
hi! do you miss me? I'm comeback! say 'hay' for me, please in the comment culumn. therefore you're support me, always. hahaha. I really busy in real life. there're so many problems that I have to solve too. and I hope you're understand it. and sorry, my English is not good.
ini lanjutan kisah terakhir, aku harap kalian semua masih stay sama aku. terimakasih udah dukung aku terus. itu sangat berguna untuk aku.
🍁
"Karena semua yang berawal indah. Tidak akan berakhir dengan indah pula. Ada yang berakhir bahagia, atau malah berakhir menyakitkan. Karena hidup tidak bisa terlalu bergantung."
—Uqindra Tirthaya.
🍁
Sekarang anak-anak kelas XI sedang mengantri memasuki mobil-mobil jurusan dan kelas mereka masing-masing.
CYRAL dan The KALBU duduk di bus yang terpisah dengan kelas mereka masing-masing. CYRAL di kelas XI IPA-2 sedangkan The KALBU berada di kelas XI IPA-4.
Sekarang mereka akan menuju ke Puncak Bogor, Jawa Barat. Untuk melakukan aktifitas camping mereka. Camping ini sudah menjadi acara tahunan yang selalu di adakan di sekolah mereka. Tapi ini hanya berlaku untuk kelas XI saja.
Arin duduk bersebelahan dengan Liora dan Ceysta, mereka duduk di bangku untuk tiga orang. Sedangkan Yasmine dan Salsa duduk disebelah mereka yaitu kursi untuk dua orang.
Salsa membuka snack yang ia bawa dari rumahnya. "Perjalanan belum mulai aja udah ngemil duluan," sindiran itu langsung membuat Salsa mengerucutkan bibirnya, kesal.
"Biarinlah suka-suki," balasnya seraya memasukkan makanan ringan itu ke dalam mulutnya membuat sahabatnya memutar matanya, malas.
"GANYEEMM AJEE TEROOOSS," balas Liora.
"Assalamualaikum anak-anakku..," salam dari Bu Mitha selaku wali kelas XI IPA 2 memulai percakapan.
"Wa'alaikumsalam, Bu," ucap murid XI IPA 2
"Sebelum kita melakukan perjalanan menuju puncak yang berada di Bogor, Jawa Barat nanti.. Hendaknya kita berdoa terlebih dahulu, berdua sesuai kepercayaan dan keyakinan masing-masing.. Berdoa dimulai," ucap Bu Mitha membuat mereka semua langsung kusyuk berdoa.
"Berdoa selesai," ucapnya membuat mereka mengangkat kepalanya kembali.
"Yuhuuuuuuuuu!!!! Bogor!!!!!" pekik Reina manusia terbacot kedua setelah Niko dikelas XI IPA 2
Bus pun mulai berjalan menuju Puncak Bogor. Didalam bis ada yang tidur sembari memakai earphone, ada yang ngobrol dengan sahabat mereka, ada yang sedang ngemil, ada juga sekumpulan anak lelaki dan perempuan yang sedang bernyanyi dengan diiringi oleh gitar.
Rafka selaku ketua osis dan ketua kelas XI IPA 2 memetik gitar bersama dengan Raditya sahabatnya, sedangkan yang lain membantu bernyanyi.
Mereka semua mulai menyanyikan sebuah lagu dengan ceria, ada juga yang sambil bertepuk tangan, memberi kesan lebih hangat di bus itu.
Kita berlari dan teruskan bernyanyi
Kita buka lebar pelukan mentari
Bila kuterjatuh nanti
Kau siap mengangkat aku lebih tinggi
"Ayeh-ayeh," suara terakhir terdengar dari Niko. Setelah akhir lirik "tinggi" tadi.
*Seperti pedih yang telah kita bagi
Layaknya luka yang telah terobati
Bila kita jatuh nanti
Kita siap 'tuk melompat lebih tinggi
Bersama kita bagai hutan dan hujan
Aku ada kar'na engkau telah tercipta
Kupetik bintang
Untuk kau simpan
Cahayanya tenang
Berikan kau perlindungan
Sebagai pengingat teman
Juga sebagai jawaban
Semua tantangan*~~
"Yeh!" seru Niko lagi dengan botol air mineral yang berada di tangannya dan itu ia jadikan sebagai mic untuk dirinya bernyanyi.
*Kupetik bintang
Untuk kau simpan
Cahayanya tenang
Berikan kau perlindungan
Sebagai pengingat teman
Juga sebagai jawaban
Semua tantangan*~~~
"Hoy, hoy, hoy! Ho'a hoe!!!" teriak Niko sembari berjoget ria bersama dengan Vewet sahabatnya.
