ANANTARINDY

ANANTARINDY
Camping kelas XI bagian 2 (part 29)



"Cara terbaik selain mengingat adalah melupakan. Dan lo pantas untuk mendapatkan itu."


 —Yasmine Stelanni Afandi.


🍁


HALOOOO!!!! MISS ME? HAHAHA. Oke ini lanjutan part sebelumnya!!! Semoga kalian sukaa!! Jangan lupaa likenya ya zheyenk😘🌟 oh iya disini bakal ada banyak lagu-lagu! Semoga kalian suka yaaa!!✨


🍁


Sekarang jam sudah menunjukan jam 7 malam. Sekarang juga siswa dan siswi SMA Angkasa kelas XI sudah berkumpul di dekat api unggun.


Setelah menyayikan lagu pramuka. Miss Helen langsung membicarakan acara selanjutnya yang akan ditampilkan selanjutnya.


"Nah sekarang miss sudah ada dua pilihan permainan. Yaitu kita akaannnnnn...," Miss Helen sengaja  memberi jeda dikalimatnya supaya memberi efek menegangkan kepada murid kelas XI.


"Kita akan bernyanyi!!! dan miss sudah menyiapkan nama-namanya yang pertama, Niko kelas IPA 2 dan Cindy kelas Bahasa 3. Yang kedua Rafka dari kelas IPA 2 dan Nara dari kelas Bahasa 1. Yang ketiga Indra dari kelas IPA 4 dan Liora dari kelas IPA 2. Yang keempat Ve..,"


"Apa-apaan nih miss!! ga!! saya ga terima ya disuruh nyanyi bareng sama manusia setengah waras kayak Indra!" seru Liora tidak terima.


"Dikata gue mau sekelompok sama harimau galak sama lo?!" Balas Indra sengit.


"Tidak ada penolakkan! Mau tidak mau kalian harus tetap ikut!" ucap Miss Helen, final.


"Oke miss lanjut kembali, yang keempat Vewet dari kelas Bahasa 3 dan Salsa dari kelas IPA 2 dan terakhir..," ucapan Miss Helen terhenti lagi.


"Maaf miss, saya sedang tidak enak badan, batuk dan flu, bisa jangan saya?" ucap Vewet sesopan mungkin. walaupun kegesrekanya Vewet sebelas dua belas dengan Niko tapi jelas dia teteap pintar dan murid kesayangan Miss Helen.


"Oh baik, siapa yang ingin menggantikan Vewet menjadi teman duetnya Salsa?" tanya Miss Helen dengan sekejab anak-anak CYRAL dan The KALBU menunjuk Leon.


"Oke Leon, kamu gantikan Vewet ya?" tanya Miss Helen yang diberi anggukan oleh Leon.


"Yang terakhir ada Ariel dari kelas IPA 4 dan Arin kelas IPA 2."


"Untuk Niko dan Cindy silahkan maju,"


"Mau nyanyi apa?" tanya Cindy kepada Niko yang sedang mengatur senar gitar.


"Terserah, gue ikut aja," balasnya yang diangguki Cindy. "Dengan caraku aja mau engga? Brisia Jodie yang feat. sama Arsy Widianto?" tanya Cindy.


"Oke gue tau itu lagu," balas Niko yang mulai memetik gitarnya.


***Tak mengerti


Apa yang telah terjadi


Kau tak lagi sama


Engkau bukan engkau


Yang selalu


Mencari dan meneleponku


Dering darimu


Tak ada lagi


Walau kau menghapus


Menghempas diriku


Mengganti cintaku


Semua tak mampu


Hilangkan cinta


Yang telah kau beri


Walau kau berubah


Aku 'kan bertahan


Di sepanjang waktuku


Biarkan aku mencintaimu


Dengan caraku***


Nyanyian Niko membuat semuanya terperangah dan baru kali ini mereka mendengar Niko yang benar-benar menghayati dan seserius itu.


