
W Y N S T E L L E
"Selamat pagi Lina"ucap Vivi yang sedang mengemas buku pelajaran di meja belajar.
"Selamat pagi Vivi"ucap ku yang baru bangun tidur.
"Hari ini hari pertama mu Lina. Ayo cepat berkemas"ucap Vivi menatap ku.
"Baiklah, aku membersihkan diriku dulu"ucap ku sambil mengambil perlengkapan mandi di lemariku termasuk seragam sekolah Wynstelle.
"Oke... . Cepat ya Lina"ucap Vivi.
Beberapa menit berlalu....
Aku keluar dari kamar mandi. Aku heran kenapa Vivi bangun begitu cepat, padahal saat aku bengun jam menunjukan pukul 04:45. Jadi Vivi bangun pukul berapa kok dia pukul 04:45 sudah mengenakan seragam dan mengemasi buku pelajaran nya hari ini.
"Vivi..."ucap ku yang heran. Karena aku tidak melihat keberadaan Vivi di kamar.
"Vivi.... kau ada dimana"ucap ku sambil merapikan rambutku.
"Vivi... jangan main main. Kau ada dimana"ucapku memanggil Vivi setelah merapikan rambutku.
Setelah berkali Kali aku memanggil Vivi dan tanpa jawaban. Aku cepat cepat mengemasi buku pelajaran ku hari ini dan segera mencari keberadaan Vivi di sekeliling asrama wanita Wynstelle.
"Vivi... kau ada dimana"ucap ku sambil melihat sekitar asrama.
"Hai.... apa kau melihat Vivian Erling"ucap ku ke salah satu penghuni asrama wanita.
"Tidak... aku tidak melihat Vivi. Teman teman apa kalian melihat Vivi"ucap salah satu penghuni asrama wanita dan menanyakan keberadaan Vivi dengan taman tamannya yang berada di sebelahnya.
"Tidak... kami tidak melihat Vivi"ucap teman temannya salah satu peghuni asrama wanita.
"Memangnya kenapa... kamu mencari Vivi. Ada perlu apa"ucap salah satu penghuni asrama wanita.
"Tidak apa... . Dia teman sekamarku tapi setelah aku membersihkan diri dia tidak ada dikamarnya."ucap ku menjawab pertanyaan salah satu penghuni asrama.
"Oooh. Apakah kau Angelina Justis... murid baru disini" ucap salah satu penghuni asrama wanita.
"Iya..."jawab ku.
"Angelina ... biasanya sih Vivi berada di ruang kesehatan "ucap teman di samping salah satu penghuni asrama wanita.
"Benarkah.... terima kasih atas infonya. Aku pergi dulu ya... sampai jumpa"ucap ku sambil tersenyum manis dengan para penghuni asrama yang tadi memberikan info kepadaku.
Aku mulai keluar dari asrama wanita menuju gedung utama asrama Wynstelle. Aku sedikit hafal jalan dari asrama wanita ke ruang kesehatan. Sebab kemarin aku baru saja berada di ruang kesehatan.
Sesampainya aku di ruang kesehata di sana pun Vivi tidak ada.
"Aku harus cari dimana lagi Vivi. Aku tidak tau tempat ini"ucap ku di dalam ruang kesehatan dengan mata berkaca kaca.
Setelah itu aku langsung keluar dari ruang kesehatan. Aku melihat jam menunjukan pukul 06:55.
"Sudah pukul 06:55... . Vivi kau ada dimana"ucap ku dengan tetesan air mata yang jatuh dari mata ku.
Aku pun duduk di kursi panjang taman setelah keluar dari ruang kesehatan. Aku menangis karena aku belum tau tampat ini sebelumnya. Yang aku tau hanya ruang kesehatan,asrama wanita dan ruang kepala sekolah selain tempat itu aku belum tau di sekolah Wynstelle.
"Itu kan Lina... . Kenapa dia menangis disana"ucap joa yang melihat ku menangis di kursi panjang taman. Joa menghampiriku dan duduk di sampingku.
"Lina... "ucap joa yang heran sambil menatamku.
"Diam lah...Lina. Kenapa kamu menangis"ucap joa sambil mengelus rambutku.
"Joa..."ucap ku yang melihat nya duduk disampingku.
