
Terbangun dari tidurku. Dan benar saja apa yang dikatakan Clover padaku, aku sekarang berada di kamarku.
Boom... boom...boom...
Suara yang sangat keras dari arah luar kamar. Aku bengkit tadi tempat tidur dan aku melihat diranjang ada sebuah pedang yang sangat indah, pedang yang mengkilat, berwarna emas, serta di lapisi oleh batu permata. Aku mengambil pedang itu dan disebelah ledang itu terdapat sebuah surat serta kantong yang diberikan Ivan kepadaku.
ISI SURAT
Dari Clover
Untuk Angelina
Hallo Lina...
Sepertinya kondisimu sudah membaik sekarang.
Aku membuatkan pedang itu untukmu, agar bisa melawan kelompok Ring Of Fire.
Kau adalah satu satunya harapan bagi kakamu Kate. Dia menunggumu untuk membebaskannya. Aku tidak tahu bagaimana kau bisa mendapatkan bahan bahan yang susah di cari tersebut, bahkan tidak ada yang pernah bisa mengambil benda benda itu. Pedang yang aku buat satu satunya yang bisa menghancurkan sihir dari benda Zodiac terpilih. Jadi gunakan pedang ini sebaik baiknya jangan sampai mereka merebutnya dariku. Dan ingat jika dalam peperangan jangan menjadi lemah karena lawanmu itu adalah orang terdekatmu. Dalam perang musuh tetaplah musuh maupun itu teman, keluarga dan lainnya. Mereka adalah musuh.
Clover.
Setelah membaca surat itu, terdengar suara dentuman keras lagi dari arah depan gedung serta terdengar banyak teriakan siswa siswi. Aku terkejut dan meninggalkan kamarku, aku mengganti pakaianku dengan cepat menjadi pakaian sekolah Wyntelle karena dengan berpakaian Wyntelle kekuatan kami makin bertambah.
Aku berlari keluar kamar dengan cepat dan menuju arah suara itu.
Anggota Ring Of Fire sudah merusak bebarapa Fasilitas Wynstelle. Dengan jubah Hitam, mereka ada yang menggunakan senjata dan sihir untuk menyerang kami. Aku melihat banyak teman temanku terluka karena melawan anggota Ring OF Fire. Aku melihat Amelie, Roland, Kendrick, Gabriela,Vivian, Joachim melawan kelompok Ring Of Fire dengan kekuatan mereka serta senjata mereka tapi hasilnya sia sia, kekuatan mereka tak sebanding dengan kekuatan dan banyaknya anggota Ring Of Fire. Aku sangat geram, aku turun langsung ke medan perang dengan pedangku. Tanpa basa basi aku memusnahkan anggota Ring Of Fire dengan pedang itu. Tanpa ampun aku menyerang mereka. Filbert dan Jack melihatku menyerang anggota mereka, dia memerintahkan semua anggotanya menyerangku karena melihat pedang yang aku pakai. Tanpa basa basi teman temanku semua mengelilingiku untuk melindungiku bukan hanya teman teman satu kelompokku tetapi ada anggota OSIS yang lain serta teman se zodiak yaitu Cia melindungiku. Kendrick dengan cekatan menyerang mereka dengan pedangnya dan berteriak kepada Ivan, Gabriela serta Jennifer untuk membawaku ketempat yang aman.
Ivan tanpa berpikir panjang menarik tanganku dan membawaku pergi dari tempat itu. Dari arah yang semakin jauh Kendrick dan lainnya melawan mereka, tapi kekuatan mereka sangatlah kecil dibanding dengan kekuatan Anggota Ring Of Fire itu. Jadi saat aku mulai pergi meninggalkan mereka. Satu per satu mereka terbunuh dengan pedang dan sihir. Aku menangis... bagaimana mungkin aku membiarkan mereka mati hanya karna untuk melindungiku. Ivan, Ela, Jennifer juga menangis saat melihat mereka terbunuh. Ivan menghapus air matanya dan membawaku pergi dengan sangat cepat. Sementara Ela dan Jennifer ingin menghalangi mereka agar aku terlindungi. Ela dan Jennifer terdiam di tempat untuk menghalangi mereka sementara aku dan Ivan masih berlari menjauh.
