
Happy Reading.
Siang itu Romeo dan Amanda baru saja keluar dari dalam sebuah hotel karena mereka baru saja melakukan meeting dengan klien di restoran yang ada di hotel itu.
Wilson masih berada di Texas, membuat Romeo terpaksa membawa Amanda bersamanya.
Ya, ini adalah hari kedua Amanda resmi menjadi sekretaris Romeo, tentu saja wanita itu begitu senang, setelah beberapa kali melamar di beberapa perusahaan, tapi dia tidak pernah diterima.
Dan sekarang malah bisa masuk PT Hero salah satu perusahaan besar di dunia. Siapa yang tidak senang, tentu saja Amanda begitu bersyukur karena kebaikan Tuan Romeo.
Meskipun dengan alasan lain yang membuat Romeo akhirnya memberikan kesempatan padanya.
Amanda duduk di kursi depan bersama sopirnya. Tentu Romeo ada dibelakang sambil membawa iPad ditangannya.
Perusahaan sekarang semakin berkembang, bahkan Romeo bisa mendapatkan miliyaran dollar dalam sehari saja.
Mereka kembali ke perusahaan setelah jam makan siang selesai.
****
Dalam beberapa bulan ini Romeo begitu sibuk, padahal kehamilan istrinya sudah menginjak 9 bulan. Casandra terkadang membutuhkan Romeo disampingnya. Tapi tuntutan pekerjaan yang semakin padat membuat Casandra harus menerima.
"Hari ini aku pasti pulang cepat, aku usahakan sayang," ujar Romeo mengecup bibir Casandra.
"Pokoknya harus pulang tepat waktu," Romeo mengangguk beberapa kali.
"Iya sayang, nanti aku hanya ada meeting dua kali, setelah itu aku pasti akan langsung pulang," ujar Romeo.
Casandra hanya diam dan menatap suaminya.
"Hati-hati ya."
"Iya, nanti Anne aku suruh nemenin kamu, pokoknya kamu harus bilang pada Anne kalau ingin sesuatu." Anne adalah pelayanan setia Romeo yang juga begitu menyayangi Casandra.
Setelah mencium kening sang istri, akhirnya Romeo melangkahkan kakinya keluar rumah.
****
"Tuan, ada kabar baik dari perusahaan yang di Jepang, keadaannya sudah stabil," ujar Amanda.
Suara sepatu menggema di tempat tersebut, Amanda mengekori Romeo yang saat ini tengah masuk ke dalam restoran untuk bertemu klien.
"Bagus, terus laporkan perkembangannya padaku!"
"Baik Tuan!" Amanda merasa kepalanya sedikit pusing.
Setelah melakukan meeting selama dua jam dengan kesepakatan yang membuat kedua perusahaan akhirnya memilih untuk bekerja sama, akhirnya Romeo bergegas untuk segera pulang.
Dia tidak sabar ingin bertemu istrinya, tapi tiba-tiba terdengar suara sedikit keras. Romeo menoleh ke belakang dan melihat Amanda yang sudah tidak sadarkan diri.
"Amanda!!" Romeo langsung berjongkok dan mengangkat kepala Amanda.
"Sial, kenapa sekarang wanita ini!" Akhirnya karena tidak mau menunggu lama, Romeo membawa Amanda dengan mengangkat tubuhnya di gendongan depan.
Tentu saja hal itu menjadi tontonan orang-orang yang ada ditempat tersebut.
*****
Casandra sedang menikmati sorenya diruang Tv bersama Anne. Tiba-tiba ada sebuah berita yang menghebohkan. Terpampang foto-foto Romeo bersama seorang wanita, bahkan terlihat jelas Romeo sampai menggendong wanita itu untuk masuk ke dalam mobilnya.
Tentu saja berita tersebut langsung menyebar dengan cepat, para paparazzi selalu punya celah untuk mengambil foto kegiatan orang terkenal seperti Romeo.
"Itu Romeo? tidak mungkin?" Casandra terkejut membaca judul berita tersebut.
CEO muda Romeo Zuditte sedang bersama sekretarisnya Ke Rumah Sakit, apakah mereka ada hubungan?
Tidak disangka CEO PT Hero yang dikenal sangat setia dengan istrinya diam diam punya wanita simpanan yang ternyata sekretarisnya sendiri.
Apa benar Romeo Zuditte, suami dari Casandra Zuditte menghamili seorang wanita?
Berita-berita itu menyebar dengan disertai foto-foto yang memang terlihat seperti kenyataan.
Anne berusaha menenangkan majikannya, dia mengambil remote dan langsung mematikan televisi nya
"Nona, itu hanya berita tidak benar, saya yakin jika Tuan Romeo tidak pernah melakukan hal seperti itu, pasti ini adalah ulah dari orang-orang yang tidak menyukai Tuan Romeo." Ujar Anne gelisah.
Dia benar-benar takut Dengan kondisi Casandra yang hanya diam saja sambil mengelus perutnya yang terlihat besar itu.
Sebenarnya Casandra sudah menahan sesak, dia tidak percaya kalau suaminya seperti itu, tiba-tiba perutnya merasa sangat sakit, sakit yang benar-benar sakit.
Casandra meringis, keringat tipis sudah membanjiri wajahnya.
Anne melihat cemas dengan keadaan majikannya itu.
"Nyonya, tolong bertahanlah, saya akan melepon Tuan Romeo sekarang," ucap Anne mengambil ponselnya dan menelepon majikannya itu.
Bersambung