After Being In Prison

After Being In Prison
Bab 34 : Baby Twins



“Astaghfirullah! Mas... liat itu" bisik Delia


“Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji'un, La Hawla Wa La Quwwata Illa Billah! Itu kan Jono, siapa perempuan yang duduk di sampingnya itu Sayang?" sahut Aldo


“Itu tan om ahat Nda" celetuk Bradley


“Hush! Bradley Sayang, kamu nggak boleh bicara begitu. Ingat ya, jangan sampai tante Salma tau soal ini. Kalo kamu ketemu sama tante Salma, jangan pernah bilang-bilang soal ini. Oke?" ujar Delia menasehati anaknya, Bradley hanya menanggapinya dengan anggukan kecil.


“Ya Allah, lindungilah rumah tangga sahabatku Salma. Jangan biarkan dia sakit hati karena mengetahui hal ini ya Allah, kasihanilah dia dan calon anak-anaknya. Semoga Bradley juga tidak membongkar rahasia ini, dia masih terlalu polos" do'a Delia dalam hati.


“Memangnya kamu sibuk apa sih Bang? Kok lama nggak ada kabar? Mana nomer WhatsApp aku kamu blokir lagi. Sebel aku jadinya" ujar Yasmin sambil cemberut.


“Nih..." Jono menunjukkan banyak uang kertas berwarna merah tepat di depan mata Yasmin.


“Aku sibuk mengumpulkan ini semua buat keperluan kamu. Gunakan ini sebaik-baiknya" sambungnya.


“Waaaah... makasih Bang, kamu baiiiik banget. Oh iya Bang, omong-omong aku boleh bicara serius nggak sama kamu?"


“Ngomong aja Sayang, ada apa sih?"


“Kamu... mau nggak nikah sama aku?"


“Ehm... maaf Sayang, Abang masih belum bisa menjawab pertanyaan kamu. Kalau sudah waktunya nanti, Abang bakal kasih tau ke kamu, oke?"


“Ya udah deh Bang, terserah kamu aja"


“Entah kenapa aku merasa ada yang aneh sama bang Jono. Aku harus cari tau" gumam Yasmin dalam hati.


***


Sementara itu Salma yang menunggu di rumah mertuanya mulai merasa khawatir dengan suaminya. Hilda juga sudah mulai khawatir. Mereka menunggu hingga siang berganti malam.


Jono baru pulang malam itu dalam kondisi berkeringat dingin. Salma dan Hilda yang melihat kondisinya mulai bertanya-tanya.


“Bang, kamu dari mana aja sih? Aku sama ibu khawatir Bang"


“Habis Jumatan lah"


“Sampai malam begini kamu baru pulang? Bang, aku ini lagi hamil, tolong kamu jangan menyembunyikan apapun dari aku Bang"


“Aku lembur seharian ini Salma, ada shift malam di hotel. Ini hasilnya, aku dapet semua ini dari pak Abraham. Kamu fikir uang ini dari mana? Hasil curian? Apa kamu masih menyangka bahwa aku ini mencuri Salma?"


“Astaghfirullah, Alma cuma tanya sama Abang, apa itu salah?"


“Ya Allah, anak-anakku... istighfar, ini sudah larut malam. Kita punya tetangga. Sudah, Ibu percaya kok sama kamu Jon, terima kasih atas semua kerja keras kamu demi kami semua"


***


⭐2 Minggu kemudian (Jumat 21 September 2029)


Salma bangun perlahan dari tempat tidurnya dan mulai merintih kesakitan memegangi perutnya.


“Ah, Au... Ya Allah! Sakiiit!" pekik Salma yang kembali menjatuhkan tubuhnya di atas kasur.


“Lho, Sayang? Udah kontraksi? Ayo kita ke dokter Sayang, ayo"


“Sakit Abaaang!"


“Iya, iya Sayang, sabar ya Sayang, kamu tahan dulu ya Sayang ya. Tenang Sayang, Abang ada di sini.


Jono segera membawa istrinya ke rumah sakit, sesampainya di sana dokter Amira segera menangani Salma. Jono ingin masuk ke dalam ruang persalinan namun dokter Amira keburu menutup pintu.


“Semoga istri dan anak-anakku selamat" gumam Jono dalam hati.


