Be A Stronger Writer!

Be A Stronger Writer!
Tutorial Tower of bable



"Musangnya bisa ngomong! apa keturunan kyubi? atau hewan mistik? seperti gumiho? ini sungguh ajaib, sepertinya ini dunia fiksi."


Sebuah suara seseorang yang angkat bicara terdengar, dari asal suara dia berada di bagian tengah para penulis yang berkumpul.


Pria Itu memiliki rambut pirang emas dengan potongan pendek, dia memiliki kulit putih dan wajah dengan terlihat wajah androgini. Dia mengenakan baju kaus putih lengan pendek, dan celana panjang hitam. Diatas kepalanya terlihat nickname yang Alan kenal, dan itu tertulis Yuri animus11.


"Benar juga, musangnya ngomong!" sahut wanita di sebelahnya.


Orang di sebelahnya memiliki penampilan rambut berwarna hijau beserta pupilnya dengan pola sehelai daun, pakaian orang itu memakai baju batik dengan motif daun berwarna hijau. Dan Alan juga kenal dengan nickname di atas kepalanya, tertulis kata Linsih.


Tetapi seketika mendengar percakapan Yuri dan Linsih semua orang menjadi riuh, itu bukan karena takut tetapi penasaran dengan konsep dunia ini. Beberapa di antaranya bahkan berpikir sebagai bahan, untuk Dambi yang ekspetasinya hancur dia menjadi kesal.


Sebelumnya para penulis diam bukan karena takut, mereka hanya melihat detail mahluk eksotis di sana. Itu berguna untuk menulis deskripsi lebih baik lagi.


"Kenapa reaksi kalian biasa saja? ada apa dengan kepala kalian?" Dambi meninggikan suaranya.


Sebenarnya untuk Dambi yang mengundang mereka semua itu adalah kesalahan besar, dia tidak tahu apapun mengundang penulis yang bukan hanya satu atau dua, melainkan semua peserta adalah seorang penulis.


Walaupun diantara mereka ada yang pemula baru memulai karirnya atau hobinya beberapa minggu lalu, tetap saja itu sebuah kesalahan besar. Untuk seorang penulis yang terbiasa menggunakan imajinasi mereka, tentunya dalam menciptakan sebuah karya fantasi atau hanya khayalan semata, apabila mereka menghadapi situasi di pindahkan ke dimensi berbeda, mereka mungkin akan cepat beradaptasi dengan lingkungan.


Kecuali bila begitu mereka di pindahkan sudah berada di tengah pertempuran, atau mungkin di tengah sekawan serigala lapar, tentu saja mereka akan sangat kesulitan beradaptasi dengan lingkungan.


Tetapi kasus kali ini sangat berbeda, mereka di pindahkan di tempat cukup damai dan memberikan mereka beberapa waktu untuk saling berbincang menukar informasi, sangat memungkinkan mereka untuk beradaptasi dengan cepat.


"Sudahlah! mari kembali pada topik agar lebih mudah aku sebagai perwakilan admin tower mentransfer informasi langsung ke otak kalian."


Seketika itu informasi dasar tentang tower of bable dan informasi kekuatan tingkat rendah masuk kedalam otak para penulis. Informasi Itu seperti sudah ada di otak mereka, dan untuk mereka yang mengalami hal itu sedikit terkejut.


Setelah mendapat informasi para penulis mengatakan status, di sana muncul kotak hologram seperti sistem status dalam game RPG. Semua itu mencakup Nama, Ras, Level, Title, Job dan Skill.


Tentu saja statisik lainnya seperti untuk Stg, Vit, Def, Agi dan Int. Informasi ini juga sudah di transfer ke dalam otak mereka.


"Status!" kata Alan.


_________________________________________


Nama : Lazy sloth


Ras : Manusia


Level : 1


Title :


Skill :


...


Stg : 2


Vit : 2


Def : 2


Agi : 3


Int : 3


Free poin : 3


(Ekslusif : Random box newbie)


_________________________________________


'Hm, jadi begitu saya paham! para peserta di sebut sebagai player. Mereka mendapatkan 3 poin gratis untuk pertama kali, nanti saat naik level akan mendapatkan 3 poin lagi dan satu untuk setiap stat.'


'Untuk stat fisik sepertinya aku cukup lemah, bila di ingat dalam informasi rata-rata para player yang baru memasuki tower adalah 4 untuk setiap poin. Mau bagaimana lagi saya jarang olahraga walaupun jago kabur sih, untuk Int 3 poin pasti karena nilai seberapa pintar saya.'


'Pekerjaan dan title bisa di dapat oleh player dengan kondisi tertentu, ini agak kadang agak sulit atau mudah. Setiap pekerjaan atau title punya efek khusus masing-masing.'


'Yang terakhir adalah skill, aku belum dapat satupun walaupun player bisa mendapatkan skill dengan kondisi tertentu, tetapi kalau tidak salah setiap player akan mendapatkan kotak hadiah pemula berisi Skill yang mereka tahu untuk mereka.'


'Nanti mendapatkan skill apa? ini membuatku bingung karena kotak pemula sangat random, walaupun saya sering membaca beberapa deskripsi skill apapun di internet.'


Setelah itu Alan berpikir sebentar, dia menjadi bingung dengan skill tersebut. Karena dirinya sendiri telah membaca beberapa deskripsi tentang ability di internet, memang ada yang overload tetapi ada juga yang tidak berguna.


Dengan kata lain, membuka box sama seperti dia bertaruh sesuatu, itu mungkin mendapat sesuatu yang bagus atau mungkin sampah.


"Sistem, buka Random box!"


Berpikir sebentar akhirnya Alan berniat random box newbie, tiba-tiba box dengan warna hitam muncul di depannya.Tepat saat Itu sebuah cahaya putih yang hanya di lihat oleh player yang membuka box secara pribadi terlihat.


Seketika cahaya terang masuk kedalam tubuh Alan, dan tepat saat itu dia merasa informasi dalam status dan sebuah informasi berkaitan dengan skill muncul di benaknya.