
Sebenarnya gue hampir luluh sama dia. Tapi gue enek ngeliat dia berduaan terus sama cewe lain. Tapi nyatanya dusta.
🍁
Arin masih tetap di tempatnya melihati wajah sahabatnya satu persatu. Dia terharu karena, begitu besar rasa sayang mereka terhadap dirinya.
"Makasih banget ya.. Sorry kalo gue jadi bikin khawatir dan ngerepotin kalian," ucapnya dengan nada lirih—yang memang tidak dibuat-buat tersebut.
Sahabatnya memanglah segalanya. Arin bukanlah manusia sempurna. Arin juga tidak bisa menjadi kuat jika bukan ulah sahabat-sahabatnya yang selalu mendukungnya.
"Gue ga tahu. Selama ini gue ter--," ucap Arin terpotong karena Ceysta menaruh jari telunjuknya dibibir Arin.
"Lo ga mesti bilang maaf karena hanya ngerepotin kita. Kita ini sahabat! Udah hampir 7 tahun kita temenan, Rin!!!" ucapnya lalu menarik kembali jarinya.
"Kita juga ga merasa direpotin kali." sahut Liora dengan nada judes.
"Maaf? Emangnya lo punya masalah apaan sama kita?" tanya Yasmine.
"Dikata mau lebaran kali yaa? Minta maaf segala," sahut Salsa tidak mau kalah.
"Nyebelin lo semua. Seharusnya kalian itu terharu. Lah ini? Bikin gue ketawa." balas Arin sembari terkekeh diakhir ucapannya.
Mereka semua pun tertawa bersama-sama. Mereka tetap seperti ini. Tidak menambah dan tidak mengurangkan. Tetap lima dan selalu lima. Karena mereka, CYRAL.
"Oh iya. Entar kalian pulang sekolah mau ga main ke rumah gue?" tanya Arin yang dibalas anggukkan antusias.
"Naik apaan? Lo aja pulang biasanya dianter ojek, kan?" tanya Liora.
"Eh iya juga sih. Ayah gue juga belum dapet supir buat nganter jemput gue." ucap Arin sembari berpikir.
Ceysta yang sedari tadi mengetuk-ngetuk meja mendapat ide. "Aha!!" ucapnya antusias yang membuat sahabatnya menoleh kearahnya.
"Gimana pulangnya pake supir gue aja? Kan rumah gue juga searah sama lo, Rin?" ucap Ceysta yanh diberi anggukkan.
"Oh iya? Kenapa dari tadi gue ga kepikiran ya? Yaudah entar nebeng ke lo semua ya?" tanya Arin yang diberi anggukkan olehnya.
"Makanya tuh kepala isinya jangan sih Ariel teroooss!!" ucap Salsa yang membuat semuanya ketawa kecuali Arin karena ia sedang memberi tatapan tajam kepadanya.
🍁
Belajar dan mengajar di SMA Angkasa sudah berakhir. Sekarang CYRAL sudah berada didekat gerbang untuk menunggu supir Ceysta menjemputnya menuju rumah Arin.
Salsa melihat-lihat sekeliling dan menemukkan sesuatu yang mengganjal indra pengelihatannya. Ia melihat Ariel dan Siska sedang adu mulut dan Siska mencoba merayu Ariel untuk memboncengnya pulang.
Yasmine yang bingung sedari tadi Salsa melihati siapa akhirnya mengikuti arah pandang Salsa.
"Lo lagi ngeliatin mereka?" tanya Yasmine yang dibalas anggukkan oleh Salsa.
"Iya gue takut. Kalo si Arin ngeliat mereka nanti dia tambah marah sama sih Arie," balasnya seraya menghela nafas.
"Bener juga sih apa kata lo. Terus itu gimana? kalo sih Ariel bener-bener mau boncengin sih Siska? otomatis sih Arin pasti bakal ngeliat."
Salsa dan Yasmine berpikir keras supaya Arin tidak melihat mereka, yaitu Ariel dan Siska. Tapi, nampaknya usaha berpikir mereka sia-sia. Karena kini Ariel sudah melajukan motornya mendekat ke arah mereka.
"Gue mencium ada bau-bau kegaswatan," ucap Salsa
"Eta terangkanlah.. dung tak dung," lanjut Yasmine.
Arin yang sedari tadi sedang sibuk mengobrol dengan Ceysta terahlikan perhatiannya karena Liora terus menyenggol tangannya.
Liora yang malas diberi tatapan tajam oleh Arin langsung memberi kode dagu ke Arin. Arin yang tahu kode itu langsung mengikuti arah kode dari Liora.
