CIARA THE CLARA

CIARA THE CLARA
Birthday Chika



Hari ini adalah Birthday Chika Clara telah bersiap dengan gaun cantik selutut berwarna biru dengan polesan make up yang tipis menambah kesan cantiknya


"Mami" Sapa Clara pada maminya


Gilang menatap Clara tak berkedip wajah cantiknya membuat Gilang tak bisa mengalihkan pandangannya


"Kau sudah siap?" Tanya Gilang


Clara mengangguk setelah berpamitan pada ibunya keduanya berjalan menuju mobil


...***************...


Tiba disana Clara dan Gilang menjadi pusat perhatian pandangan para kaum Adam tak pernah lepas dari wajah Clara


Chika yang melihat itu tak terima ia merencanakan sesuatu untuk membuat Clara malu


Acara demi acara telah berlangsung hingga Chika maju untuk untuk memotong kue potongan pertama ia berikan pada Keenan


"Saya Chika ingin menyampaikan sesuatu" Sahut Chika


"Keenan potongan kue yang pertama untukmu namun sekarang aku ingin lebih dari teman" ucap Chika


Keenan yang mendengar itu terkejut melirik kearah Clara


Clara menatap nanar wajah Keenan wajah pria yang mengambil hatinya


"Keenan " panggil Chika dengan lembut


Keenan mengangguk Kemudian tersenyum pada Chika melihat itu Chika tersenyum kembali pada keenan


Clara yang melihat itu tersenyum getir semudah itukah Keenan melupakannya apa tak ada sisa rasa pada diri Keenan untuknya


Sepanjang acara Clara termenung di pinggir kolam Chika yang melihat itu tersenyum licik


Berjalan mendekati Clara


Byurrr


Clara terjatuh kedalam kolam akibat ulah Chika


melihat Clara yang tak kunjung terlihat di permukaan membuat semua panik namun Chika terlihat puas


Clara bisa menahan napasnya dalam air ia melupakan semuanya menangis


"Tolong Clara" teriak salah satu


Saat Keenan dan Gilang ingin menyelamatkan Clara seseorang lebih dulu melompat kedalam kolam renang membuat mereka diam


Clara akhirnya dibawah ketepi kolam mata Clara terus menatap pria yang menyelamatkan dirinya


"Cla loh baik-baik saja kan" Cemas Tia


Gilang yang melihat gaun Clara basah membuka jasnya dan memakainya pada Clara


membawah Clara keluar dari pesta itu


Mata Keenan tak perna lepas dari Clara


Clara tak memedulikan tatapan itu ia terus berjalan mengikuti langkah kaki Gilang


"Cla loh nggak mau bongkar semaunya?" Tanya Gilang


Clara menggeleng Clara mengetahui semua akal busuk Chika ia hanya ingin Keenan mempercayainya tanpa ia harus membuktikan bahwa ia benar namun pikir Clara salah jutrus Keenan menjauh dan memilih Chika


Gilang mengantarkan Clara di mansion Pratama Clara masuk tanpa melihat kearah Gilang Clara menatap lurus dengan air mata yang tak bisa ia mendung lagi seakan dunianya benar-benar hancur


Gilang hanya menatap punggung Clara yang menjaga ia mengerti perasaan Clara


Clara berjalan masuk kedalam kamarnya menghembus napas panjang mengambil semua foto dan menatapnya


"Aku hanya ingin kau percaya padaku " lirihnya menghapus air matanya


"Aku bahkan tak pernah bertanya padaku,Apa kau begitu mencintai wanita itu" lirihnya lagi


ia menumpahkan seluruh emosi menangis sesenggukan


"Kata Gilang benar,namun aku hanya ingin di percaya tanpa harus membuktikan apapun" ucapnya


Clara bangkit untuk membersihkan diri


Beberapa saat Clara keluar dengan wajah yang lebih segar namun dengan mata sebam akibat terus menangis


Berjalan mengambil semua foto dan membuka laptopnya terdapat beberapa Video tentang kebusukan Clara


Clara menghubungi seseorang


"Daddy Cia ingin sekolah disana" ucapnya


"Cia mohon Daddy" mohon Cia


"Terimakasih Cia sayang Daddy" ucap Clara memutuskan sambungan telepon


"Aku akan pergi jauh Keenan darimu dan dari negara ini aku harap kau bahagia,tenang saja aku tak akan membuktikan apapun biarlah waktu yang menunjukkan kebenarannya" Ucap Clara


Selepas itu Clara pun memutuskan untuk pergi membaringkan tubuhnya di atas ranjang hangatnya sambil menutup mata