The Zodiac Academy In Olympus

The Zodiac Academy In Olympus
Bab 4 *Petualangan Selama 3 Hari* #1



Kejadia kemarin membuatku sangat senang, entah apa yang terjadi kepada ku kemarin yang tadinya sangat tidak menyukai Filbert menjadi sangat dekat kemarin...


....................................................................


Tepat jam 03:30


Suara lonceng sekolah berbunyi dengan keras nya yang membuat semua murid terbangun dari tidurnya termasuk diriku.


"Lina bangun.... suara lonceng sekolah berbunyi. Sepertinya ada keadaan darurat...." ucap Vivian sambil menggoyang goyangkan tanganku.


"Eeeem..... Vivian ada apa. Ini kan masih sangat pagi sekali" aku terbangun dari tidurku dan sambil mengusap kedua mataku.


"Lina... cepat bangun dan pakailah seragam mu." Vivian yang sangat tergesah gesah


"Emangnya ada apa Vivian...? Ini kan masih pukul 03:32" Aku bingung kenapa Vivian membangunkanku di jam segini.


"Kau tidak dengar bunyi lonceng itu..."


"Aku dengar, tapi emangnya ada apa dengan bunyi lonceng itu?"


"Lina... kau masih baru disini, jadi kau belum tau apa apa. Cepat pakailah pakaian mu ini. Dan cepat kita keluarlah, nanti aku ceritakan saat di perjalanan nanti"


"Baiklah"


"Sudah cepat sana "


...... Beberapa menit kemudian .....


"Apa kau sudah siap"


"Iya, Vivi"


"Ayo cepat keluar"


"Vivi ada apa,kau belum menceritakan apa yang terjadi"


"Lina... ayo cepat "


"Vivi ada apa kenapa semua nya berhamburan keluar? Memangnya ada apa?"


"Begini Lina, kau dengar bunyi lonceng tadi"


"Iya aku dengar"


"Bunyi lonceng itu bisa menandakan apa pun yang terjadi di sini. Contohnya ada pengumuman sekolah, adanya keadaan genting dan semacam nya. Dan lonceng itu akan berbunyi kapan pun dan dalam kondisi apapun. Saat kita mendengar suara lonceng itu kita harus secepat menuju lapangan sekolah."


"Benar kah. Kenapa tidak bilang dari tadi Vivian"


"Aku kan sudah bilang Lina"


"Ya sudah,ayo cepat kita kesana"


"Ayo..."


Saat aku mendengar penjelasan Vivian tadi aku langsung berlari menuju ke lapangan sekolah bersama Vivian dan murid lain nya ....


Sesampai nya kami disana, semua anggota pengurus sekolah sudah berada disana tepat di hadapan kami semua yang sedang berbaris. Seketika suasana menjadi hening saat semua berbaris di tengah lapangan dengan rapi. Masing masing ketua kelompok memiliki ketuanya masing masing yang melapor kalau anggotanya sudah siap. Setiap kelompok memiliki 12 anggota dengan 12 zodiac yang berbeda satu sama lain. Dan aku masuk kedalam kelompok nya Vivian yang di ketuai oleh Filbert Orlando si Leo.


Setiap zodiak memiliki masing masing 40 orang bisa dibilang semua murid yang ada 480 orang yang bersekolah di sekolah ini dan ada 40 kelompok yang ada di lapangan.


"Semua kelompok sudah siap" ucap Filbert sebagai perwakilan dari semua kelompok yang ada.


"Baiklah... kembalilah ke barisan" ucap


Prof. Carlos Molinsky dengan tegas.


"Selamat pagi semuanya" ucap Prof. Carlos Molinsky


"Selamat pagi Prof. Carlos Molinsky" ucap semua murid yang ada.


"Saya Prof. Carlos Molinsky. Mengumpulkan kalian disini memberitahukan kepada kalian semua bahwa selama 3 hari kedepan sekolah Wynstelle kita ini akan di liburkan mulai hari ini karena ada urusan penting di Olympus yang menyangkut sekolah kita ini. Dan kalian semua di izinkan untuk pulang kerumah kalian masing masing"


"Lina apa yang kamu lakukan" ucap Filbert yang menatapku.