***Tak mengerti


Mengapa engkau membisu


Kau tak lagi sama


Engkau bukan engkau


Sampai aku


Ragu untuk meneleponmu


Mengertikah kamu


Aku rindu kamu


Walau kau menghapusMenghempas diriku


Mengganti cintaku


Semua tak mampu


Hilangkan cinta


Yang telah kau beri


Walau kau berubah


Aku 'kan bertahan


Di sepanjang waktuku


Biarkan aku mencintaimu


Dengan caraku***


Mereka berdua mulai larut dalam nyanyian itu. Niko benar-benar mengejutkan. Dan Cindy? tentunya dia tidak kalah mengejutkannya.


Dan mereka sudah mencapai lirik terakhir dan langsung disambut dengan tepuk tangan yang menakjubkan, kaget dengan penampilan mereka.


"Good Job, bro!!" ucap Vewet yang melupakan sakitnya.


"Ekheem, yang kedua silahkan maju. Rafka dan Nara, ayo silahkan," ucap Miss Helen.


"Mau nyanyi apa?" tanya Nara.


"Biar aku yang pergi, mau ga?" balas Rafka yang diberi angukan oleh Nara.


Rafka dan Nara mulai memadukan itu semua menjadi satu. Memang rada susah ya ketika cewek cantik dan ganteng bersatu. Semuanya memandang lurus kearah mereka berdua.


Author notes : hiya-hiya, yang jomblo ngiri tuuh :v


Rafka mulai memetik gitar dengan intro yang ada di lagu itu sebelum memetik gitarnya.


***Tak ku sangka


Semua seperti ini


Semua yang indah


Berubah jadi sirna


Tak habis pikir


Kau tega seperti ini


Meninggalkan aku


Tanpa suatu kepastian


Ku hanya bisa berharap


Kau bahagia disana


Dengan dia pilihanmu


Walau dia sahabatku***


Nara mengambil nafas dalam untuk menyanyikan reffnya dan inilah yang dari tadi di tunggu-tunggu.


***Biar aku yang pergi


Biar aku yang tersakiti


Biar aku yang berhenti


Berhenti mengharapkanmu


Oh tuhan kuatkan aku


Menerima semua ini


Jika dia memang untukku


Kuharap kembalikan dia padaku


Ku hanya bisa berharap


Kau bahagia disana


Dengan dia pilihanmu


Walau dia sahabatku***


Semua murid kelas XI mengikuti lirik yang dinyanyikan Nara yang diiringi petikan gitar Rafka. Membuat suasana acara tersebut semakin ramai.


***Biar aku yang pergi


Biar aku yang tersakiti


Biar aku yang berhenti


Berhenti mengharapkanmu


Oh tuhan kuatkan aku


Menerima semua ini


Jika dia memang untukku


Kuharap kembalikan dia padaku


Biar aku yang pergi


Biar aku yang tersakiti


Biar aku yang berhenti


Berhenti mengharapkanmu


Oh tuhan kuatkan aku


Hoo hoo ooo


Menerima semua ini


Jika dia memang untukku


Kuharap kembalikan dia padaku


Biar aku yang pergi


Biar aku yang tersakiti


Biar aku yang berhenti


Aku yang berhenti Mengharapkanmu


Oh tuhan kuatkan aku


Kuatkan aku


Menerima semua ini


Jika dia memang untukku


Kuharap kembalikan dia padaku


Oh tuhan kembalikan dia padaku***


Nara dan Rafka lalu menunduk seraya mengucapkan terimakasih. Lalu Nara dan Rafka duduk kembali, namun hiruk pikuk tetap gaduh di acara api unggun itu.


“Gila wooii, itu lagunya ngena bangett!!”


“Emberr!!”


“Eh gila yaa, itu mereka berdua cocok bangett!! Serasii woii!!”


“Eh iya anjay banget ga sih? Lagunya ngena cooyyy,”


“Lebay lo! Orang b aja kok.”


Dan masih banyak hiruk pikuk lagi yang dilakukan anak kelas XI.