Sekitar 45 menit kemudian Salma berhenti berteriak. Dokter Amira keluar dari ruang IGD dengan wajah berseri.


“Pak Jono"


“Saya Dok... saya, bagaimana keadaan istri saya Dok? Anak-anak kami selamat kan Dok?"


“Selamat ya Pak, bu Salma selamat, dan si kembar lahir dalam keadaan sehat wal afiat. Sekarang Anda menjadi ayah. Sekali lagi selamat ya Pak"


“Alhamdulillah ya Allah ya Tuhanku. Saya bisa melihat istri saya kan Dok?"


“Tentu saja bisa Pak, silahkan" ujar dokter Amira mempersilahkan Jono masuk ke ruang IGD.


Di sana Jono melihat Salma yang sedang tersenyum lega dan diapit oleh 2 bayinya yang lucu-lucu. Air mata haru membasahi wajahnya.


“Bang, makasih ya kamu udah menepati janji. Ini anak-anak kita Bang, ganteng persis seperti kamu" ujar Salma dengan suara parau. Jono menghampiri istri cantiknya dan mengecup keningnya.


“Terima kasih Sayang atas semua ini" ujar Jono.


“Jangan berterimakasih sama aku Mas, berterimakasihlah pada Allah. Dia-lah Yang telah memberikan kita kesuburan seperti ini" sahut Salma.


“Iya. Omong-omong... kamu ada ide nama untuk anak-anak kita belum Sayang?"


Setelah berfikir panjang, akhirnya mereka sepakat menamakan si kembar dengan nama Muhammad Zidane Al-Faqih dan Muhammad Zayyan Ahmadinejad. Zidane dan Zayyan adalah nama panggilan mereka.


Bu Hilda mendapatkan kabar dari anak dan menantunya, hatinya pun merasa lega dan bahagia.


Jono memfoto istri dan 2 anaknya dan mengirimkan foto itu ke grup alumni SMAnya.


Alhamdulillah hari ini Jumat 21 September 2029 sekitar pukul 8 pagi, telah lahir ke dunia anak kembar kami Muhammad Zidane Al-Faqih dan Muhammad Zayyan Ahmadinejad. Minta do'anya guys supaya mereka menjadi anak shaleh, terima kasih atas pengorbananmu istriku tercinta @Aidah Salma ~Jono


Alhamdulillah, congrats buat Jono and Salma, selamat menjadi orang tua, semoga rumah tangga kalian makin berkah dengan kehadiran si kembar, Bradley titip salam buat kalian semua ~Delia


Baru punya anak kembar aja udah sombong selangit lu. Gue yakin anak gue lebih cerdas daripada anak kalian berdua ~Alex


Tutup mulutlu sebelum gue samperin dan gue acak-acak rumahlu ~Jono


Udah cukup! Jangan berantem di grup, kalian kan udah jadi ayah. Harusnya kalian malu sama anak-anak kalian ~Mita


Lu yang harusnya malu Mita, karena sampe' sekarang pun lu masih lajang dan kagak laku-laku ~Alex


***


⭐ Beberapa hari kemudian


Salma merasa kewalahan mengurus si kembar, akhirnya ia dan suaminya memutuskan untuk memanggil baby sitter untuk merawat Zidane dan Zayyan. Viona adalah namanya, gadis cantik berusia 23 tahun yang kakaknya juga seorang asisten rumah tangga di salah satu rumah seorang pria kaya raya.


“Siapa nama kamu?"


“Saya... Viona Tuan"


“Apa latar belakang keluarga kamu?"


“Saya anak yatim piatu Tuan, saya hidup seperti ini sejak usia 7 tahun, kakak saya juga sama. Dia berprofesi sebagai asisten rumah tangga. Sekarang dia sedang bejerja di rumah seorang pria kaya raya. Namun sayangnya imannya tidak kuat Tuan. Sekarang dia menjadi pelacur di luar sana. Dan bahkan dia punya anak hasil zina dari pria itu"


“Kakaknye pelacur? Pasti Yasmin kenal ame do'i. Dan pantes aje do'i jadi pelacur... adiknye aje mukanye kayak Ayu Ting Ting. Hehehe... kesempatan bagus buat gue mangsa dia selama kepergian Salma. Do'i keliatan polos dan lugu nih kayaknye. Lumayan" gumam Jono dalam hati.