ANANTARINDY

ANANTARINDY
Cewek Candi



Bellany Arindy Fernando, nama dari seorang perempuan cantik yang dikenal dingin ini adalah most wanted girl yang diberi julukan 'Candi' itu terkenal dengan suaranya yang bagus. Namun sikap dinginnya yang selalu terhias diwajahnya tak luput dari pandangan siapapun yang menatapnya.


Arin juga mempunyai sebuah kelompok yang bernama CYRAL. Kelompok tersebut berisikan lima perempuan dengan paras wajah menawan dan tentu cantik.


Hari ini, hari pertama dia masuk sekolah lagi selepas liburan semester ganjil. Dengan santai gadis itu menyusuri koridor kelas XI IPA 2 lalu disampingnya terdapat sosok perempuan yang berumur lebih tua darinya. Perempuan itu bernama Cantika Vierra Fernando, yang sekarang duduk di kelas XII IPS 3 yang merupakan kakak kandung dari gadis tersebut.


"Nih udah sampe kelas kamu. Kakak lanjut ke atas ya, sampai ketemu pulang nanti!" seru Vierra atau yang kerap disapa Verra itu pamit, yang langsung diacungkan jempol oleh Arin.


Arinpun melenggangkan kakinya mencari tempat duduk, yaitu di sebelah Ceysta. Temen dia dari kecil hingga sekarang. Ceysta Anindya Wibowo. Cewe cantik yang memiliki gigi kelinci, bersifat bawel, dan penggemar salah satu boygroup terkenal yakni One Directions inipun sangat menyukai bau-bau yang kebarat-baratan.


Arinpun menarik kursi yang ada disebelah Ceysta. "Udah lama ya kita ga ketemu?" Ceysta bertanya selepas itu Arinpun berdecak dan memutar bola matanya.


"Halah! lo mah gue udah bosen liat lo terus, Ta," jengkel Arin menatap Ceysta.


Ceystapun menoleh dan memutar bola matanya jengkel, "Siapa juga yang nanya sama lo monyong? orang gue lagi ngomong sama Yasmine!" balas Ceysta tidak kalah jengkel.


Yasmine menggeleng melihat pemandangan yang berada di dekatnya itu sembari mendudukkan dirinya menghadap kebelakang, menghadap kedua sahabatnya.


"Kapan nyampenya?" tanya Arin yang bingung dengan keberadaan Yasmine.


Yasmine beralih menatap Arin, "Barusan ga lama lo nyampe terus duduk," balasnya, Arin membalas dengan membentuk huruf O dimulutnya.


Yasmine Stellani Afandi, cewe dengan kemampuan dance yang sudah tidak usah diragukan lagi setelah Ceysta. Yasmine juga mempunyai abang kembar yang sangat berbeda sifat dan wajah. Bahkan orang-orang kadang bertanya tentang wujud abangnya yang berbeda tersebut.


"Si, Salsa sama Liora belum tiba ya?" tanya Ceysta kepada mereka berdua.


Yasmine dan Arin mengangkat bahunya tanda tak tahu mengenai hal itu. Tak lama suasana yang tadinya hening berubah jadi bising karena sebuah suara.


"Hey," mereka bertiga kompak melihat kearah pintu dan langsung mengenali bahwa itu adalah suara Salsa, sahabat mereka.


Dengan gembira seraya melambaikan tangan miliknya Ceysta menyahut, "Hey juga, Sal-"


Ucapan Ceysta terpotong karena Salsa melanjutkan perkataannya yang belum gadis itu tuntaskan, "Hey-hey apa kabar kawan," sambung Salsa.


"Seharusnya gue ga bales ucapan si dodol satu ini," ucap Ceysta menyesali perbuatannya membuat Arin dan Yasmine menahan tawa mereka.


Memiliki dendam tersendiri dengan Salsa dan masih kesal karena ulah Salsa barusan, tanpa kata lagi Ceysta melemparkan kotak pensil yang ada dimejanya kearah Salsa.


"Aduh kepala inyong!" ringis Salsa sambil memegangi dahinya yang terkena hantaman tempat pensil oleh Ceysta.


Tak berselang lama Liora masuk dan mendapati Salsa sedang mengusap-usap keningnya membuat Liora mengernyit, "Kenapa lo megangin jidat?" tanya Liora sembari menatapnya.


"Huuh, ini gue tadi dihantam sama si Ceysta," balas Salsa mengadu kepada Liora yang baru tiba.


Mendengar balasan dari Salsa membuat Liora tertawa puas, "Mampus kesian deh," balas Liora tanpa memedulikan tatap yang dilayangkan Salsa kepadanya.


Liora berjalan kearah belakang meja Ceysta dan melirik gadis itu sembari bertos ria padanya yang langsung dibalas oleh Ceytsa.


"Mantep gue suka gaya lo," balas Liora bersemangat kepada Ceysta.