Kami masih berlari ke arah hutan dan disana kami dikepung dengan anggota Ring Of Fire. Mereka mengelilingi kami... Ivan berbisik kepadaku
"Lina... jangan takut. Hapus air matamu! Tetap tenang dan fokus. Ingat lakukan apa yang pernah kita pelajari disekolah tentang menyerang dalam bermain pedang. Anggap saja mereka adalah boneka yang biasa kita pakai dalam latihan. Fokus dan fokus. Semua kekuatan ada di tanganmu. Kau pasti mengerti mengapa aku membawamu bertemu dengan makhluk aneh di Olympus kan" ucapnya bisik sambil tetap waspada.
Setelah Ivan berbicara denganku, anggota Ring Of Fire menyerang kami. Ivan terluka di lengannya karena sabetan pedang dan hujan anak panah yang mengenai kaki dan tangannya. Dia tetap kokoh karena dia yang mengendalikan sihir benteng pertahanan untuk kami, tetapi dia tetap terluka. Aku yang tak tahan melihat itu semua, dengan seluruh kekuatan ku aku mengeluarkan semua eleman, zodiac dan sihirku untuk melawan mereka. Aku tak mengampuni semua anggota Ring Of Fire itu, semuanya telah musnah ditanganku.
Ivan terbaring ditanah dengan darah yang mengalir keluar dari tubuhnya. Dia meringik kesakitan, aku memangku kepalanya dan mencoba untuk menyembuhkannya. Aku mambawa kantong yang di berikan Ivan waktu itu dan didalamnya masih tersisa benda benda. Aku mencoba semuanya untuk menyembuhkan Ivan, dalam tangis aku benar benar panik. Baru saja aku melihat semua temanku tewas ditangang anggota Ring Of Fire dan sekarang Ivan sekarat dipangkuanku.
"Lina... jangan menangis... aku baik baik saja! Kau ha-harus selamat. Ka-kami mengandalkan mu teman. Hanya kau yang aku harapkan. Filbert dan Jack itu..." ucapnya dengan menahan rasa sakitnya
"Mereka adalah anggota Ring Of Fire. Jack adalah anak dari pemimpin kelompok itu dan Filbert ingin membalaskan dendam dengan apa yang dia rasakan sewaktu kecil dulu kepada orang orang disekitarnya dengan menjadi anggota Ring Of Fire." Kata kata yang masih bisa keluar dari mulutku.
"Uhuk... Kau sudah mengetahuinya? Aku harap kita bisa bertemu lagi suatu saat nanti. Dan ingat jangan pernah kau melupakan kami. Aku harap kau tidak mudah percaya dengan orang yang baru kau kenal. Serta ingatlah kami semua temanmu. Walaupun dia menghianati kita, tapi kita tetap teman kita. Lakukan yang terbaik aku berharap kepadamu." Ucap Ivan dengan terbata bata
Para anggota kerajaan Olympus menemukan ku di hutan. Dewa Zeus datang dengan menggandengku, sedangkan para dewa yang lain membawa Ivan, Jack dan Filbert. Aku dibawa nya pergi ke istanah Zeus, dia menyuruh tabib untuk mengobati lukaku. Saat itu semua orang yang di penjara oleh anggota Ring Of Fire terbebas termasuk Kate.
3 bulan kemudian...
Hari hukuman untuk anggota Ring Of Fire yang masih hidup. Hari ini mereka semua akan dihukup mati dengan memotong kepala mereka di hadapan umum. Aku bersama dengan Dewa Zeus duduk disampingnya. Aku masih trauma dengan apa yang terjadi waktu itu. Aku hanya duduk terdiam dan tak jarang menangis tersedu sedu. Waktu dipanggilnya para tahanan itu, aku tersadar dan melihat ke arah pintu masuk yang akan dilewati tahanan itu. Tak kusangka Filbert dan Jack masih hidup. Dia diseret oleh prajurit istanah dengan kasar serta dengan sok sorakan para masyarakat yang melihatnya. Bukan hanya mereka berdua tapi George dan anggota lainnya dihukum. Mereka dihukum secara bersamaan.Filbert dan Jack menatapku yang tepat berada dihadapannya. Saat kepala mereka semua terpotong aku hanya bisa menutup mataku. Didalam hatiku hanya ada rasa kebencian untuk mereka.
