
Filbert yang kembali melapor kepada kelompok Ring Of Fire, saat itu mereka sudah mulai menjalankan rencana mereka. Sementara Jackson berusaha meyakinkan ayahnya dan seluruh anggota penting di Kelompok Ring Of Fire kalau dia mendukung mereka karena dia ingin membalaskan dendam karena telah dihianati.
"Ayah maafkan aku! Aku sudah bersalah! Seharusnya aku tidak seperti itu kepadamu! Sekarang aku tau betapa menyakitkanya itu semua!" Memohon agar George memaafkannya
"Kau baru menyadarinya? Seharusnya kau sadar sejak dulu! Aku sudah memaafkanmu. Kau anak laki lakiku yang sangat ku sayang, mana mungkin aku tidak memaafkanmu! Ceritakanlah apa yang terjadi kepadamu. Ayah akan membantumu dalam semua hal" George percaya dengan semua yang dikatakan oleh Jack karena Jack anak tersayangnya
"Jadi begini..." Jack mengarang semua cerita agar ayahnya yakin kepadanya.
"Bagaimana dia bisa menyakiti hatimu. Siapa wanita itu! Ayah akan memberikan dia pelajaran." Ucapnya marah
"Jangan begitu ayah! Aku sangat mencintainya, aku tidak ingin dia terluka sedikitpun"
Saat Jack sedang berbicara dengan ayahnya tuan George, ada seorang panglima dan seorang mata mata yang melapor bahwa mereka sudah menyiapkan matang matang untuk penyerangan besok.
Jack yang mendengar itu, sangat terkejut. Karena apa, mereka baru saja menjalankan misi rahasia dan baru memulai permainan tetapi mereka kalah cepat dengan kelompok Ring Of Fire.
Filbert yang masih disana pun hanya bisa terdiam dan memikirkan apa yang harus mereka lakukan besok. Mereka sama sekali belum memiliki persiapan yang benar benar matang untuk melakukan pertempuran. Sementara besok adalah hari yang ditentukan untuk melaksanakan penyerangan lagi. Besok itu adalah hari dimana ada ujian tahap awal pemilihan Zodiac terpilih.
Untuk menjadi Zodiac terpilih semua murid nantinya akan melakukan beberapa tes dan ujian kelayakan mereka selama seminggu. Biasanya diadakan saat menjelang akhir tahun ajaran. Yaitu biasanya diadakan dibulan November dan Desember.
"Kalian akan menyerang mana? Kenapa begitu cepat?"Dengan santai nya Jackson bertanya kepada ayahnya
"Kenapa? Kami selalu melakukan ini dengan dadakan. Besok adalah waktu yang tepat untuk melakukan rencana. Semua orang akan ada di 1 aula besar untuk melakukan tes" jawab George dengan tawa lebar
"Tapi ayah! Kenapa tidak saat tes kekuatan Elemen pada hari ke-5. Mereka akan melakukan tes itu di ruangan terbuka dan itu bisa kita manfaatkan. Dengan berada di ruangan terbuka kita menyerang mereka dari berbagai arah dan kita pun bisa menghabisi mereka"ucap Jack
"Benar juga yang kau bilang itu Will, ayah suka dengan rencanamu dan memahami apa yang ingin kau sampaikan"
"Tapi Tuan George! Kita sudah menentukan hari esok untuk melakukan penyerangan itu" sahut panglima itu.
"Aku membiarkan mereka hidup lebih lama lagi. Karena putraku sudah kembali lagi kepadaku"
"Tapi..."
"Sudahlah... atur lagi rencana dan bawa juga Filbert, dia bagian terpenting sekarang. Aku sudah melihat keahlian dia dalam melakukan semuanya. Dia pantas untuk menjadi wakil panglima sekarang" Filbert disuruh untuk menghadap
"Baiklah..."