"Yolay," balas Ceysta. Salsa menghentakkan kakinya sembari berjalan kearah Yasmine, lalu duduk di sebelah gadis tersebut. Sedangkan Liora duduk bersama siswi lain yang merupakan.


Anastasya Liora Irfansyah, gadis cantik dengan wajah datar dan judes ini mampu menjadi penasihat jitu untuk kalian yang sedang kebingungan untuk mencari solusi. Selain itu Liora juga terkenal karena kepintarannya dan termasuk anggota OSIS bersama Salsa.


Bianca Riona Arayalsa, atau yang kerap disapa Salsa tersebut adalah cewe cantik dengan kecerewetan tingkat tinggi, dan mampu membuat kalian menggelengkan kepala karena sifat cerobohnya tersebut.


Bel masuk berdering cukup keras disemua penjuru sekolah. Mendengar bel yang sudah berbunyi tersebut membuat mereka bangkit dan pergi ke lapangan untuk melaksanakan upacara bendera.


Jam pelajaran pun dimulai.


Bu Mitha masuk sebagai wali kelas mereka, seperti disemester sebelumnya. Tidak ada acara perkenalan seperti kelas sepuluh ataupun awal kelas sebelas lalu, karena nyatanya sekarang mereka sudah saling mengenal. Mereka memulai pelajaran dengan santai, sebelumnya dipimpin doa oleh Ilham sebagai ketua kelas.


Bu Mitha menyuruh anak-anak mencatat pelajaran baru yang sudah ia tulis dipapan tulis. Hari pertama masuk sekolah kembali membuat mereka belum mendapatkan buku baru untuk semester genap.


4 jam berada di kelas dan mendengarkan penjelasan dari Bu Mitha, akhirnya bel yang mereka mereka tunggu tersebut akhirnya berbunyi nyaring.


"Oke anak-anak semua, catat ini dulu sampai habis baru boleh keluar," kata Bu Mitha selaku guru mata pelajaran Kimia tersebut.


"Ibu pamit ya semua. Selama beristirahat," lanjut Bu Mitha kemudian berlalu meninggalkan kelas XI IPA 2.


CYRAL langsung berjalan kearah kantin dan duduk dibangku kosong yang ada di sana. Mereka semua memesan makanan terkecuali Arin yang hanya memesan es jeruk karena masih kenyang dengan sarapannya tadi sembari memainkan game yang ada diponselnya.


Ketika Arin ingin bangkit untuk ke toilet, tanpa sengaja dia menginjak kaki seseorang. Kaki tersebut milik seorang lelaki tampan bernama Ananta Bariel Wirasetya yang akrab dipanggil Ariel tersebut.


Lelaki itu justru terperangah dengan wajah Arin. Entahlah antara kagum dan kaget nampaknya, kemungkinan terbesar jatuh kepada nomer pertama.


"Woi! malah bengong nih orang, minggir sana!" bentak Arin membuat Ariel kembali kealam sadarnya setelah pulih dari keterkejutannya. Tanpa rasa bersalah, Arin meninggalkan Ariel yang masih terus memandanginya dari belakang.


[kejadian berikutnya]


Ananta Bariel Wirasetya, lelaki yang memiliki wajah tampan dengan kepribadian yang cool tersebut dan memiliki lesung pipi dikedua pipinya tersebut salah satu incaran perempuan yang ada disekolahnya. Dia adalah salah satu anggota dari kelompok The KALBU.


Lelaki itu dikenal dengan sebutan "Abang Ganteng" jika disingkat adalah Abeng, tapi orang disekililingnya kerap memanggil dirinya dengan sebutan Ariel.


The KALBU barisan lelaki ganteng dan berisi kumpulan most wanted yang sudah melewati masa-masa mereka bersama dari SMP dan melanjutkan ke SMA yang sama dengan utuh kembali, yaitu SMA Cahaya Paripurna.


"Woi kita ke kantin yuk!" ajak Indra yang langsung mendapat persetujuan dari semua sahabatnya.


"Ayolah cepet, gue juga udah laper nih," sahut Alief sembari memegangi perutnya yang tak lama berbunyi nyaring memenuhi kelas yang sudah hampir kosong dan hanya menyisakan beberapa orang lainnya.


Uqindra Tirthaya, nama yang unik dan jarang didengar tersebut memiliki penampilan yang membuat kamu tertipu. Dia dijuluki 2G berupa singkatan dari, Ganteng yang Gila.


Bagaimana tidak disebut gila? tingkahnya yang konyol itu membuat semua orang yang melihatnya akan menggelengkan kepala. Terlebih dia juga mempunyai abang yang sama tidak warasnya, entahlah sewaktu mengandung mereka berdua ibunya ngidam apa hingga anaknya menjadi seperti ini sekarang.


