The Zodiac Academy In Olympus

The Zodiac Academy In Olympus
#5



Pintu rumah belajar terbuka lebar dan aku memiliki firasat yang kurang menyenangkan. Aku memberanikan diri untuk masuk kesana, dengan jantung yang terus berdebar debar aku masuk. Mereka semua menatapku dengan tatapan khawatir.


Vivian menghampiriku dengan wajah khawatirnya "Lina!! Kalau kau mau pergi, bilang ke salah satu dari kami. Kamu semua mengkhawatirkan mu. Situasi disini masih rawan!" Oceh Vivian kepadaku.


Aku masih memikirkan apa yang akan terjadi dengan Jack di sana. Aku meninggalkan nya begitu saja, sedangkan dia dalam bahaya.


Aku hanya terdiam dengan pikiran dan tatapan kosong, sementara yang lain mengoceh marah kepadaku karena aku menghilang begitu saja. Aku sungguh khawatir jika terjadi sesuatu kepadanya. Aku hanya bisa memikirkan kejadian tadi....


[ Kami masih berjalan menelunsuri jalan setapak. Dari kejauhan aku melihat ada sebuah rumah besar yang begitu tua dan sedikit kotor, seperti tidak ada yang merawatnya.


Setelah kami sampai di depan rumah itu tanpa sebab apa pun, aku melihat sekeliling rumah itu seperti tidak asing bagiku. Rumah itu seperti pernah aku lihat tapi aku tidak tau kapan.


Aku mengingat ngingat kembali tentang rumah itu. Dan tanpa sadar aku mengingat rumah itu, rumah itu adalah dimana aku pernah di culik oleh beberapa orang. Setelah mengingat itu aku menghentikan langkah dan membuat Jackson terkejut dengan aku menghentikan langkah ku.


"Kenapa kau berhenti, ayo kita masuk?" Tanyanya.


"Tidak, aku tidak mau masuk!!" Jawabku dengan wajah ketakutan dan perasaan tidak enak.


"Kenapa?" Tanyanya kembali.


"Tidak!!! Aku tidak mau!" Teriaku. Sembari mundur ke belakang


Dari kejauhan ada suara beberapa orang yang sedang berlari dan itu membuat kami berdua terkejut dan mencari sumber suara itu.


Jackson saat itu reflek mengayunkan pedangnya ke arah suara itu dan berusaha melindungi ku.


Tiba tiba dari depan munculah beberapa orang dan itu ... adalah orang berjubah hitam. Mereka adalah anggota Ring Of Fire! Aku mengenali mereka bukan karena mereka berjubah hitam, melainkan ada tanda api yang ada di tangan mereka meyala. Dengan keadaan panik dan waspada Jack menyuruhku untuk pergi secepat mungkin dari sini dan jangan sampai ketahuan oleh mereka. Aku berlari secepat mungkin dan selalu waspada denagan langkah ku. Dari kejauhan dan semakin jauh aku melangkah aku melihat Jack masih berhadapan dengan anggota Ring Of Fire. Dengan rasa takut ketahuan aku sempat berhenti untuk mengambil nafas dan memastikan keadaan aman dan terkendali.]


Setelah aku sadar dari lamunan ku aku sudah tidak melihat lagi keberadaan Filbert dan yang lain (hanya tersisa Vivian dan Amelie). Dengan jengkel Vivian memarahiku dan juga Amelie karena Amelie hampir membuat bajuku basah kuyub, jika saja beberapa waktu lalu aku tidak sadar pasti sudah basah kuyub bajuku. Dengan ajakan Vivian aku mengikuti arah diman Vivian berjalan. Disampingku ada Amelie yang sedang menggandeng tanganku dan beberapa kali mengajaku bercanda.


Ditengah tengah candaan kami tiba tiba Vivian berhenti dan membuat kami yang tidak fokus memperhatikan jalan menabrak Vivian yang ada di depan (Gedebuk!).


"Aaaa...aaa... kau bisa jalan gak sih. Berhenti seenak nya saja!" Ucap Amelie yang marah kepada Vivian karena berhenti sembarangan.


"Hey!! Seharusnya aku yang marah kepada mu! Makanya kalau jalan itu pakai mata jangan pakai dengkul!!" Sahut Vivian yang marah. Baru pertama kali aku melihat dan mendengar Vivian berkata dan berekspresi seperti itu


"Hey! Hey! hey! Nona Vivian kalau jalan itu pakai kaki bukan pakai mata. Emang bisa kita jalan menggunakan mata gak kan! Jadi jangan asal bicara dulu Nona!" Dengan nada yang menyolot Amelie membalas perkataan Vivian.


Settt.... suara yang dikeluarkan Vivian dengan tangan yang berada di posisi siap memukul. Dengan sigap Filbert menahan tangan Vivian agar tidak memukul Amelie.


"Sudahlah... hentikan! Jati dirimu mulai terungkap sekarang Vivian. Kasihan Lina dia tidak tau bahwa dirimu bisa sangat kejam seperti tadi. Dan Lina! Jangan heran jika kalau Vivian berperilaku seperti ini. Ini lah dia yang sebenarnya. Kau mengerti!" Ucap Filbert lebut dengan senyum sinisnya.


Vivian menghempaskan tangan Filbert yang memegang tangan nya


"I..i..iya..." aku hanya bisa berkata dengan nada takut.


Kami menyusun rencana untuk mengungkap siapa dalang dibalik semua ini dan mengapa kondisi sekolah harus diubah seperti dulu lagi? Padahal sekolah ini hanya di peruntukan untuk zodiac terpilih. Tak lupa kami menyusun strategi agar kegaduhan ini tidak akan terulang lagi sampai kapanpun. Walaupun resikonya sangat besar karena kami melakukanya sembunyi sembunyi tampa ada yang tau, kami siap melakukan apapun agar kami bisa mengambil semua milik kamu yang dicuri oleh anggota Ring Of Fire dan akan tetap mempertahankan benda yang masih tersisa dari kami agar tidak dicuri dan membuat mereka menjadi kuat.


Perjalanan kami yang sebenarnya dimulai.


Kami akan menuntaskan misi rahasia kami yang tidak akan ada orang tau. Kami akan mengungkap semuanya.


☆ SILVER LIGHT☆