CIARA THE CLARA

CIARA THE CLARA
GREENLAND



Greenland Merupakan salah satu Nama gen motor yang di ketua oleh GILANG ANGGASTA


lelaki yang Berparas tampan tinggi hidung mancung mata tajam menambah kesan sebagai ketua gen


Anggota Greenland tentu banyak namun sebagian anggota inti bersekolah diSMA Garuda sekolah elit yang ada di ibu kota tentu sekolah Clara juga


GILANG ANGGASTA merupakan ketua geng motor yang banyak di minati oleh kaum hawa Namun Gilang sendiri jarang tersenyum dan merupakan salah satu pria dingin


Tak sendiri Gilang memiliki beberapa teman yang bersekolah sama dengannya namun di kelas yang berbeda


MALIK RAVINDRA Merupakan salah satu anggota inti Greenland yang memiliki wajah tampan dan manis memiliki karakter yang hamble membuat kaum hawa banyak merasa kagum terlebih lagi Malik merupakan cowok Ramah yang sering terlihat dengan senyuman yang meningkat hati para kaum hawa


ARKA NUGRAHA merupakan anggota inti Greenland yang memiliki sifat asik dan receh namun otak sedikit geger dan selalu menebar pesona pada setiap kaum hawa tentunya memiliki paras yang tak kalah tampan dari saudara kembarnya


ARKANA NUGRAHA Saudah kembar ARKA meskipun kembar mereka memiliki sifat yang berbeda Arka dengan sifat playboynya dan Arkana yang lebih dewasa dibanding adiknya Arkana lelaki pintar dalam tik dan juga merupakan salah satu inti Greenland yang jarang membuka suara


Namun tak Hanya ada Gilang dan Arkana yang menjadi pria dingin satu lagi inti Greenland yang jarang terlihat dan jarang mengeluarkan suaranya aura yang di keluarkan sangat tajam dan membuat siapapun yang melihatnya bergidik ngeri pasalnya mata yang sangat tajam dan menusuk jika dilihat oleh orang selain menjadi inti Greenland ternyata ia adalah wakil ketua Greenland dan juga merupakan salah satu pria idola SMA Garuda dan merupakan Ketua OSIS


Tak lain adalah


KEENAN MALIK MAHENDRA putra tunggal Keluarga Mahendra memiliki paras sempurna namun jarang tersenyum dan tak perna mendengar ia berdekatan dengan wanita manapun


...****************...


Brakkk


"Maaf "Satu kata yang keluar dari mulut Clara pasalnya yang ia tabrak tak lagi adalah Gilang


Tak jauh dari sana Bella melihat itu berinisiatif untuk menarik perhatian ia berlari mendekati Clara


"Gilang maaf Clara tak sengaja " sahut gadis itu dengan sendu


Melihat itu Clara hanya mutarbola malas bagaimana bisa Bella terlalu caper menurutnya malas berdebat Clarapun meninggalkan mereka semua tampak bingung pasalnya Clara yang dulu setiap ketemu Gilang akan mencari perhatian tapi apa ini dia terlihat cuek


Melihat Clara yang pergi membuat Bella emosi tak biasanya Clara meninggalkannya seperti ini apa sebenarnya yang terjadi padanya ia pun bergegas menyusul Clara tanpa melihat Anggota inti Greenland


"Clara cuek kepada Gilang waw" sahut Arka dengan nada mengejek


Mendengar itu Gilang menyodor kepala Arka semua terkekeh kecuali Keenan


Melihat Sifat Clara membuat keenan penasaran ia berlalu meninggalkan teman-temannya


"Yeh pakwakil malah tinggal " Sahut Arka lagi


Diantar mereka cuma Arka yang paling cerewet dan sok kegantengan melihat itu temannya hanya menggeleng dan melangkah kakinya ke kantin


...****************...


Setiba di kantin Clara memilih duduk sendiri menikmati makanan yang ia pesan tak lama Bella datang duduk dihadapannya dan melihat Clara


Lagi-lagi Clara membuang napas kasar perempuan ini selalu mengikutinya namun Clara tak perduli membuat Bella sedikit emosi merasa diabaikan


"Cla kenapa papi tak memberiku uang bulanan?" Tanya Bella tanpa rasa malu


Mendengar itu rasanya Clara ingin sekali tertawa ia melihat Bella dengan tajam melihat tatapan mata itu membuat Bella keringat dingin pasalnya Clara yang selalu menatapnya dengan tatapan mata yang lembut berubah Apa yang terjadi pikirnya


Clara masih tak memperdulikan Bella membuat Bella emosi dan mengebrak meja dengan keras membuat semua orang menoleh kepadanya


Melihat itu Bella berinisiatif mengambil hati orang-orang ia mulai mengeluarkan suara tangisnya membuat Clara Semakin muak


"Cla aku tau Aku orang miskin tapi mengapa kau selalu menghinaku" Sahutnya dengan keras sambil menangis


Clara hanya diam dan melihat sejauh mata Bella akan memainkan dramanya Bisik-bisik pun di dengar ada yang membela Bella dan juga ada yang membela Clara


Melihat Clara yang tenang membuat Bella semakin emosi ia pun langsung bersujud dikaki Clara membuat semua orang kasihan dan ada yang menatap heran


"Aku sudah bersujud sesuai permintaan mu sekarang tolong jangan hina aku lagi" sahutnya dengan Isak tangisan