"Sih Ariel kan itu?" pertanyaan itu dilontarkan oleh Ceysta.
"Bukan," balas Liora.
"Lah terus itu siapa yang lagi ngrboncengin sih Siska?" ucap Ceysta bingung, padahal ia benar-benar yakin itu adalah Ariel.
"Itu mah bukan sih Ariel tapi itu mah sih Ananta," balas Liora dengan lempeng dengan muka ingin di ajak baku hantam able.
Ceysta yang mendengar itupun langsung membuang muka, kesal. Liora nyebelin banget sih!!!!
Mereka yang tahu muka Arin sudah tidak enak dipandang akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan candaannya.
"Lo ga kenapa-kenapa kan? muka lo kecut bener kayak ketek kuli bangunan," kata Salsa yang langsung diberi pelototan oleh Arin.
"Asilnya gue udah mau luluh sama sikap dia ke gue. Gue aslinya udah mulai percaya kalo diaitu beda dari cowok yang lain. Tapi sekarang dia ngebuktiin kalo sikap dia sama aja kayak cowok lain."
Semuanya terdiam. Tidak ada yang membuka lagi suara kecuali bisingnya murid-murid yang lain, yang sedang menunggu jemputan.
Tak berselang lama supit Ceysta datang untuk menjemput. Mereka langsung naik dan selama diperjalanan itu juga Arin banyak sekali terdiam.
🌷
Sekarang CYRAL sedang mengobrak-abrik kamar Arin. Tapi sih pemilik membiarkan sahabat-sahabatnya itu melakukan sesuatu yang mereka suka
"Rin, nyetel lagunya one direction yaa?" tanya Ceysta sembari memegang album One Directions yang diberi anggukkan oleh semuanya.
Ceysta yang sudah mendapatkan izin dari empunya album bangkit untuk melakukan aksi selanjutnya. Setelah beberapa lama menunggu akhirnya terdapat gambar dari layar televisi yang terpasang dikamar Arin. Tapi sebelum mengintruksi. Ceysta memberi intruksi kepada sahabat-sahabatnya.
"Ehhh ini kita karaoke aja ya biar asik!!" ucapnya yang diberi anggukkan oleh semua
I might never be your knight in shining armor
I might never be the one you take home to mother
And I might never be the one who brings you flowers
But I can be the one, be the one tonight
***When I first saw you
From across the room
I could tell that you were curious. Oh, yeah
Girl, I hope you're sure
What you're looking for
'Cause I'm not good at making promises
But if you like causing trouble up in hotel rooms
And if you like having secret little rendezvous
If you like to do the things you know that we shouldn't do
Then baby, I'm perfect
Baby, I'm perfect for you
And if you like midnight driving with the windows down
And if you like going places we can't even pronounce
If you like to do whatever you've been dreaming about
Baby, you're perfect
Baby, you're perfect
So let's start right now
I might never be the hands you put your heart in
Or the arms that hold you any time you want them
But that don't mean that we can't live here in the moment
'Cause I can be the one you love from time to time
When I first saw you
From across the room
Girl, I hope you're sure
What you're looking for
'Cause I'm not good at making promises
But if you like causing trouble up in hotel rooms
And if you like having secret little rendezvous
If you like to do the things you know that we shouldn't do
baby, I'm perfect
Baby, I'm perfect for you
And if you like midnight driving with the windows down
And if you like going places we can't even pronounce
If you like to do whatever you've been dreaming about
Baby, you're perfect
Baby, you're perfect
So let's start right now***
Karena terlalu asiknya mereka berkaraoke sampai-sampai Bi Minah harus membuka secara langsung pintu kamar Arin. Seisi kamar tersebut sontak menengok kearah pintu. Ceysta mematikan suara karaokean mereka dengan cara mempause kaset pada layar televisi.
"Ada apa, bi?" tanya Arin ramah kepada Bi Minah.
"Ini non, bibi mau nganterin makanan sama minuman," ucap Bi Minah sembari menunjuk nampan yang ia bawa.
"Oalah, yaudah bi ditaruh dimeja belajarnya aku aja." Bi Minah pun langsung menuju arah meja belajarnya Arin.
"Makasih Bi Minah yang cuantikkk," ucap Salsa yang diberi kekehan oleh Bi Minah.
"Makasih ya bi," kata Yasmine.
"Makasih bi, maaf ngerepotin," ucap Liora.
"Makasih Bi Minahhh. Entar nih makanan gue bungkus aahh!!" ucap Ceysta.