"Lina, kenapa kamu menangis dan dimana Fil. Kenapa dia tidak menemani mu" ucap Joa sambil memegang tangan ku.
"Sebenarnya... aku sedang mencari Vivi. Dia bilang akan menemaniku berkeliling asrama Wynstelle. Tapi setelah aku keluar dari kamar mandi dia tidak ada dan aku cari di ruang kesehatan juga tidak ada"ucap ku yang masih meneteskan air mata.
"Ooh. Ceritanya kamu disini tersesat setelah mencari Vivi dimana mana"ucap Joa yang masih memegang tangan ku.
"Iya ..."ucap ku sambil mengangguk.
"Ooh. Baiklah, aku akan mengantarmu keruang makan. Ini sudah pukul 07:30. Ayo kita ke ruang makan dan sarapan. Setelah itu aku akan mengantarmu ke kelas pertamamu"ucap Joa sambil tersenyum kepadaku.
"Baiklah Joa..."ucap ku sambil mengangguk.
"Sudah lah jangan menagis lagi. Nanti cantikmu hilang"ucap Joa sambil menggoda ku dan membuatku tersenyum.
"Joa..."ucap ku yang mulai tersenyum.
"Ayo lah..."ucap Joa yang berdiri dihadapanku.
"Ayo..."ucap ku yang berdiri dihadapan Joa.
Joa mengantarku ke ruang makan dan disana begitu banyak murid yang ada di sekolah Wynstelle. Setelah sampai Joa mengajakku untuk mengambil makanan di yang telah disediakan oleh kantin sekolah Wynstelle. Sekolah Wynstelle hanya menyediakan menu makanan vegetarian untuk para murid nya dan terkadang menyediakan menu makanan non vegetarian juga. Dan hari ini hanya tersedia menu vegetarian. Joa dan aku mengambil salad sayur dan buah dan kami duduk di meja dekat jendela yang menghadap taman sekolah.
"Kita duduk disana aja... Lina"uca Joa yang melihat lihat meja dan kursi yang kosong.
"Baiklah Joa. Aku ikut aja"ucap ku sambil menatap Joa.
"Silahkan duduk Lina"ucap Joa sambil membuka kan kursi untuk ku.
"Terima kasih Joa. Kau sangat baik padaku"ucap sambil menatap nya.
"Silahkan makan...dan selamat makan"ucap Joa yang duduk di hadapanku.
"Baiklah... selamat makan"ucap ku kepada Joa.
"Vivi..."ucap ku yang kaget.
"Kau dari mana aja. Aku mencarimu kemana mana"ucap Vivi.
"Seharusnya kau menjaganya Vivi. Dia belum. Mengenal tempat ini, kenapa kamu membiarkan nya sendiri di kamarnya."ucap Joa yang mulai kesal.
"Maaf... Joa aku hanya pergi sebentar tadi aku dipanggil oleh Prof. Natalie Hershlag di ruangannya."ucap Vivi yang merasa bersalah.
"Maaf kan aku ya Vivi telah membuatmu repot"ucap ku kepada Vivi karena merasa merepotkan.
"Tidak apa... yang penting kamu sekarang ada di hadapan ku dan baik baik aja."ucap Vivi sambil tersenyum kepadaku.
"Vivi... apa kau bertemu dengan Filbert tadi"ucap ku yang tegang.
"Emm... iya dia juga mencarimu Lina. Dan dia sangat marah kepada mu karena kemarin dia bilang dia akan menemani mu kan. Tapi kau menghilang."ucap Vivi yang sedikit tegang.
"Iya... tapi sekarang dia ada dimana"ucap ku kepada Vivi. Dan tiba tiba Filbert datang dengan wajah yang sangat marah dan dibelakangnya juga ada beberapa teman nya yang mengikutinya sambil membawa sarapan mereka menuju meja dan kursi makan yang kami dudukin. Dan Dia duduk disamping Joa diikuti oleh beberapa temanya yang lain
"Filbert maaf kan aku"ucap ku yang gugup dan gemetar.
"......."
"Kau marah kepadaku Fil" ucap ku yang tidak berani menatap Fil yang sangat marah.
"Hai... Lina"ucap salah satu teman Fil.
"Hai... "ucap ku yang masih takut.