"Sebentar dulu... saat penyerangan itu terjadi aku ingin kalian menangkap gadis itu. Aku ingin lihat bagaimana dia bisa meloloskan diri lagi kali ini. Dengan tertangkapnya dia kita akan lebih mudah menghancurkan mereka." Ucap George kepada panglima itu
"Siapa gadis yang kau bicarakan ayah?"
"Seorang gadis yang memiliki benda sangat penting di antara ke 11 Zodiak yang lain. Dia datang dari bumi, dan dia adalah anak dari salah satu orang yang telah membunuh kakakmu itu!"
Jack hanya bisa terdiam saat mendengar itu. Karena dia tau siapa yang dimaksud oleh ayahnya. Dia dan Filbert harus berusaha untuk menyelamatka Angelina agar dia tidak ditangkap.
☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆
Berada di sebuah kelas yang sepi dan belum ada seorang pun didalam nya aku benar benar bosan. Aku berpikir 'kemana mereka?Biasanya mereka duluan yang berada di kelas' aku merasa sepi. Aku memutuskan untuk keluar kelas dan berkeliling taman sebentar. Saat aku membuka pintu, ada seseorang dari luar juga membuka pintu dengan keras dan itu membuat tanganku terlukan.
Ngiut...duar...
"Aaaaa.... tanganku!. Hey! Apa kau tidak bisa pelan pelan membukanya?" Ucapku dengan tangan ku yang terluka.
"Maafkan aku! Aku tidak sengaja Lina. Maafkan aku Lina... maaf. Apakah tangan mu baik baik saja?" Ucap orang itu
"Aaaauu... sepertinya tanganku terkilir, Ivan kenapasih kamu itu tidak pernah hati hati?"
"Ya maaf. Aku tidak tahu, aku melihat dari jendela tadi tidak ada orang jadi aku membukanya seperti itu! Tangan mu terkilir, ikutlah denganku ke ruang kesehatan" memegang tanganku yang satunya dengan kuat dan membawaku pergi ke ruang kesehatan
"Suster... siapapun di sini tolong! Ada yang membutuhkan pertolongan!" Teriak Ivan di ruang kesehatan
"Mana yang membutuhkan bantuan?" Ucap salah satu petugas kesehatan yang ada disana.
"Ini Marco... dia yang membutuhkan bantuan. Tangannya tadi membuka pintu dan aku juga, aku menghempaskan pintu itu dengan kuat dan membuat tangannya terjepit diantara pegangan pintu itu" jelas Ivan
"Ooh... baiklah Ivan, aku akan mengeceknya dulu. Angelina... boleh ku lihat tanganmu?"
"Angelina... ini tanganmu ingin saya GIF, dan akan bisa digunakan lagi sekitar 3 hari lagi. Tapi jika tidak begitu tanganmu tidak akan bisa digunakan sekitar 1 minggu. Karena Ivan mendorongnya dengan sangat keras jadi akan lama masa pengobatannya " ucapnya
"Tapi bagaimana dengan tes nanti Marco. Tes itu akan diadakan besok selama 1 minggu kedepan? Dan tangan yang terluka adalah tangan kanannya!"
"Itu juga yang menjadi masalah nya! Aku tidak bisa melakukan apapun saat itu untuk mengobatinya. Semua kekuatan kita telah diambil kecuali kekuatan zodiac dan elemen kita. Agar tidak berbuat curang saat melakukan tes itu."
"Jadi kekuatan semacam sihir tidak dapat digunakan untuk saat ini?" Tanyaku
"Iya Angelina, Itu tidak dapat digunakan. Jika saja bisa digunakan aku akan mengobati lukamu dalam sekejap mata." Jawabnya
"Ooh... ya sudah tidak papa, tangan ku akan baik baik saja. Aku akan melakukan terbaik untuk tes besok dan seminggu yang akan datang" ucapku
"Lina... aku minta maaf... ini salahku. Aku tidak seharusnya melakukan itu. Maaf..."Ivan meminta maaf dengan sangat menyesal
"Tidak masalah... aku akan berusa semampuku dengan tangan sebelahku"
"Ya sudah aku mau pergi ke kantin, aku sangat lapar" ucapku
"Baiklah ayo akan aku antar kau" sahut Ivan yang saat itu merasa sangat bersedih.