Sebenarnya Vewet adalah nama panggilan dia dipenjuru sekolahnya, SMA Angkasa. Panggilan itu muncul, sebab dia sangat suka bersuit yang berbunyi, "viwiet," untuk memanggil, menggoda, iseng, dll.
*Sebelum waktu memisahkan detikku detikmu
Sebelum dewasa, menua, memisahkan kita
Degupan jantung kita akan selalu seirama
Bila kau rindu aku
Kupetik bintang
Untuk kau simpan
Cahayanya tenang
Berikan kau perlindungan
Sebagai pengingat teman
Juga sebagai jawaban
Semua tantangan
Kupetik bintang
Untuk kau simpan
Cahayanya tenang
Berikan kau perlindungan
Sebagai pengingat teman
Juga sebagai jawaban
Semua tantangan*~~
"Yeeeyy abessss!!! Woi yang punya ciki bagu dong!!!" ucapan Niko itu sebenarnya seperti palakan.
"Woi! Bagi snack dong, Sal! Lo kan banyak tuh ada sepuluh snack. Bagi satu dong!" celetuk Vewet membuat Salsa memelototinya dengan tatapan, KALO LO MAU ENTAR GUE KASIH BUNGKUSNYA!
"Pelit banget sih lo! Salsa, mintain kek sahabat lo pelit banget!" bujuk Niko sembari menunjukan puppy eyes nya membuat Salsa mendengus, jijik.
"Kasih kek Sal, jan pelit-pelit. Kuburan lo entar sempit lho!" ucap Yasmine menakut-nakuti Salsa membuatnya cemberut.
Akhirnya Salsa mengambil snack yang ia bawa dan memberinya satu kepada VN yang diterima Niko dan Vewet dengan sangat bahagia.
"Nih!" ucap Salsa seraya memberi snack kentang berwarna coklat dengan rasa Barbeque kepada VN.
"Aduhhh, Neng Salsa ternyata canss banget yaaa, aduhhhh," ucap Niko dan Vewet barengan yang ditanggepin dengusan malas dari Salsa.
Vewet yang bernama asli Zenal Andero itu duduk berdua bersama Niko yang juga bernama asli Nikolasy Purnomo, itupun duduk berdua dengan memakan snack dari Salsa.
"Dua manusia bacot giliran dikasih makanan aje udah deh langsung kicep," celutuk Orland anak terdingin di kelas XI IPA 2 dengan mulut tajamnya, jangan dilupakan.
"YA BIARIN KITA BERDUA KICEP KALO DIKASIH MAKANAN! DARI PADA LO KAGA PERNAH NGEBACOT!" balas Vewet dengan masih mengunyah snack pemberian Salsa.
Orland langsung memberi tatapan tajam ke Vewet yang yang dibalas cowok itu dengan pelototan.
Niko yang melihat ajang pelototan antara Vewet dan Orland itu hanya bisa diam sembari menyuapi Vewet yang dibales Vewet dengan mangap.
"Sayang-sayang buka mulut kamu doongg," ucap Niko. "Nih ada ciki kentang mau masuk, ngeng-ngeng."
Vewet lalu membuka mulutnya dan Niko langsung memasuki ciki kentang itu kedalam mulut Vewet.
"IH SAYANG.. ORANG ITU KOK SEREM BANGET SIHH, MELOTOTIN KAMU!! ORANG ITU KUDU DISEMBUR-SEMBUR DULU KALI YA BIAR ENGGA MELOTOTIN KAMU DULU," ucap Niko sembari pura-pura takut membuat Orland naik pitam.
"IH SAYANG, KAMU EMANGNYA ENGGA TAU? DIAKAN EMANG GITU!!! KAMU TAU ENGGA ORANG YANG SERING DIPOJOKAN WAKTU ISTIRAHAT SAMBIL TIDUR ITU SIAPA?" balas Vewet seraya berbisik kepada Niko, yang masih kedengaran ditelingannya Orland membuat cowok itu memelototi dua objek diseberangnya.
Perdebatan mereka menjadi tontonan seru oleh semua teman-teman mereka yang lain. Ada yang menahan ketawa, ada yang ikut kesal juga, bahkan ada yang ingin menimpuk dua sejoli itu malahan, bahkan ada yang menjadikan snap untuk di kirim di instastory mereka.
"ENGGA TAUU!!" balas Niko seraya menggeleng polos membuat membuat siapapun yang melihat ingin menimpuknya dengan batu.
"ITU TUH DIA, YANG!!" balas Vewet dengan semangat empat lima.
Orland yang tidak terima dirinya menjadi bahan tertawaan berjalan kearah Vewet dan Niko lalu memukul kepala kedua cowok itu dengan botol yang tersisa setengah yang ia dapat dari teman sebangkunya itu.