Bi Minah menggeleng keheranan dengan sikap sahabat-sahabat anak majikannya. "Iya sama-sama, non. Bibi kebawah dulu ya mau ngelanjut beres-beres."
Bi Minah pun beranjak menuju pintu, "Bi Minah, makasih ya," ucap Arin yang diberi angukkan oleh Bi Minah sembari tersenyum tulus.
🍁
Setelah selesai karaoke CYRAL memutuskan untuk berhenti dan ngemil.
Liora hanya menengguk sekali lalu beranjak ke tempat tidur Arin.
"Yang gue jauhin deket novel-novelnya Sih Arin itu punya gue!" ucapnya Liora memberi tahu lalu tengkurep ditempat tidurnya Arin.
"Siapa juga lagi yang mau minum punya lo," sahut Ceysta, sepertinya dia masih kesal dengan kejadian tadi di sekolahnya.
"Weh, Rin. Gue mau nanya dong," ucap Salsa.
"Nanya apaan?"
"Lo emang beneran suka sama Ariel?"
"Hmm. Tadinya sih gue suka. Eh makin kesini gue kesel sama dia."
"Kesel kenapa?"
"Ya begitulah."
Yasmine dan Ceysta hanya menyimak dan Liora hanya mendengarkan saja.
"Lo cemburu? Setiap kali lo ngeliat Ariel selalu bareng cewek lain?" tanya Liora masih dengan posisi tengkurep.
"Cemburu? Mana ada dikamus diri gue," balas Arin datar kayak papan setrikaan.
"Yee dibilangin. Tadi tuh kata Liora bener, Rin. Kita ini udah temenan hampir 7 tahun lebih." balas Yasmine.
"Maksud lo?"
"Aduh sih Arin make nanya maksudnya apaan," balas Yasmine menggelengkan kepala.
"Sikap lo nunjukin kalo lo itu cemburu sama seseorang yang deket sama Ariel," ucap Salsa menjelaskan.
"Aish ngomong apa aja sih lo pada! Kaga tibrakan tidur gue!" ucap Liora sambil duduk seraya mengucek-ucek matanya.
"Dih sih ogeb. Perasaan tadi dia ngomong deh," ucap Ceysta malas yang ditanggapi dengusan oleh Liora.
"Ah bodo amatlah gue ga peduli!" ucap Arin membuat sahabat-sahabatnya menghela napas pasrah.
Tapi.. Apa bener gue cemburu kalo ngeliat seorang cewek deket sama Ariel? Kenapa bisa gitu? Apa jangan-jangan yang dibilang mereka bener kalo gue beneran cemburu? Terus kenapa gue bisa cemburu? Masa iya gue udah suka sama dia? Ga mungkin banget.
Ucapnya dalam hati. Salah benar rasa itu ada? Atau hanya kepedulian saja? Tolong siapapun, beri tahu ia secepatnya.
🍁
Hai guys! Gimana ceritanya? Seru ga? Coba comment yaa!!! Jangan lupa klik suka juga!!! Follow aku untuk terus ikutin kisah Arin dan Ariel ya!
Wah guys, ternyata Arin makin marah niihh. Aduduuhh sih neng geulis yang dingin ini kira-kira bakalan tetep dingin atau bakal terus mencair yaaa? hhmm, jadi penasaran dehh..
Makanya jangan lupa follow aku, comment, like dan ikutin terus setiap partnya!
Jangan lupa follow instagram aku
@andinildrr
Jangan lupa follow akun personal untuk mendapat notifikasi tentang cerita-cerita aku di:
@storyof.ldrr_
Suka quotes-quotes gitu? kata-kata galau? motivasi? mampir atuh ke akun:
@naoumyquotes
Mau kepoin tentang CYRAL? Dan nanya-nanya tentang mereka? Jangan lupa follow!! :
@arindybf_
@cystanindy_
@yasminefndi_
@lioratasyarf
@biancasalsa
Kalian juga mau kepoin tentang THE KALBU? Tenang, follow aja nih akun mereka!! :
@arielananta_
@kevanap19
@aliefnevandra
@indraaye
@leonzaa_
Sampai berjumpa di part 17 semuanya! Sampai jumpa di part selanjutnya!!!
Oh iya! Jangan luoa buat baca slcerita aku yang lainnya ya!! Ceirta ini semacam cerita-cerita tentang bullying gitu. Dana ku harap kalian bisa baca ini supaya kalian bisa ngambil hikmahnya! Dan yeps, bully itu adalah suatu hal yang hanya di lakukan oleh orng oengecut saja! Jadi.. di antra kalian para deaders aku ini ga ada yang pengecutkan?