“Okee semuanya, tolong tenang kembali!!” ucap Miss Helen seraya menepuk tangan. Keadaan kembali menenang.


“Oke untuk yang ke-tiga ayo, Liora dan Indra silahkan majuuu!!” ucap Miss Helen seraya menunjuk kedua orang tersebut.


“Ohh okee, jadi kalian ga mau maju? OKE NANTI SELEPAS DARI CAMPING MISS AKAN MENGURANGI NILAI BAHASA INGGRIS KALIAN!” ucap Miss Helen membuat Indra dan Liora gelagapan.


Indra dan Liora maju kedepan dengan saling melemparkan tatapan yang—tidak bisa dikatakan bersahabat itu.


“Mau nyanyi apaan?!” tanya Liora, galak.


“Busett, galak bener! Serah lo dah, gue mah ikut aja!! Lo ae sono yang cari,” ucap Indra tak kalah galak.


“Dihh yaudah, mau lo yang main gitar atau gue?” tanya Liora dengan nada yang lebih tenang dari sebelumnya.


“Lo aja deh, jari gue masih di perban,” balas Indra seraya menunjukkan jarinya.



Liora mengangguk mengerti lalu mulai memetik gitar dan menyesuaikan senar sesuai yang ia inginkan.


“Lo tau lagunya Kahitna ga? Yang cantik itu loh,” tanya Liora membuat Indra agak berpikir.


“Yang awalnya kayak gimana?” tanya Indra.


“Yang lirik awalnya, cantik..,” ucap Liora dan Indra langsung membawa telunjuknya menuju bibir Liora.


Liora langsung menentang ditempatnya dan langsung menepis pelan tangan Indra.


Indra menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, “E-eeh sorry, yang itu.. Hmm gue tau kok,” balas Indra dengan sedikit gugup yang sangat ketara.


Liora mulai memetik gitarnya dan memulai Intro awalan lagu itu. Indra menyiapkan suaranya untuk menyanyikan lagu itu.


“Cantik,” Indra memulai awalan lagu itu dengan kata tersebut sembari melirik Liora yang sedang melirik gitar.


***Ingin rasa hati berbisik


Untuk melepas keresahan


Dirimu


O.o.Cantik...


Bukan kuingin mengganggumu


Tapi apa arti merindu


Selalu...


Ooo...


Walau mentari terbit di utara


Hatiku hanya untukmu***...


Indra kembali melirik Liora yang juga meliriknya dan beberapa saat mereka saling adu pandang.


***Ada hati yang termanis dan penuh cinta


Tentu saja kan kubalas seisi jiwa


Tiada lagi


Tiada lagi yang ganggu kita


Ini kesungguhan


Sungguh aku sayang kamu


Seraya merangkul


O.o.Cantik...


Bukan kuingin mengganggumu


Tapi apa arti merindu


Selalu...


Ooo...


Walau mentari terbit di utara


Hatiku hanya untukmu...


Ada hati yang termanis dan penuh cinta


Tentu saja kan kubalas seisi jiwa


Tiada lagi


Tiada lagi yang ganggu kita


Ini kesungguhan


Sungguh aku sayang kamu


Ingin ku berjalan menyusuri cinta


Cinta yang abadi untukmu selamanya...


Heeeei... heya ya ya heya ya ya heya***...


Indra bernyanyi seraya melambai-lambaikan tangannya bak sedang menonton konser artis favoritnya.


***Ada hati yang termanis dan penuh cinta


Tentu saja kan kubalas seisi jiwa


Tiada lagi, Tiada lagi yang ganggu kita


Ini kesungguhan


Sungguh aku sayang kamu


Ada hati yang termanis dan penuh cinta


Tentu saja kan kubalas seisi jiwa


Tiada lagi, Tiada lagi yang ganggu kita


Ini kesungguhan


Sungguh aku sayang kamu


Ini kesungguhan


Sungguh aku sayang kamu***


Riuh dari tepuk tangan semua yang menonton aksi Indra dan Liora menyambut suara terakhir Indra dengan gemuruh.


