Write Love On The Sky

Write Love On The Sky
Jalan Bareng



Meisya dan Firman duduk berhadapan, Susana begitu canggung. Meisya terlihat terlihat lebih tegang di bandingkan Firman, kedatangan Firman tanpa pemberitahuan sebelumnya membuat dia agak takut akan reaksi mamahnya.


"Mei.." Terdengar Firman memanggil dengan suara yang nyaris tak kedengaran.


Meisya tak menyahut dia hanya menatap wajah Firman, seolah - olah berkata ada apa.


" Mamah kemana? " Tanya Firman lagi


" Mamah? " Tanya Meisya bingung


"Iya mamah, mamahnya Mei kemana?" Ucap Firman lagi


"Owh mamah ada di dapur, mau ada perlu sama mamah?" Tanya nya lagi


"Iya mau ngomong sebentar." Jawab Firman


"Sebentar ya, Mei panggil dulu." Ucap Meisya sambil berjalan menuju ke arah dapur.


Tak lama muncul Bu Kinanti dan Rima serta di belakangnya Meisya. Lalu mereka bertiga duduk bareng.


"Ada apa nak?" Tanya Bu Kinan


"Mau izin, barangkali boleh saya mau ngajak Mei ke kota, gak lama ba'da Isya juga Insya Allah udah di sini lagi." Jawab Firman


"Mamah sama papah tahu gak, nak Firman mau ngajak Meisya? tanya Bu Kinan


"Sudah bu, Mereka tidak keberatan." Jawab Firman


"Ya sudah kalau sudah minta izin ke orangtua nak Firman mamah mengizinkan." ucap Bu Kinan


Meisya tampak canggung, sementara Firman tersenyum senang karena ibu Kinan mengizinkan dia pergi bersama Meisya.


"Udah siap? Tanya Firman


"Udah." Ucap Meisya


Ibu Kinan kembali ke depan karena firman dan Meisya mau pergi mereka berdua bersalaman lalu keluar dari rumah Meisya.


Mereka berboncengan menuju ke sebuah tempat, hari itu Firman sengaja mengajak Meisya untuk dibawa ke tempat mereka dulu sering bertemu saat mereka masih sekolah.


kurang lebih 1 jam perjalanan Mereka pun tiba di sebuah tempat wisata yang cukup sejuk di daerah tersebut yang terkenal dengan waduknya.


Firman memasuki tempat wisata tersebut lalu memarkirkan motornya dan mereka beriringan menuju saung gazebo.


"Aa sengaja ngajak kesini, setiap kesini aa selalu terbayang kita dulu. Makanya udah beberapa tahun gak kesini." Ucap Firman


"Heem, ingat dulu kita sering kesini, sehabis pulang sekolah aa jemput di gerbang kita kesini ya a." ucap Meisya sambil menikmati pemandangan waduk di depannya



"Aa beli minum sama cemilan dulu ya Mei." Ucap Firman


Meisya menganggukkan kepala sambil tersenyum. sepeninggal Firman Meisya asik menatap pemandangan di depannya dia teringat masa-masa sekolah dulu dengan masih mengenakan seragam sekolah dia pergi sama Firman ke tempat itu walau dulu. walau hanya sekadar jajan minuman dan cemilan tetapi itu sungguh membuat dirinya bahagia perhatian dan perlakuan Firman terhadapnya yang begitu tulus mencintai dan juga menjaga akan dirinya.


"Ini minumnya, hayo ngelamunin apa senyum-senyum sendiri Mei? Tanya Firman sambil memberikan minuman dan cemilan ke arah Meisya


Mahesa menerima minuman dia tersenyum sambil menatap Firman.


"Ingat akan dulu aja a, pertama kita jadian disini, hee... " Ucap Meisya


"Iya makanya Aa nggak sanggup kalau ke sini kemarin-kemarin setiap kesini pasti ingat kamu, di sini dulu Aa pernah mengungkapkan perasaan Aa sama kamu dan Alhamdulillah kamu mau menerima walaupun saat itu Aa belum punya apa-apa cinta kamu tulus tanpa memandang apapun dari Aa. Asal Aa lewat sini bawannya sedih Mei. " Ucap Firman menatap sendu Mei