Dan aksi Orland membuat semuanya nambah terbahak karena Niko dan Vewet mengaduh kesakitan sembari mengelus-elus kepada mereka yang kena pukulan keras dari Orland.
Akhirnya perjalanan mereka diiringi oleh candaan dari Niko dan Vewet yang membuat ramai Bis angkatan XI IPA 2
🍁
Mereka sudah sampai dipuncak Bogor. Pemandangan disekitar yang akan mereka buat camping sangatlah asri. Banyak sekali pepohonan yang mengelilingi anak kelas XI SMA Angkasa untuk bercamping itu.
"Oke anak-anak.. Ibu minta perhatiannya dulu," ucap Miss Helen selaku guru kesiswaan.
Anak-anak kelas XI SMA Angkasa sekarang memusatkan perhatiannya kepada Miss Helen yang cantik tanpa polesan make up itu.
Mereka sudah membangun tenda mereka masing-masing. Dan masing-masing tenda harus memiliki maksimal lima orang.
"Oke.. Kalian boleh istirahat, berkeliling, berfoto-foto, atau sebagainya.. Hingga sampai jam lima sore ini. Pada saat jam enam dan tujuh kuta akan makan bersama dan melakukan kegiatan api unggun," jelas Miss Helen.
"Kegiatan api unggun? kita-kita mau dibakar?" pertanyaan yang lebih mirip celetukan itu keluar dari mulut Ceysta yang membuat orang-orang yang mendengarnya menggeleng.
"Pacar lo selera humornya anjlok parah, No," kata Leon sembari cekikikan. Kevan hanya bisa menggeleng melihat tingkah laku kekasihnya. Kadang dia berpikir kenapa dirinya begitu menyayangi Ceysta yang absurd?
"Bukan gitu, Ceysta," Miss Helen menjeda ucapannya seraya mengelus dadanya perlahan, istigfar.
"Jadi kegiatan api unggun itu nanti kita akan bersenang-senang bersama dan melakukan permainan. Nanti akan miss kasih tau kita akan bermain apa," lanjut Miss Helen dengan sabar.
“Oohh, gitu ya miss,” ucap Ceysta sembari manggut-manggut, mengerti.
“Okee deehh sekarang kalian melakukan aktifitas yang kalian mau ya!! Nanti kalo sudah waktunya berkumpul dekat api unggun ya malam ini!” ucap Miss Helen lalu mengakhiri itu dengan senyum.
🍁
Sekarang The Kalbu dan CYRAL sedang duduk berbarengan. Dengan memainkan sebuah permainan yaitu, truth or dare.
Botol minum yang sudah kosong itu diletakan di atas papan kayu. Dan langsung diputar oleh Yasmine.
Yasmine memutar yang botol itu berhenti dengan mengarah ke Indra. Semuanya menyeringai kecuali Kevan, Liora dan juga Indra.
“Ngapain dah lu semua senyum-senyum ke orang gila?” tanya Indra setara bergidik.
“Gapapa,” balas mereka kompak.
“Yaudah gausah banyak bacot dah lo pada,” ucap Yasmine seraya mengetok-ngetok meja mengguna botol yang berada di atas meja itu.
“Lo mau pilih truth or dare?” pertanyaan itu terarah kepada Indra.
Indra tampak berpikir sejenak lalu berkata dengan santai, “truth ae dah.”
“Ayo-ayo kakam, yang mau kasih pertanyaan ke Indra dipersilahkan, ayo yo boleh-boleh,” kata Yasmine dengan suara ala-ala SPG yang sedang menawarkan barang.
“Dua pertanyaan bolehkan?” Tanya Ceysta yang dibalas anggukan dari yang lain, termasuk Indra.
“Lagi suka sama siapa? Terus sebutin kenapa lo bisa suka sama orang itu dan siapa orangnya,” ucap Salsa seraya menyeringai yang mewakili pertanyaan mereka semua.
“Anjir banget dah, itu gue disuruh jujur atau buat pernyataan sih?” tanya Indra seraya mendelik sebal kearah teman-temannya.
“Dua-duanya sabeb,” balas Ariel.
Indra tampak berpikir keras. Rasa malu sekarang sedang menjalar di seluruh tubuhnya untuk melontarkan beberapa kalimat yant sangat ditunggu oleh sahabat-sahabatnya.
Dengan sekali tarik napas, Indra mulai mencoba menguraikan kata-kata yang akan ia ungkapkan ke depan teman-temannya.
“Iya, gue lagi suka sama seseorang,” ucap Indra santai namun rona malu di pipinya yang tercetak jelas itu tidak bisa membohongi kalo dia sedang malu.
“Siapa tuuuuhh?!!!” seru Niko dari belakang yang ternyata sudah menguping sejak tadi.
“Lanjut, kenapa lu bisa suka sama dia dn siapa orangnya?”