Beberapa murid perempuan mulai berbisik-bisik dan sebaliknya.


“Wah gila sih Indra! Udah ganteng suaranya bagus pula,”


“Eh iya bener woi!!”


“Mantul banget ****,”


“Anjay Aya main gitarnya,”.


“Iya ****, udah geulis, pinter, beuuh idaman!”


“I lope you neng ayaaa!!”


Dan masih banyak lagi teriakan yang dibawakan murid-murid kelas XI yang terpesona oleh penampilan Indra dan Liora.


🍁


Penampilan selanjutnya datang dari Leon dan Salsa. Mereka berdua lalu maju. Dan langsung menyiapkan performa di depan teman-teman mereka.


Mereka langsung bersiap tanpa berbincang-bincang kembali apa yang seharusnya akan mereka nyanyikan sekarang.


u... tana nunu tana nunu tana nunu...


Salsa mulai menyenandungkan intro dengan diikuti petikan gitar dari Leon yang cukup serasi.


***sungguh percuma saja


ku mencintai nya tapi tak di cintai


gerak tubuh nya seolah berkata


tak cinta padaku


dan tak suka padaku


aku pun mulai berfikir


ku sakit hati


dan mulai ku merasa


cukup tau tanam dalam diri


tausah ku dekati mu lagi


ku tak mau lagi ku tak mau lagi


bersama mu kasih


cukup tau tanam dalam diri


tak usah ku ganggu kamu lagi


ku tak mau lagi ku tak mau lagi


sayang***


Salsa menyanyikan dengan sangat baik dengan dipadukan dengan permainan dari Leon.


u... tana nu nu tana nunu tana nunu


Dan tepukan tangan mulai  terdengar usai Salsa menyelesaikan lirik terakhir lagu tersebut.


Dan yang terakhir adalah Ariel dan Arin..


🍁


Hai guys! Gimana ceritanya? Seru ga? Coba comment yaa!!! Jangan lupa klik suka juga!!! Follow aku untuk terus ikutin kisah Arin dan Ariel ya!


Wiih kira-kira kelanjutan cerita ini apa ya? Aduh jadi penasaran banget dehhh!! Ga sabar nunggu kelanjutannya.


Makanya jangan lupa follow aku, comment, like dan ikutin terus setiap partnya!


Btw, coba dong comment kalian ini antusias banget ga sih sama Kisah Ariel dan Arin ini.. Kalo iyaaaa, coba dong commentnyaaaa!!🌴


Jangan lupa follow instagram aku :


@andinildrr


Jangan lupa follow akun khusus story aku untuk mendapat notifikasi tentang informasi cerita-cerita aku dan keseruan lainnya di akun :


@storyof.ldrr


Suka quotes-quotes gitu? Yang galau-galau? Atau motivasi? Atau kamu yang lagi broken heart? Yaudah mampir atuh ke akun :


@naoumyquotes


Mau cari barang-barang kpop? baju? dan lain-lain? Tapi gatau harga yang murah dimana? Tenang, nih aku punya referensi akun jualan terbaik :


@travies0.olshop


Suka sama pemandangan? Tempat-tempat yang bikin seger mata? Dan sesuatu yang berbau aesthetic gitu? Yaudah skuylah cek aja ke akun :


@jaelaestetico


Mau kepoin tentang CYRAL? Dan nanya-nanya tentang mereka? Jangan lupa follow!! :


@arindybf_


@cystanindy_


@yasminefndi_


@lioratasyarf


@biancasalsa


Kalian juga mau kepoin tentang The KALBU ? Tenang, follow aja nih akun mereka!! :


@arielananta_


@kevanap19


@aliefnevandra


@indraaye


@leonzaa_


Sampai berjumpa di part 30 semuanya! Sampai Jumpa lagi!🐝


***Te amo for you, All😘💖.


(Aku mencintaimu untuk kamu, semua😘💖).


Gratis pict nihhh! ✨*** \=