Saat setelah pemenggalan itu terjadi aku dibawa untuk menemui Kate oleh Dewa Zeus dan Zeus menceritakan semuanya tentang hubunganku dengan Kate. Zeus memutuskan untuk membawaku pulang ke bumi.
Untuk gelar Zodiac terpilih aku gagal mendapatkannya. Karena aku merencanakan penyerangan kepada Ring Of Fire tanpa sepengetahuan guru atau semacamnya.
Kate membantuku mengemasih pakaianku. Aku hanya duduk terdiam di ranjangku. Kate melihatku sangat khawatir, dia terus mengemasi barang barangku.
"Lina... ini semua barang kenang kenangan dari teman temanmu. Orang tua mereka memberikan ini kepadamu. Dia sangat senang kau selamat" ucapnya sambil memasukan barang barang itu ke dalam tas ku.
Tepat pukul 00:00 aku berada di depan pintu gerbang Olympus. Aku mengenang bagaimana saat pertama kali aku ke sini. Filbert dan Joa menjemputku dangan wujud mereka yang berbeda, sehingga aku ketakutan dan jatuh pingsan. Ha... itu kenangan yang sangat indah. Pintu life itu terbuka, aku dan Kate masuk kedalam sana.
........................................
Kring... kring... kring...
"Lina... bangun sayang sudah pagi. Hari ini hari pertama mu di Universitas. Kau harus datang tepat waktu" teriak Mom dari arah dapur.
"Aw.... ya Mom... aku sudah bangun." Aku berlari turun ke dapur.
Angelina....
Kembali menjadi Lina yang dulu, selalu ceria tapi pendiam. Benar benar melupakan apa yang terjadi di Wynstelle, Olympus.
"Wow... selamat pagi semuanya!" Ucapku
"Pagi... Lina" ucap Kate.
"Kak Kate!" Bisiku
"Iya"
"Aku ingin tahu, siapa pria yang ada di ponselmu itu?"
"Ish... Lina! "
"Ayo anak anak kita makan." Teriak Mom sambil mengambilkan makanan kami
Hari pertama di kampus, wow... aku tak bisa membayangkannya. Aku berangkat dengan kak Kete yang satu kampus denganku. Aku mengambil fakultas kedokteran di kampus itu. Sementara Kate mengambil fakultas spikologi. Kami beda jurusan tetapi kami saling membutuhkan.
Hari pertama adalah yang paling berat menurutku. Saat istirahat aku pergi ke perpustakaan dan mencari buku tentang kedokteran. Aku tertarik dengan satu buku yang sangat menakjubkan di sana. Aku mangambilnya dan membacanya. Buku itu tentang Zodiac. Wow... aku suka dengan zodiac. Aku membaca buku itu tapi isi buku itu sangat janggal karena isi dari buku itu pernah aku lalui, tapi kapan?. Aku berusaha mengingatnya. Ada 12 orang duduk di kursi panjang perpustakaan tempatku duduk. Ada 2 orang tampan duduk di sampingku. Pertama aku tak menghiraukan mereka tetapi seingatku, mereka adalah...
Aku meneteskan air mataku. Aku membuka isi tasku dan isi tasku itu berubah menjadi, benda benda peninggalan para teman persejuangan ku di Olympus serta sebuah buku yang di gambar untuk mengenang kegiatan kami semua saat berada di Olympus. Aku menangis, sungguh tak percaya! Semua orang yang ada disekitarku sangat mirip dengan teman temanku di Olympus. Teman teman yang sudah mati terbunuh.