"Tidak apa Filbert Orlando"ucap Prof. Carlos Molinsky


"Ada apa... nona Angelina Justis, majulah kesini"


"Prof. Carlos Molinsky"


"Iya ada apa. Kenapa kamu mengangkat tangan mu"


"Saya mau bertanya, tadi Prof. Carlos Molinsky bilang kalau kami semua, boleh pulang kerumah kami masing masing. Apakah saya boleh pulang ke rumahku di bumi?"


"Pertanyaan yang sangat bagus. Memang saya memperbolehkan murid pulang kerumah mereka masing masing,Tapi Angelin Justis kau tidak di izinkan kembali ke bumi sebelum sekolah mu selesai di sini."


"Tapi kenapa, yang lainnya bisa kembali ke rumah mereka masing masing dan bertemu dad dan mom."


"Itu memang sudah peraturan dari sekolah ini, bagi muridnya tidak di izinkan untuk pergi ke bumi. Itu bukan peraturan di sekolah ini saja,tapi ini juga peraturan negri Olympus."


"Ooo... terima kasih Prof. Carlos Molinsky atas jawabanya"


"Sama sama"


Setelah menjawab pertanyaanku tadi Prof. Carlos Molinsky dan anggota sekolah langsung pergi meninggalkan lapangan dan semua murid dibubarkan, mereka menuju ke asrama dan membereskan barang barangnya untuk pulang kerumah mereka termasuk juga teman teman ku yang baru aku kenal. Setelah melihat itu semua aku lari menuju hutan tanpa tujuan dan entah kemana sambil menangis karena aku tidak bisa pulang kerumah dan bertemu mom dan dad...


Aku duduk di sebuah tempat seperti taman yang indah di dalam hutan sambil melihat indahnya bunga yang tertiup angin yang sangat lembut dan tetesan embun, bunga bunga itu sangat indah dan memiliki banyak teman.... saat itu juga teman teman ku diasrama semua sudah kembali ke rumah mereka masing masing dan tinggal diriku sendirian yang ada di asrama ini


Aku temenung sambil memegang kalung yang ada dileherku. Kalung pemberian dad dan mom saat ulang tahunku ke 17 tahun, sebelum aku pergi ke sekolah ini...


Tak lama kemudian aku mendengar suara langkah kaki dari dalam hutan yang berada tepat dihadapan ku. Saat itu juga aku langsung berdiri sambil menatap ke arah asal suara langkah itu, perlahan lahan tapi pasti aku mulai berjalan mundur ke belakang dan saat suara langkah kaki itu mulai mendekat aku langsung berbalik dan tiba tiba ........


"Aaaaaaaaaah!!!" Teriak ku yang sangat keras setelah aku berbalik ke arah belakang dan disaat itu juga ada yang menutup mulutku agar teriakan ku tidak terdengar keras.


"Lina... diamlah ini aku Filbert" sambil menatap sekeliling di hadapannya.


"Filbert..."tanpa berpikir panjang aku langsung memeluk Filbert yang berada tepat di hadapan ku karena ketakutan.


"Tenanglah Lina. Aku akan mengatasi semua ini" Filbert melepas pelukan ku dan mengarahkan ku ke belakan dan dia pun melangkah maju dengan perlahan dan mengambil sebuah batu berukuran kecil dan melemparkan batu itu ke arah langkah kaki yang aku dengar untuk memastika semuanya aman.


"Tidak ada balasan"


"Apa maksudmu Filbert"


"Mereka sudah pergi"


"Apa maksudmu? siapa mereka? " aku bertanya dengan ketakutan.


"Mereka hanya lewat saja tidak akan mengganggu" ucap Filbert yang menatapku


"Mereka siapa"


"Bukan siapa siapa"


"Kau pasti berbohong. Katakan saja mereka siapa? Aku tidak akan katakan ke siapa siapa aku janji"


"Aku tidak bisa memberitahu kan mu tentang ini. Tapi nanti kau akan tau"


"Maksudnya"


"Maksudnya ayo kita kembali ke asrama"


"Tapi Fil..."


"Fil..."


"Kau mau kembali ke asrama atau akan ku panggil mereka ke sini untuk menangkap mu"


"Filbert..."