
"A-anu....Aku tadi tidak sengaja melihat kakak pergi ke gerbang jadi kuputuskan untuk mengikuti kakak sampai kesini" Ucap Poruru sembari Melekatkan kedua jari telunjuknya
Setelah mendengar alasan adikku, Aku hanya bisa menghela nafas karena tidak tahu Harus berkata apa lagi, dan Aku hanya bisa menerima alasannya yang tidak masuk akal
"Huff...Baiklah kali ini kubolehkan, Tetapi lain kali kau tidak boleh mengikuti kakak ke hutan lagi" Ucapku dengan memasang muka kesal
"Iya iya...hehehe" Balas Poruru sembari menggaruk kepalanya
Aku tersenyum tipis melihat tingkah Poruru yang masih sangat kekanak kanakan, Senyuman indah di wajahnya itu membuat hatiku terasa sangat damai dan Aku sangat ingin terus melihat senyuman manisnya itu sepanjang hari kapanpun dan dimanapun
"Eh!!...Kenapa kakak terus memandangiku? Apa ada sesuatu diwajahku?," Ucap popuru karena melihatku terus memandanginya dari tadi
"Ah!! Tidak ada apa apa, P-pokoknya karena kau kebetulan ada disini jadi kau harus bantu kakak membawa rusa hutan ini sampai kerumah" Ucapku Sembari memalingkan wajahku yang memerah
"Eeehh!!...Aku gak mau" Ucap poruru dengan wajah kesalnya
"Kalau kau gk mau, Nanti kau gak boleh ikut makan rusa hutan ini lo" Ucapku
"Eehhh!!!...Kakak Curang" Ucap Popuru sembari menggelembungkan pipinya
"Hahahaha!!"
Aku ingin hari hari seperti ini terus berlanjut dan jika aku bisa mengulang hari seperti ini maka aku ingin mengulanginya terus menerus, Tetapi aku juga ingin melihat Poruru tumbuh menjadi Gadis iblis yang cantik kelak di suatu hari nanti, lalu aku juga ingin melihatnya mulai berkeluarga dan mempunyai anak. dan juga pada saat seperti itulah aku akan mulai merasa kesepian karena mengingat adikku satu satunya akan meninggalkanku suatu saat nanti.
"Eh Kak lihat, Ada Asap hitam tebal yang muncul disana kak" Ucap Poruru sembari menunjuk asap itu dilangit
"Dimana?" Ucapku sembari menoleh ke arah asap itu
Alangkah Terkejutnya aku karena melihat asap tebal hitam itu berasal dari arah desa yang kami tinggali, Mataku terbelalak dan jantungku berdegup kencang, Hanya rasa cemas yang menyelimuti Hatiku saat ini
"Bukankah itu arah didesa kita?" Ucap poruru
Seluruh badanku gemetar dan keringat dingin sudah membasahi seluruh badanku ini, Aku merasa sangat takut sekaligus cemas dan aku hanya bosa berharap semoga tidak ada bahaya yang menimpa desaku
"Poruru kau tetaplah disini, aku akan segera kembali" Ucapku lalu berlari secepat kilat menuju desa
**
Tetapi ketika aku sampai didesa, ternyata sudah terlambat. Desaku diselimuti oleh lautan api dengan mayat mayat yang tergeletak didalamnya. dan Aku hanya bisa diam membeku didepan gerbang desa yang juga sudah tertelan api
"Siapa?....Siapa yang sudah melakukan hal sekejam ini?," Ucapku Sembari melangkahkan kakiku perlahan lahan memasuki desa
Aku terus melangkah dengan dikelilingi mayat mayat dari orang yang kukenal, saat ini hatiku hanya diselimuti oleh kemarahan dan kebencian yang mendalam
Tep...Tep...Tep
Aku mendengar suara langkah kaki seseorang dibelakangku, aku pun segera bersembunyi di balik puing puing bangunan yang berjatuhan.
Terapi ketika aku mengintip dari celah puing puing itu alangkah kagetnya aku melihat segerombolan manusia berzirah yang menunggangi kuda sebagai kendaraannya
"Bunuh mereka semua, jangan sampai ada yang terlewat!!," Ucap salah satu manusia yang menunggangi kuda tersebut
Dan aku pun dibuat terkejut lagi oleh kata kata dari manusia itu, tidak kusangka kalau para manusia itu adalah dalangnya, Perasaanku bercampur aduk antara marah dan benci, dan rasanya aku ingin mencabik cabik daging mereka satu per satu
"Jendral!!...Aku menemukan Iblis kecil ini berdiri didepan gerbang desa" Ucap salah satu manusia itu sembari mengikat gadis iblis yang ia temui
"Bagus,.... sekarang cepat bunuh dia" Ucap manusia yang menunggangi kuda
Samar samar aku melihat gadis itu dari kejauhan, Dan sepertinya wajah gadis yang tertangkap itu seperti wajah gadis yang kukenal
"Eh- Itu kan?" Ucapku dengan wajah kaget karena melihat gadis yang tertangkap itu ternyata adalah adikku
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Wah...wah..jadi penasarankan lanjutannya :v
Jangan lupa Like & Comment & Rate ya agar author semangat Up nya...Hehe XD