The Power Of System

The Power Of System
Episode 9~ pedang Goudu



"Keiji-san Tangkap ini" Ucap Haru sambil melempar pedang emas ke keiji.


Setelah aku menangkap pedang emas ini, Aku merasakan kekuatan luar biasa yang ada mengalir didalam pedang ini.


"Keiji-kun Cepat habisi Ular itu!" Teriak Sayori.


'Bagaimana Caranya mengeluarkan skill pedang ini ya?, Tanya sistem aja deh.'


"INFORMATION"


Layar Notifikasi muncul dihadapanku dan memberikan Informasi mengenai pedang Goudu


Sistem : Pedang Goudu bisa digunakan bila penggunanya memberi mana ke pedang Goudu ini.


'Jadi namanya pedang Goudu ya coba aku aliri dengan mana ku apa yang akan terjadi pada pedang ini.'


Tiba tiba pedang ini mengeluarkan cahaya Keemasan yang sangat Terang hingga membuat kedua mataku silau


"Woaahh....Pedang ini bersinar dan auranya sangat kuat" Ucapku terkejut karena tiba tiba pedang ini mengeluarkan cahaya yang terang


"Keiji-kun Awaaassss!" Teriak Sayori melihat ular itu menyerangku.


"Hoooaaaaa!!" Teriak ular itu


'Bagus...saatnya untuk menguji kekuatan pedang Goudu ini'


"Skill activated"


Aku melompat ke arah ular yang mendekat ke arahku lalu secara bersamaan aku mengayunkan pedangku ke kepala ular itu.


Slash!!....Crat!!


Kepala ular itu pun terputus dan terjatuh ditanah, tetapi tidak lama kemudian bangkai ular penjaga itu tiba tiba lenyap dengan sendirinya


"Keiji-san kau tidak apa apa? Dan pedang itu tadi bersinar, Bagaimana kau bisa melakukan hal seperti itu?" Tanya Haru.


"Aku tidak apa apa, Aku tadi hanya mengalirkan manaku ke pedang ini dan tiba tiba....Boom! pedang ini bersinar"


Yah aku juga tidak mungkin bilang kalau itu berkat bantuan sistem.


Sistem : Skill baru didapatkan, Anda bisa melapisi senjata anda dengan Racun.


Layar notifikasi tiba tiba muncul dihadapanku, aku pun terkejut karena memperoleh skill baru yang sangat berguna dalam pertarungan


kelihatannya Lumayan Hebat juga skill ini, Bisa membunuh dengan satu sayatan. Ini pasti skill milik ular tadi. Pokoknya pedang ini akan kusimpan di invetory dulu


"Tuan kenapa kau melamun, Apa ada masalah?" tanya Nazuna.


"Ah...tidak apa apa, baiklah pasti pintunya sudah terbuka Mari kita keluar dari tempat ini dan melaporkan hasil quest."


Setelah kami keluar dan Melaporkan quest di guild , Tiba tiba aku dihampiri seseorang yang tidak kukenal, dia berambut pirang dan berpakaian serba mewah


"Kenapa kau bisa tau? Apa kau tuan dari ular itu" Ucapku dengan wajah kesal.


"Ah...jangan salah paham, Aku tadi juga didalam dungeon lo, Aku bersembunyi dibalik batu agar tidak terlihat oleh monster itu"


"Jadi apa maumu?"


"Perkenalkan aku adalah pangeran William dari kerajaan timur aku datang kesini karena penasaran dengan munculnya dungeon baru" ucapnya sembari berpose dengan gaya aneh.


"Aku tidak peduli kau itu siapa, jika kau menggangguku dan juga teman temanku aku tidak akan segan segan" Ucapku sambil memegang sarung pedangku.


"Hahaha....jangan dingin gitu dong, Aku datang kemari untuk memintamu menjadi pengawal sementara sampai aku sampai di kerajaan timur."


"Tapi jasa kami tidak gratis lo, Jadi kau harus memabayar dengan harga mahal baru kami mau" ucapku dengan wajah sombong.


"K-Keiji-san dia itu pangeran lo" Ucap Haru sambil menarik narik lengan bajuku.


"Hahaha....Tidak masalah gadis muda, Kau pria yang menarik. baiklah aku akan memberimu 5000 koin emas jika sudah sampai disana"


"Sepakat, Jadi kapan kau akan pergi?" Tanyaku.


"Besok pagi datanglah didepan guild ini aku akan menyiapkan transportasiku"


"Baiklah"


Setelah sepakat dengan pangeran william, Kami kembali ke penginapan untuk beristirahat dan aku pun segera berbaring kekasurku yang empuk.


Bruuk!!


"Ahh..hari ini sangat melelahkan" Ucapku sembari menatap langit langit kamarku.


Tok tok tok...


"Keiji-kun boleh aku masuk?" Tanya sayori.


"Masuklah"


"Nee...keiji kun kau pasti kelelahan kan aku akan memijat kakimu"


"Ahh...Aku tertolong, Terimakasih sayori"


"Pijatanmu sangat nyaman sayori"


"Tentu saja, Kau Tidur saja keiji kun" ucap sayori sambil tersenyum.


"Ahh...sekali lagi terimakasih"


'Ini adalah kesempatanku untuk merebut hati keiji-kun.'