CIARA THE CLARA

CIARA THE CLARA
Lelaki Misterius



Pagi menyambut Clara berjalan menuju kelasnya pagi ini Clara berangkat sendiri karena Keenan menjemput Chika


bunyi pesan masuk diponsel Clara membuat Clara mengerutkan keningnya nomor tak di kenal


Clara membuka gambar yang dikirim oleh nomor tersebut terkejut pasalnya banyak fotonya saat dirinya menjadi Cia


Orang itu mengirimkan berbagai foto Cia diarea balap membuat Clara bingung mencoba menelpon namun tak ada jawaban


Clara memutuskan masuk kedalam kelas lagi-lagi Clara bingung pasalnya di meja ada sebuah permen Susu dan roti kesukaannya Clara pun memakan permen tersebut susu dan roti ia letakkan didalam tasnya


Sesaat kemudian Tia masuk melihat Clara sedang asik membaca buku


"Rajin amat neng" Ejek Tia Clara hanya memutar bola malas melihat tingkah sahabatnya


Guru masuk kedalam kelas memulai pelajaran pertama hingga selesai Clara mengambil susu dan meminumnya sambil berjalan


"Kau membawa susu?" tanya Tia


Tia tau kebiasaan Cia memang menyukai susu namun Cia tak pernah membawahnya ke sekolah namun kali ini


"Nggak pagi tadi ada di meja" sahut Clara dengan santai


Tia menepuk jidatnya kebiasaan Cia selalu mengambil sesuatu yang berada di mejanya Tanpa melihat siapa yang menyimpannya


Clara yang melihat itu mengerutkan keningnya


"Kenapa?" Tanyanya lagi


"Kau tidak tau siapa yang menaruh itu dengan mudahnya kau meminumnya aduh Cia bagaimana jika ada racun di dalamnya" Omel Tia


Namun Clara tak memperdulikannya toh sekarang ia baik-baik saja


Tiba dikantin Clara melihat Keenan duduk bersama Chika membuat Clara menghembus napas kasar berjalan melewati keduanya namun


"Clara" panggil Chika membuat Clara menghentikan langkah berbalik


"Sini gabung aja" Ajak Chika Clara pun mengangguk dan berjalan duduk tepat didepan Keenan yang tersenyum padanya


belum Clara memesan makanan seorang adik kelas membawakan makanan padanya


"Tunggu tapi gue belum pesan" Bingung Clara


"Tadi ada lelaki yang memesan untuk kak Clara " sahut Adik kelas itu pergi


"Romantis yah pacarmu" puji Chika


Clara hanya menatap datar apa Chika tidak tau jika Keenan adalah kekasih Clara


Clara menatap Keenan meminta penjelasan namun Keenan membuang muka membuat Clara tersenyum sinis


"Aww panas -panas" Sahut Chika


Melihat itu Keenan khawatir dan langsung memberi Chika minum


"Makan pelan-pelan hmm" tutur lembut Keenan


Clara mencoba tak memperdulikan itu ia menyantap makanan yang ada di depannya sementara tia ingin sekali menarik rambut wanita itu namun Clara melarangnya


"Sini aku suap" sahut Keenan


Mendengar itu Clara tersedak namun Keenan bukannya memberinya air malah asik menyuapi makanan pada mulut gadis itu


mata Clara mulai berkaca-kaca melihat itu semua Tia dengan cepat memesan minum namun kalah cepat dengan seorang lelaki tampan yang langsung memberikan Clara minum


Melihat itu Clara langsung mengambil dan mengeguknya hingga habis


"Terimaka" belum sempat Clara menyelesaikan ucapannya lelaki itu sudah menjauh dari Clara


Clara menatap Keenan yang masih menyuapi makanan pada gadis itu merasa tak dipedulikan Clara berdiri meninggalkan kantin diikuti oleh Tia


Keenan hanya melirik pada Clara hatinya tak tega melihat Clara menangis namun Keenan tak ingin membuat gadis didekatnya menjadi sedih


...****************...


