karena aku tidak tahu cara menggunakannya, dan aku... Juga, belum pernah melihat dunia luar selama 12 tahun terakhir.." tutur Elle seraya menundukan kepalanya . Lucas terdiam mendengar penuturan Elle, bagai mana bisa ?! Pikirnya, Lucas beranggapan Elle benar-benar gadis yang aneh sama halnya dengan Lucy ibu Elle . Bagaimana bisa seseorang menyimpan surat-surat serta dokumen berharga sembarang, yang hanya disimpan dilemari tanpa brangkas . Lucas ingin menanyakannya pada Elle, kenapa ia tidak pernah keluar tapi ia urungkan . Mungkin menunggu Elle sendiri yang berbicara itu lebih baik, pikirnya .
"Ikutlah bersama ku ke Ottawa..!!" pinta Lucas yang menatap langsung ke mata Elle .
"Aku tidak bisa meninggalkan mu sendirian, ditambah pengurus kebun mu belum juga kembali" lanjutnya, berharap Elle mau ikut dengannya . Elle yang mendengar ajakan Lucas hanya terdiam . Ia tertegun dengan pikirannya sendiri, tak ia sadari hati kecilnya pun menginginkannya .
Tiba-tiba perkataan Lucy berkelebat dalam ingatannya "Apa pun yang terjadi, jangan pernah meninggalkan rumah !! Ibu berjanji akan segera kembali.." hatinya pun kembali bimbang .
"Aku akan membantu menemukan ibu mu..!!" dengan penuh harap Lucas melontarkan kembali ajakannya . Nama ibunya disebut, Elle langsung menghambur kedalam pelukan Lucas . Sontak saja Lucas terkejut menerima pelukan Elle yang tiba-tiba .
"Aku mau... Aku mau ikut !!" isak Elle lirih dengan matanya menggenang .
"Aku sangat mengkhawatirkan ibuku, tidak mungkin ibu meninggalkan ku begitu saja . Dan aku takut hal buruk menimpanya, tetapi aku bingung harus berbuat apa..?!" tutur Elle yang masih setia memeluk Lucas, dan Lucas pun membalas pelukannya .
"Tapi itu tidak gratis..!" ucap Lucas tersenyum .
"Iisshh kau ini, sungguh menyebalkan.." Elle melepaskan pelukannya seraya mendorong tubuh Lucas .
"Hahhhaa.. Kau ini kan kaya, setidaknya beri aku upah" Lucas tertawa melihat cemberutan di wajah Elle .
"Baiklah berapa banyak yang kau ingin kan..??" ucap Elle bertolak pinggang .
"Aku tidak mau kau membayarku dengan uang !!" ucap Lucas mengerlingkan mata .
"Lalu..?!" dengan refleks Elle melingkarkan tangan memeluk tubuhnya, Lucas yang melihat tingkah Elle pun tertawa lepas .
"Aku hanya ingin mengajak mu jalan " ucap Lucas menahan tawa membuyarkan imajinasi kotor Elle .
"Huft.." Elle membuang nafas .
"Emm, tapi.." Elle menggit bibir bawahnya, merasakan bimbang dihati .
"Tapi apa ??"
"Aku tidak akan baik-baik saja diluar.." Elle menundukan kepalanya .
"Tapi aku juga ingin melihat dunia luar, dan mencari keberadaan ibu ku" lanjut Elle mendongakan wajah dengan matanya menggenang .
"Maka beranikan dirimu, demi ibu mu..!!" ucap Lucas meyakinkan .
"Lagi pula kau tidak sendiri, kau masih memiliki aku !!"
Deg..
Tak pernah sekali pun ia menginginkan atau berharap ada seorang pria dalam hidupnya . Karena baginya satu Lucy sudah cukup .
*****
Elle menuruni tangga menghampiri Lucas yang tengah menatapnya dengan terpesona . Elle mengenakan oversized shirt sebagai dress pendek dengan sepatu slip on, make up tipis dan rambut yang dibiarkan tergerai semakin menambah kecantikannya .
"Kita akan pergi kemana..??" tanya Elle menyadarkan Lucas dari lamunannya .
"Kau sudah siap..?!" ucap Lucas bertanya balik menutupi ke gugupannya .
"Seperti yang kau lihat..!!" jawab Elle seraya mengangkat kedua bahunya .
"Baiklah, aku akan bersiap dulu" Lucas menaiki lantai atas menuju kamar Elle, beberapa saat kemudian ia turun dengan mengenakan jaket kulit miliknya .
"Jawab dulu kita akan pergi kemana..?!" tanya Elle penasaran .
"Kita akan ke kota, aku ingin makan sesuatu yang enak" jawab Lucas membayangkan makanan kesukaannya .
"Jadi maksud mu masakan ku tidak enak ??" Elle cemberut mendengar pernyataan Lucas .
"Bukan tidak enak, hanya bosan..!!" jawab Lucas tersenyum .
"Kau ini pemilih sekali.." umpat Elle .
"Aku bukannya pemilih, memang aku tidak suka . Walaupun mual aku selalu memakan habis masakan mu, itu karena aku menghargai usaha mu" Lucas menjelaskan .
"Ah, pantas saja setiap selesai makan kau selalu pergi ke toilet, kau pasti tersiksa..!!" ucap Elle tertawa .
"Dasar kau ini, ayo cepat kita berangkat !" Lucas pun menarik tangan Elle bergegas keluar rumah .
"Emm.." Elle terdiam diambang pintu .
"Ada apa ??" tanya Lucas
"Tolong panggil nama ku..!!" pinta Elle menatap Lucas .
"Cepatlaah..!" Lucas kesal dengan tingkah aneh Elle .
"Ku mohon sekali saja, panggil nama ku..!!" Elle memohon .
"Elle..Elle..Elleeee . Puas ?!" Lucas membuang nafas panjang menahan kekesalannya .
"Aku hanya ingin fokus pada suara mu saja.." ucap Elle tersenyum kecil, sembari melingkari tangan Lucas .
"Dasar gadis aneh !" dengusan Lucas hanya dibalas tawa Elle .
Disepanjang perjalanan, Elle memejamkan matanya dan menutup dua telinga dengan tangannya . Lucas yang memperhatikan Elle sangan kebingungan, pria itu pun berusaha membujuk gadis disampingnya .
"El, kau kenapa..?" tanya Lucas cemas .
"Diamlah ! Aku sedang fokus " ucap Elle tak menghiraukan .
"Seharusnya yang bicara seperti itu aku, karena tingkah mu yang aneh aku jadi tidak fokus menyetir" ucap Lucas yang sama kesalnya, karena sedari tadi ia terus bergantian memerhatikan jalan dan Elle .
"Kau tidak perlu menghiraukan ku, fokus saja pada jalan !!" ucap Elle yang masih memejamkan matanya, Lucas hanya bisa mendengus pasrah dengan keanehan gadis disampingnya .
*****
~ Wulania ~