Alief Nevandra Rizky, memiliki tampang ganteng dengan alis yang tebal inihampir sebelas-dua belas dengan Indra. Tapi sayang, mukanya yang selalu terlihat lemas itu membuat orang-orang sering menganggapnya sebagai sadboy. Sifatnya tadi masih bisa dikontrol, tidak seperti Indra yang melebihi kapasitas orang normal.


Mereka berjalan menyusuri koridor menuju kantin yang letaknya tak jauh dari kelas mereka yaitu kelas XI IPA 4. Sesampainya di kantin mereka langsung mencari tempat yang kosong untuk mereka tempati sekarang.


Alief dan Indra pun bertanya pada mereka semua apa saja makanan yang akan mereka pesan untuk menghemat waktu mereka semua. Ariel menoleh menatap kakinya terinjak oleh seseorang, dia melihat gadis tersebut yang ia kenal dengan julukan 'Candi' tersebut.


"Eeh, sorry ya tadi gue fokus ke layar HP gue soalnya," kata Si Candi tersebut, Ariel sendiri belum mengetahui nama perempuan yang ada di depannya sekarang ini.


Ariel bergeming di tempatnya sembari menatap kearah perempuan tersebut. Kemana saja dia selama ini? bagaimana bisa selama 1 setengah tahun dia bersekolah di sini kenapa dirinya baru bertemu dengan perempuan ini?


Terperangah dengan wajah cantik gadis tersebut membuat Ariel tidak sadar dengan tampang jutek yang dilayangkan oleh si Candi kepadanya.


"Woi! malah bengong nih orang, minggir sana!" bentak gadis tersebut dengan tampangnya yang jutek membuat Ariel terkejut ditempatnya berdiri sekarang.


"Woi Riel!" tegur Leon menepuk pundak Ariel membuat Ariel menoleh kearahnya.


"Lo gapapa, kan? gue kira tadi lo kerasukan maung gegara bengong begitu tadi," lanjut Leon membuat Ariel berdecak kepadanya.


"Sialan ya lo," balas Ariel kesal lalu menarik kursi dan duduk disana.


Leonil Erzata, cowok yang mampu memberi kata-kata bijak kepada kalian yang sedang galau. Leon juga terkenal dengan hobinya yang suka bermain skeatbord tersebut. Selain itu dirinya juga salah satu anggota OSIS bersama Kevan.


Setelah duduk Ariel langsung mengajukan beberapa pertanyaan kepada Kevan yang hanya mendapatkan balasan singkat saja dari lelaki yang terkenal irit berbicara tersebut.


Memiliki nama lengkap, Kevano Atasta Putra ini punya reputasi sebagai cowo dingin seangkatan kelas 11 mereka di SMA Cahaya Paripurna. Walaupun memiliki sifat yang dingin dan irit berbicara, Kevan memiliki banyak koneksi yang membuatnya bisa dengan mudah mendapatkan semua informasi yang dia mau.


Sedingin apapun sikap dingin yang Kevan tunjukan, tidak menutup kemungkinan dengan beberapa siswi sekolahnya yang juga menyukainya. Kevan juga mempunyai seorang adik bernama Shirena Atasta Putri, adiknya masih duduk di bangku SMP kelas IX.


"Van, yang tadi itu siapa namanya?" tanya Ariel membuat Kevan mengerutkan keningnya mengisyaratkan kepada Ariel siapa yang lelaki itu maksud.


"Tadikan gue bengong karena kaki gue ga sengaja keinjek sama cewek yang mukanya jutek itu lho," balas Ariel mendeskripsikan kepada Kevan.


"Oh dia," balas Kevan mencoba mengingat informasi tentang perempuan jutek tadi. "Nama panggilannya Arin, anak kelas XI IPA 2, nama lengkapnya Bellany Arindy Fernando. Dia punya kakak namanya Kak Verra, temen sekelasnya Bang Rendy dan Bang Viko," jelas Kevan.


Ariel mengangguk, akhirnya dia menemukan sebuah jawaban dari rasa penasarannya beberapa saat yang lalu. Dirinya justru baru tahu, bahwa Arin adalah adik dari Kak Verra.


"Makanan datang!!!" kata Indra bersemangat sembari meletakkan nampan berisi makanan itu di atas meja.


Tanpa banyak kata lagi, mereka langsung menyantap makanan mereka yang sudah tersaji di depan mereka semua masing-masing. Beberapa menit setelahnya Alief kembali membawa nampan berisi minuman mereka.


[TBC]


HALO, GIMANA CERITANYA?


Semoga kalian suka dengan ceritanya, jangan lupa tunggu kelanjutannya dipart 2 ya! see you. Jangan lupa bintangnya ya, untuk hadiah cerita anak SMA ini~


Jangan lupa follow: @andinildrrn dan @storyof.ldrr [check visualisasi ANANTARINDY]


follow juga akun rp, untuk liat visual dan keseharian anak-anak AR!♡ : @anantarindy