"Cia tunggu" panggil Tia


Clara menghentikan langkahnya


"Jangan dipikir oke" sahut Tia menenangkan


Tia mencoba menenangkan sahabatnya itu ia tau rasanya Cia yang ia kenal tak perna menaruh hati pada pria manapun namun saat ia menaruh hati pada keenan justru membuatnya patah


Merasa lega Clara melepas pelukan dari Tia matanya tak sengaja melihat Chika dan Keenan tertawa bahagia bahkan tak ada raut bersalah pada diri Keenan


Clara memutus masuk kedalam kelasnya sedangkan Tia pergi ke perpustakaan untuk mengambil beberapa buku yang ingin ia baca


Clara menatap kosong kedepan terbayang tawa Keenan dan Chika yang begitu bahagia Clara berpikir mungkin ini karma untuknya


kadang kita tak menyadari kesalahan dan mungkin karma yang adakan membuat kita sadar


Lama lamunan Clara buyar karena melihat seorang pria duduk menghadapnya mengusap kepala Clara dengan lembut sambil tersenyum


"Jangan sedih cantiknya hilang" ujarnya meninggalkan Clara


Clara masih diam dalam duduknya menatap heran pada pria itu


...****************...


Jam Pulang pun terdengar Clara berjalan keluar dengan malas menuju parkiran


sebuah tangan menghentikan langkah Clara melihat Keenan yang menatapnya


"Ada apa" cetus Clara


"Keenan" teriak seorang wanita membuat Clara menatap sinis


Keenan yang hendak mengeluarkan suara berhenti akibat teriakan gadis itu hingga ia memutuskan berbalik meninggalkan Clara


Clara pun memutuskan untuk memasuki mobil dan melakukannya menuju Mansion


...****************...


Malam pun menjelang Clara menghela nafas panjang baru saja ia melihat histori Kenan bersama Chika cemburu tentu itu yang Clara rasakan


Berulang Kali Clara menghubungi Keenan namun tak satupun telpon atau pesan ya g Keenan Balas


Clara juga di buat jenuh pada nomor asing yang selalu mengirimnya pesan Clara penasaran namun tiap kali Clara mengajak untuk bertemu jawaban dari nomor asing tersebut


(Kau akan mengetahui nanti)


Clara dibuat sangat kesal terlebih lagi Keenan yang selalu mengabaikan dirinya Clara penasaran dengan gadis yang bernafas Chika


Mengetik ponselnya namun data diri Chika tak bisa di Ratas


Clara memijat keningnya merasa pusing Bella telah kelar dan sekarang Chika rasanya kepala Clara ingin pecah


Clara berniat untuk meninggalkan ini semua namun ia ingin tau apa hubungan Keenan dan Chika


Memikirkan itu Clara bertambah pusing dan memutuskan untuk tidur


...****************...


Disisi lain Keenan dan Chika sedang aksi berbincang dengan menonton film kesukaan mereka


Chika menyadari beberapa kali ponsel Keenan berbunyi namun Chika dengan liciknya berusaha membuat Keenan mengabaikan itu


Keenan sempat ingin mengangkat panggilan dari Clara namun Chika seolah-olah mengalami sakit perut hingga Keenan khawatir


Keenan menuntun Chika ke kamar dan mengelus lembut rambut Chika merasa Chika telah tidur Keenan beranja keluar dari kamar milik Chika


Melihat ponselnya terkejut begitu banyak panggilan dari Clara Keenan kemudian mencoba menghubungi kembali namun sayang Clara tak mengangkatnya


Keenan memutuskan untuk pamit dari apartemen Chika dan berlalu pergi melihat Keenan yang sudah pergi Chika bangun


Tersenyum sinis ia akan membuat rencana agar Keenan membenci Clara


Chika menyukai Keenan sejak dulu memilih hubungan dekat tentu membuat rasa tumbuh di antara keduanya namun Chika dulu dengan bodohnya meninggal Keenan demi ikut kedua orang tuanya dan sekarang Chika kembali untuk merebut Keenan


"Aku akan merebut sesuatu yang harus menjadi milikku,takkan ku biarkan siapapun memiliki Keenan termasuk Clara" gumamnya dalam hati


Memikirkan rencana agar Keenan kembali padanya tentu adalah hal yang sangat mudah karena Keenan begitu menyayanginya dan percaya padanya


Memutuskan untuk tidur agar bisa memulai rencana besok rasanya tak sabar


"Tunggu kejutan untukmu Clara" guamamnya sebelum menutup mata