Clara tak bergeming ia masih diam walaupun sudah banyak yang mengatakan hal yang tidak tentangnya


mendengar itu Bella tersenyum puas ia rasa setelah ini Clara akan luluh dan kembali padanya tetapi tidak Clara justru tak bergeming


Tak lama anggota inti memasuki kantin Gilang yang melihat Bella bersimpuh dikaki Clara sementara Clara hanya diam membuatnya iba pada Bella ia berjalan mendekati Bella dan meraih Bella


Melihat itu Clara justru memutar bola matanya dengan malas Bella masih terisak dalam bekapan Gilang merasa kasihan Gilang pun memarahi Clara


"Clara apa begini caramu,,jika kau sakit hati karena aku lebih dengan Bella jangan sakiti Bella" sahutnya dengan percaya diri


Mendengar itu Bella tersenyum bahagia Gilang membelanya di hadapan semua orang sedangkan Clara yang mendengar kepercayaan diri Gilang sontak tertawa


Melihat Clara yang tertawa membuat semua orang merasa ngeri pasalnya Clara yang terbilang anak lemah lembut kini berbeda


"Apa dia kemasukan jin?"Sahut Malik asal


"GILANG ANGGASTA" ucap Clara lantang membuat semua orang menatap Clara bingung


Membuang napas panjang Clara mencoba mengatur emosinya


"Tingkat kepedean dirimu cukup bagus,tapi sayang Aku tak tertarik dengan dirimu" Ucap Clara lagi


Mendengar itu teman-teman Gilang tak percaya pasalnya Clara sendiri yang menembak Gilang di hadapan seisi kantin namun apa perkataan kali ini dapat membuat Gilang bungkam dan malu


Muak dengan semuanya Clara memilih pergi sebelum Pergi ia meraih gelas dan menumpahkannya tepat di atas kepala Bella


Membuat Bella tak percaya dengan apa yang dilakukan Clara mungkin jika tak ada Gilang Bella akan membalas namun ia harus tetap berpura-pura menjadi korban


merasa telah selesai Clara melangkah keluar kantin namun ia sempat melihat Keenan


"Kau sangat tampan" ucapnya pada keenan dan tersenyum manis melihat itu Keenan merasakan panas pada pipinya


Tak menunggu jawaban dari Keenan Clara melangkah pergi membuat semua orang tak percaya


"Gila Clara pindah haluan" Ucap Arka


Bella sudah melepas pelukan dari Gilang dan kemudian menatap Keenan sangat tampan namun Keenan seolah cuek dengan tatapan Bella


Pertemuan Bella dan Keenan untuk pertama kali karena Keenan merupakan siswa yang paling sibuk dan jarang bergabung bersama Bella berjalan menemui Keenan dengan tersenyum namun Keenan tak membalas senyum Bella


"ANABELLA" Ucap Bella menggurul kan tangga namun di abaikan oleh Keenan


Melihat itu sontak ketiga teman Keenan tertawa membuat Bella malu dan memasang wajah sendu


Gilang tak perna tega melihat wajah Bella seperti itupun menarik tangannya dan merangkum wajah Bella dengan kedua tangannya


Melihat itu sontak inti Greenland memutar bola malas mereka tau Bella sering caper Namun Gilang dengan bodohnya percaya pada Bella alasannya karena satu Gilang mengetahui tentang kehidupan Bella yang membuatnya semakin iba


Mata Gilang dan Bella bertemu Gilang yang hanya memiliki rasa iba pada Bella menganggap bahwa itu adalah perasaan cinta


"Berhenti mengemis pada Clara aku di sini untuk mu" ucap Gilang membuat Bella senang ia langsung memeluk Gilang dengan erat namun ia juga terus melirik Keenan


...****************...


Setelah Drama panjang akhirnya bel pulang pun terdengar membuat semua siswa dan siswi berhambur untuk ke tempat parkir


Clara menjalankan mobilnya dengan cepat rasanya letih sekali menghadapi Bella yang selalu caper membuatnya ingin cepat menyelesaikan ini semua


sampai di mansion Pratama Clara keluar dan langsung menutup lift untuk segera kekamarnya membaringkan diri dan tertidur


Tak terasa mentari pun berganti menjadi bulan Clara yang masih memakai pakaian sekolah bergegas membersihkan diri setelah itu ia memakai pakaian santai terdengar ketukan pintu ternyata maminya yang masuk


"Sayang kamu tak apa hmm" Tanya maminya dengan lembut membuat Clara mengangguk kepala


"Clara uang untuk Bella udah kamu kasih?" tanya mami Nisa


Clara menggeleng membuat wanita yang ada disana bingung melihat itu Clara segera menceritakan apa yang terjadi disekolah tadi membuat mami Nisa marah tak terima


"Berani sekali dia mami akan memberi pelajaran" Sahut mami Nisa dengan emosi


"No mami" sahut Clara cepat ia tak ingin maminya ikut campur biar dia saja yang menyelesaikan semua ini


"Tapi sayang "


"Cla bisa kok mi" sahut Clara dengan cepat membuat maminya tak bisa berbuat apapun ia akan menerima apapun keinginan anaknya pasalnya Clara juganya yang meminta orang tuanya untuk membiayai Bella karena perasaan iba


Setelah selesai cerita Clara pun memutuskan untuk istirahat