Aku berjalan menelusuri lorong sekolah untuk sampai di Ruang makan. Ivan selalu bersamaku dia membawakan ku makanan dan menarikan kursi untuk ku duduk. Dia benar benar merasa sangat bersalah dengan perbuatanya. Kami makan bersama, dia tidak mengizinkan ku untuk menggunakan tanganku. Dia menyuapiku makanan dan membuat seisi ruangan melihat kami berdua tanpa kecuali ke 3 pria kemarin: Jackson,Filbert dan Joachim. Mereka melihat kami dengan perasaan dan wajah yang tidak suka. Mereka emang seperti itu
"Jangan pikirkan pandangan orang lain. Di sini aku sangat merasabersalah dengan tindakanku tadi. Jadi aku melakukan itu... tanganmu di GIF dan itu akan sembuh sekitar 3 hari lagi. Aku ingin kamu sembuh dan bisa melakukan tes dengan baik. Aku ingin kamu menjadi Zodiac terpilih" ucapnya panjang
"Kau seharusnya tidak usah berlebihan juga Ivan" aku tersenyum
Aku melihat mereka bertiga dari kejauhan dan memberikan isyarat agar aku ikut dengan mereka. Aku meminta izin kepada Ivander untuk pergi sebentar. Dia pertama tama tidak mengizinkan ku pergi sendiri tanpa dia. Aku membujuknya dan akhirnya dia setuju.
"Sampai jumpa Ivan..." salamku ke Ivan
"Sampai jumpa Lina..." balasnya
Aku pergi mengejar mereka bertiga, aku tau dimana mereka berada. Aku mengarah ke ruang tersembunyi yang ada di balik pohon besar saat Joachim dan Filbert waktu itu diobati oleh Jack saat itu. Aku masuk dan melihat mereka sudah memulai perbincangan.
"Hallo semuanya..." salamku
"Hai Lina..." balas mereka
"Kenapa tanganmu?" Tanya Filbert
"Eemm... ini tadi saat di kelas, Ivan tidak sengaja membuka pintu dengan semangat saat aku juga membuka pintu itu dan hal hasil seperti ini jadinya" jawabku.
"Ooh jadi seperti itu... Lina kita sekarang dalam masalah!" Ucap Jack
"Masalah apa" ucapku dan Joa bersamaan
"Jadi begini..." Jack menceritakan tentang yang terjadi tadi di istana Ring Of Fire
Aku benar benar frustasi dengan ini, bagaimana kami akan melawan mereka hanya dengan 4 orang. Sedangkan kelompok Ring Of Fire sangatlah besar, kekuatan mereka pun sangat kuat. Aku tak habis fikir...
"Jackson!apakah kau bisa membujuk ayahmu. Untuk menunda penyerangan mereka?" Letukan Joachim
"Aku tidak tau? Tapi aku akan berusaha" jawab Jack
"Tapi bagaimana bisa! Ayahmu saja sudah menunda 5 hari?" Letukan Filbert
"Benar juga! Tapi aku akan usaha dulu. Nanti malam aku akan ke rumah dan bertemu dengan nya" jawab Jack
"Kalau tidak bisa jangan dipaksa! Mereka bilang, mereka mau menangkapkukan? Biarkan mereka melakukan itu!" Ucapku
"Bagaimana mungkin kami membiarkan mu!!!" Mereka semua marah mendengar ucapanku.
"Sudahlah dengarkan aku dulu... kita bisa menjalankan siasat dengan cara seperti ini..."teriaku ke mereka
Akhirnya setelah aku jelaskan mereka setuju. Aku hanya bisa berfikir seperti itu, aku sering menonton film dengan genre action seperti yang saat ini. Aku berdoa semoga saja ini berhasil