"Perkenalkan nama ku Amelie Reynard kamu bisa memanggilku Amel dan ini teman teman ku Filbert Orlando ,Joachim Reynard ,Kendrick Zohar ,Roland Landry ,Ivander Herwit ,Dennis Kentaro ,Leonor Hermes ,Gabriela Godwin ,Vivian Erling dan Jennifer Berwin " ucap Amel dengan cepat.
"Amel... pelan pelan. Lina jadi bingung"ucap Jennifer sambil tertawa kecil.
"Jadi aku harus memperkenalkan kalian seperti apa kepada Lina" ucap Amel yang mulai kesal.
"Begini aja kalian perkenalkan satu satu kepada Lina. Setuju semua"ucap Vivi dengan tersenyum kecil.
"Baiklah... kami setuju"ucap Amel dengan semangat.
"Dari siapa dulu"ucap Vivi sambil menatap semua teman temannya.
"Tidak ada yang mau... . Baiklah kita mulai dari Den"ucap Vivi sambil menatap teman teman nya.
"Aku... " ucap Dennis yang terkejut.
"Iya ... kamu "ucap Vivi sambil tersenyum lebar.
"Baiklah... nama ku Dennis Kentaro biasa dipanggil Den atau Dennis"ucap Dennis sambil tersenyum kecil.
"Selanjutnya Ken , Ela , Ron , nores , Ivan dan Jenni... oke" ucap Vivi yang menatap teman temannya
"Hai... namaku Kendrick Zohar biasa di panggil Ken"ucap kendrick dengan senyum manis dan tatapan khasnya.
"Hai... namaku Gabriela Godwin biasa di panggil Ela atau Riela"ucap Gabriela sambil menatap ku sedikit sinis.
"Hai... namaku Roland Landry biasa di panggil Ron"ucap Roland sambil menatap ku penuh makna.
"Hai... namaku Leonor Hermes biasa di panggil Nores" ucap Leonor sambil tersenyum kecil.
"Hai ... namaku Ivander Herwit biasa di panggil Ivan"ucap Ivander yang lumayan kaku.
"Hai... namaku Jennifer Berwin biasa di panggil Jenni"ucap Jennifer sambil tersenyum lebar.
"Salam kenal semuanya. Nama ku Angelina Justis biasa di panggil Lina"ucap ku sambil tersenyum manis.
"Sudah semuakan...."ucap Vivi yang mulai bangkit dari tempat duduknya.
"Belum semua. Fil ,Joa dan kamu belum Vivi"ucap Amel yang mulai berdiri dari tempat duduknya.
"Kami sudah saling kenal kemari. Lagi pula aku dan Lina satu kamar"kata Vivi yang berjalan keluar kantin.
"Baiklah... sebentar lagi kelas dimulai. Lina ayo aku akan mengantar mu ke kelas pertamamu."ucap Fil yang mulai keluar dari kantin.
"Baiklah Fil... teman teman aku pergi dulu. Sampai jumpa"ucap ku dengan tersenyum manis dan mengejar Fil yang telah keluar dari kantin.
Setelah keluar dari kantin kami menuju ke ruang kelas pertama ku. Selama di perjalanan menuju ruang kelas pertamaku, aku dan Fil hanya terdiam tanpa satu kata pun dan tiba tiba Fil berhenti yang membuatku menabraknya karena aku berjalan dibelakangnya tanpa melihat saat dia berhenti.
"Prak..."
"Aduh... . Maaf "ucap ku yang meminta maaf karena menabrak Fil.
"Masuklah ini kelas mu"ucap Fil yang kaku dan menatap ku tajam.
"Baiklah... Fil. "Ucap ku kepada Fil yang berada dihadapan ku sambil menunduk.
"Setelah kelsa mu selesai nanti kau temui Vivi atau yang lain. Karena aku tidak ada di sekolah."ucap Fil kepada Ku dengan tersenyum kecil.
"Kamu mau kemana"ucap ku yang penasaran.
"Aku ada kelas yang harus berada di luar sekolah "ucap Fil dengan lantang.
"Ooh... maaf kan aku dan aku ucapkan terima kasih atas semuanya"ucap ku sambil tersenyum manis dan menatap Fil dengan senang.
Fil hanya mengangguk kepadaku sebelum dia pergi dari hadapan ku dengan cepat.
Note : maaf ya ceritanya tidak nyambung, kata kata nya kurang pas dan tanda bacanya yang masih acak acakan.