“Ya karena dia baik, tegas, bijak, beda dari cewek lain, dingin tapi bacot, perhatian tapi ngeselin dan yang pasti dia udah bisa ngebuat gue engga terlalu larut dalam kesedihan ditinggal oleh Cia,” balas Indra membuat semuanya langsung merasa tidak enak.
“Udeh sih ***** kenapa sekarang lo pada diem-diem kayak kebelet boker dah?” ucap mereka membuat semuanya mendelik.
“Siapa orangnya anjer?” tanya Ceysta tidak sabaran.
“Orang itu disini, ada disebelahnya Arin. Yang lagi main hp dan masang earphone,” semuanya kompak menengok kearah sampingnya Arin yang langsung menemukan siapa orang yang dimaksud Indra.
Liora. Satu nama yang membuat semuanya mengangguk mengerti atas semua pernyataan yang terlontarkan dari Indra.
Liora yang risih karena menjadi tontonan mendongak dan melepas earphone yang berada di kupingnya, lalu mengernyit, bingung.
“Ngapa dah lo semua liatin gue kayak gitu? Idih banget,” ucapnya dengan jutek serah memanyunkan bibirnya.
“Yaelah! Udehh langsoongg jadian aeee!! Viwitt,” ucap Vewet yang diakhirinya dengan suara suitan.
“Ada kucing kejempet bunyinya ping-ping,” ucap Niko yang langsung di ga tak Kevan.
“Salah ****,” ucap Kevan santai.
“Yaudah, ada anjing kejempet bunyinya engek-engek,” kata Niko seraya nyengir.
“Eh lo bawa pisau ga sih? Kalo bawa minjem dong,” ucap Kevan seraya mengertakan jarinya.
“Buat apaan dah?” tanya Alief, mewakili mereka semua.
“Buat gorok si Niko. Abis ngeselin banget. Begonya ga ketulungan,” balas Kevan yang membuat mereka semua tertawa kecuali Niko yang sedang cemberut dan menatap semuanya datar.
“Cemirang bawa pohon di pundak,
Di bantuin sama kucing warna ijo,
Eh elo yang namanya Kevano jelek,
Gausah banyak bacot deh lo,” Pantun dari Niko membuat mereka tertawa.
Akhiran itu menjadi salah satu kisah yang akan mengawal mereka semua ke dalam kisah selanjutnya.
Mereka terlalu larut dalam cerita yang hangat dan ceria itu sampai mereka tidak menyadari ada seseorang yang mengeram kesal karena kebahagian diantara salah satu dari mereka.
Dan mereka ga tau nasib apa yang mengintai diantara mereka selanjutnya seperti apa.
🍁
Hai guys! Gimana ceritanya? Seru ga? Coba comment yaa!!! Jangan lupa klik suka juga!!! Follow aku untuk terus ikutin kisah Arin dan Ariel ya!
Wiih kira-kira kelanjutan cerita ini apa ya? Aduh jadi penasaran banget dehhh!! Ga sabar nunggu kelanjutannya.
Makanya jangan lupa follow aku, comment, like dan ikutin terus setiap partnya!
Btw, coba dong comment kalian ini antusias banget ga sih sama Kisah Ariel dan Arin ini.. Kalo iyaaaa, coba dong commentnyaaaa!!🌴
Jangan lupa follow instagram aku :
@andinildrr
Jangan lupa follow akun khusus story aku untuk mendapat notifikasi tentang informasi cerita-cerita aku dan keseruan lainnya di akun :
@storyof.ldrr
Suka quotes-quotes gitu? Yang galau-galau? Atau motivasi? Atau kamu yang lagi broken heart? Yaudah mampir atuh ke akun :
@naoumyquotes
Mau cari barang-barang kpop? baju? dan lain-lain? Tapi gatau harga yang murah dimana? Tenang, nih aku punya referensi akun jualan terbaik :
@travies0.olshop
Suka sama pemandangan? Tempat-tempat yang bikin seger mata? Dan sesuatu yang berbau aesthetic gitu? Yaudah skuylah cek aja ke akun :
@jaelaestetico
Mau kepoin tentang CYRAL? Dan nanya-nanya tentang mereka? Jangan lupa follow!! :
@arindybf_
@cystanindy_
@yasminefndi_
@lioratasyarf
@biancasalsa
Kalian juga mau kepoin tentang THE KALBU? Tenang, follow aja nih akun mereka!! :
@arielananta_
@kevanap19
@aliefnevandra
@indraaye
@leonzaa_
Sampai berjumpa di part 29 semuanya! Sampai Jumpa lagi!🐝 Jangan lupa untuk baca, 'Danger Girls!' OKEE!!
Te amo for you, All😘💖.
(Aku mencintaimu untuk kamu, semua😘💖).