
"Kieeek! Hisss!"
Tidak lama Titano Boa menelan Alan, dia mulai merintis kesakitan. Jeritan putus asa karena perutnya di obrak-abrik dengan Alan membuat dia kesakitan, ular itu terkadang mencoba memuntahkan Alan tetapi tidak bisa dia lakukan.
"Kieek!"
Titano Boa berguling kesana kemari, dan juga terkadang menghantamkan tubuh kolosalnya pada beberapa pepohonan sekitar. Karena itu juga kadang monster sekitar terkena imbas kalo tidak di timpa pohon, monster di sekitar terkena timpa ular kolosal itu.
Ding!
[Player Lazy membunuh Dirt wolf level 5 , anda mendapatkan 500 exp.]
[Player Lazy membunuh Hell bat level 5 , anda mendapatkan 250 exp.]
[Player Lazy membunuh snake vanom level 2 , anda mendapatkan 300 exp.]
[Player Lazy naik level 20.]
Karena Hal tidak langsung dan tidak sengaja Alan, dia mendapatkan exp gratis. Karena ular terus bergerak membabi-buta, itu juga membuat Alan secara tidak langsung membunuh beberapa monster.
Walaupun, kebanyakan exp yang di dapat tidak sesuai. Karena pembagian exp dari ular kolosal itu, dengan kata lain Alan melakukan sampah dalam mendapatkan exp.
Jeritan ular kolosal mengema di seluruh hutan, itu menjadi sebuah rumor beredar konon katanya ada dua monster berkelahi memperebutkan wilayah. Keduanya bertarung mati-matian, hingga terluka parah dan terus menjerit atau meraung.
''Tidak, bohong! tidak mungkin ada rumor seperti itu. Karena Alan baru 5 hari di Tower of bable, tidak mungkin ada rumor seperti itu beredar.'' seraya author mengatakan dengan jujur.
Kembali pada Alan, di dalam perut Titano Boa Alan dia menusuk secara terus menerus, dia membuat tubuhnya seperti duri yang keluar masuk bergantian. Akibatnya rasa sakit yang di sebabkan menjadi lebih gila.
Selain itu juga Alan mendengar notifikasi sistem terus-menerus, entah karena pendapat exp atau naik level. Tentu saja setiap player yang mendengar notifikasi sistem tentang kenaikan level, pasti akan merasa adem.
Dan Alan yang mengetahui itu dia tambah semangat, dengan secara brutal orang itu terus menusuk dan memakan Titano Boa dari dalam.
Alan sudah seperti parasit yang menghabisi nyawa suatu mahluk dari dalam. Dirinya gak peduli juga mau dibilang parasit, tujuannya saat ini menghabisi dan mendapatkan gen DNA nya.
"Hehe, lumayan dapet sampel gratis! lain kali mungkin kalau bertemu mahluk kolosal begini mending masuk dalam perutnya." seraya Alan dengan senang.
Tidak lama Titano Boa mulai sempoyongan setelah meronta-ronta ke seluruh tempat di hutan, kemudian dia akhirnya terjatuh tidak berdaya dengan mulutnya terbuka lebar.
Dari dalam mulut ular itu Alan keluar dengan tubuhnya penuh darah, berbau amis dan sangat kotor berlendir. Sesaat Alan merasa jijik karena geli, dia merasa tidak nyaman.
"Iuh, ini sangat menjijikkan! Aku berharap bisa mandi membersihkan ini semua. Semoga saja di lantai ke dua bisa menemukan sungai dengan mudah!"
Ding!
[Player Lazy membunuh Titano Boa level 30 , anda mendapatkan 50.000 exp.]
[Player Lazy naik level 22.]
[Player Lazy naik level 23.]
[Player Lazy naik level 24.]
[Player Lazy naik level 25.]
[Skill Body of mutation naik level 4.]
[Skill Body of mutation naik level 5.]
Notifikasi kenaikan level terus berlanjut hingga tidak berhasil di level 35, Untuk Alan yang mendapat itu sangat terkejut. Dia bisa meningkatkan levelnya sangat banyak sekali jalan, walaupun cuma membunuh satu bos lantai.
"Dan lebih penting! Skill Body of mutation naik level! Ini sangat menguntungkan!"
Seketika itu dia membuka status.
_________________________________________
Nama : Lazy sloth
Ras : Manusia
Level : 35
Title : [Mad doctors science]
Job :
Skill : [Body of mutation lv5] [Bely of the beast lv2]
...
Stg : 52 (+5)
Vit : 66 (+10)
Def : 39 (+5)
Agi : 38 (+5)
Int : 38 (+20)
Free poin : 48
________________________________________
"Anjir! statusku kelihatannya menjadi lebih adem aja kalo di lihat, juga ada 48 free poin sebaiknya aku taruh dimana?"
Saat Alan melihat layar sistem, sebuah portal gerbang berwarna biru muncul. Alan melihat sebentar gerbang tersebut, setelah itu dia melihat sekitar mencari Yu Chen.
Tidak menemukan Yu Chen, dia memutuskan untuk berjalan ke tempat mereka terlempar saat di awal pertarungan. Alan berjalan ke arah Yu Chen sambil berpikir, untuk dia ingin memastikan apa masih hidup atau tewas.
Setelah berjalan tidak lama dia menemukan Yu Chen pingsan sambil bersandar di pohon besar, dia melihat tubuh Yu Chen berdarah dan dalam keadaan tidak sadar.
Segera dia mendekat untuk menyentuh pergelangan tangan, dia ingin mengecek nadi darahnya.
Saat menyentuh nadi peredaran darah dia merasa ada denyut, ketemu menaruh tangan di sekitar hidung Yu Chen, juga menyentuh tangan, kaki dada dan kepala. Semua itu untuk memastikan bagian mana yang cedera.
"Oh, mengejutkan dia masih hidup." seraya Alan mengecek denyut nadinya.
"Walaupun tulang rusuk kanan, tangan, kaki dan punggung retak. Apa sebaiknya aku bawa saja menjadi subjek?"
"Tidak! Ini tidak boleh, aku bukan ilmuwan gila yang melakukan tes seenaknya pada tubuh manusia, sebaiknya aku bawa ke lantai dua tower of bable."
"Kemudian baru mengobati lukanya setelah itu baru aku tinggalkan, karena aku masih ingin melakukan banyak hal pada DNA ular kolosal yang aku temukan."
Dirinya tidak sadar padahal di status tertera title Mad science, tetapi setelah mengecek kondisi Yu Chen. Alan mengeluarkan tentakel di punggungnya seperti kagane milik Kaneki. Dia mengangkut Yu Chen dengan benda itu, kemudian kembali menuju gerbang tower.
Tetapi saat hampir sampai, dia tidak lupa berjalan menghampiri tubuh ular mati untuk mengambil beberapa DNA, dengan kata lain mengambil beberapa dagingnya.