The Power Of System

The Power Of System
Episode 55 ~ Kabut White World



Kini sudah beberapa menit semenjak kami berdua terbang dengan menaiki Divine Beats. Aku dapat melihat pemandangan yang sangat indah dari atas sini. Mulai dari Gunung yang terlihat sangat kecil hingga Ada beberapa Burung yang lalu lalang melewati kami berdua.


"Oi..Viska, Kurasa kau boleh berubah menjadi wujud aslimu sekarang" Ucapku


"Eh benarkah?, Apa tidak apa apa?"


"Tenang, kita sudah berada cukup jauh dari Desa Horest"


Viska mengangguk menuruti perkataanku, Kemudian ia kembali menjadi Manusia iblis dan duduk dibelakangku. Kini Hembusan angin yang sangat sejuk menghembus kami berdua, Membuat rambut kami terurai karena kencangnya angin.


"Sejuk sekali" Ucap Viska sembari merentangkan kedua tangannya


"Oi..jangan gegabah nanti kau terjatuh"


Viska tiba tiba memelukku dari belakang, tentu saja aku merasa sangat terkejut sekaligus gugup. karena dadanya yang besar menempel dipunggungku.


"Oh..kenapa mukamu menjadi memerah?, Apa karena dadaku yang menempel ini membuatmu bergairah?" Ucap Viska sembari tersenyum seringai kearahku


"T-tentu saja tidak" Ucapku dengan Gugup


Tidak lama kemudian kami berdua melihat kabut yang sangat tebal menanti kami didepan. Aku hanya bisa berharap semoga perjalanan kami berdua berjalan lancar tanpa hambatan. Tetapi mungkin ini tidak akan berjalan lancar karena ada Iblis bodoh ini yang terus menempelkan dadanya sedari tadi.


...


Saat ini kami berdua sudah memasuki Kabut putih tebal ini. didalamnya kami tidak dapat melihat apa apa selain warna putih. Aku mengeluarkan Pedang goudu ku untuk berjaga jaga jika ada monster udara yang tiba tiba menyerang. Tentu saja aku juga sempat memperingatkan Viska untuk meningkatkan kewaspadaannya.


dan Sesuai dengan Dugaanku, didalam kabut ini pasti ada monster yang menghuninya. Didepan kami terlihat samar samar Mata merah yang menuju kearah kami.


Monster tersebut semakin dekat dan dekat, Hingga sepenuhnya terlihat. Monster tersebut seperti kelelawar tetapi ukurannya lebih besar dari kelelawar biasa.


Zrat!!...Zrat!!


"Viska, Apa kau bisa mengatasi mereka semua?" Tanyaku


"Aku bisa jika satu lawan satu, Tetapi aku tidak yakin jika mereka menyerang secara bersamaan" Jawabnya


Situasi Kami saat ini sungguh sulit, didalam kabut ini kami tidak dapat melihat dengan jelas terlebih lagi Gerakan kami juga dibatasi karena berada di atas udara. jadi kami berdua tidak boleh gegabah menggunakan Skill yang dapat menyebabkan kami jatuh.


...


Zrat!!..


Aku berhasil menebas satu monster lagi yang tengah menuju kearah kami. dan sekarang aku tidak yakin serangan yang sama akan berhasil jika mereka menyerang secara bersamaan. dan dari situasi saat ini aku hanya menemukan satu jalan keluar. ya-benar itu adalah Kabur.


"Oi..Divine apalah itu, Pokoknya kau terbanglah dengan cepat" Teriakku


Kiyakk!!


Divine beats terbang dengan sangat cepat menerobos monster didepan. Tentu saja aku juga berusaha membunuh monster yang menghalangi jalan kami. disisi lain Viska juga membunuh beberapa monster yang mengejar kami berdua.


Hingga Kami pun berhasil keluar dari Kabut mengerikan itu. Aku menghela nafas panjang, begitupun dengan Viska. Dan sepertinya Monster tadi sudah tidak mengejar kami berdua. Mungkin memang wilayah mereka hanyalah didalam kabut tersebut. Begitulah setidaknya yang kupikirkan


"Apa kau tau nama monster tadi?" Tanyaku ke Viska


"Itu adalah Batdead, Monster itu biasanya hanya menyerang makhluk hidup yang masuk kedalam kabut mereka. dan kabut mereka disebut sebagai White World, karena hanya warna putih yang terlihat."


---------------------


Mohon maaf bila ada kurang lebihnya


Jangan Lupa Vote untuk mendukung Author agar tetap semangat menulis