
di Dunia mimpi
Hari sudah menjelang pagi, Aku mulai membuka mataku dan bersiap untuk melanjutkan perjalanan.
"Oi...sayori bangun!....ini sudah pagi kita harus bergegas melanjutkan perjalanan ke kerajaan timur" ujarku sambil mencoba membangunkan sayori.
Tetapi sayori masih tidak bangun, dan dia malah semakin terlelap.
"Keiji-kun masukin pelan pelan ya!" ucap sayori yang masih tertidur.
Kelihatannya dia sedang mengigau, tetapi kenapa dia menyebutku mimpi apa yang dialaminya ya?
"Oi pelan pelan apanya....Cepat bangun"
"Hoaah!...ah selamat pagi keiji kun, aku bermimpi indah semalam" sayori yang sambil mengusap matanya.
"ha?....mimpi apa" tanyaku karena penasaran dengan mimpi sayori.
"Rahasia" ujar sayori dengan wajah tersenyum ke arahku.
ya ampun....wanita itu memang sangat sulit buat diapahami.
"Pokoknya cepat bangunkan pangeran dan yang lain, kita harus bergegas hari ini juga"
"Baik"
Setelah semua bangun kami segera bersiap siap dan berangkat melanjutkan perjalanan ke kerajan timur.
"Hei....pangeran kira kira berapa jauh lagi kerajaan timu itu?" tanyaku yang sambil menunggangi kuda.
"Hahaha...Kita sudah dekat dong Keiji, Apa kau sudah tidak sabar untuk melihat kediaman ku yang megah nan mewah" Jawab pangeran dengan berpose gaya aneh.
"Melihat pose mu yang begitu menjijikkan aku jadi ragu untuk melihat seperti apa kerajaan timur"
Setelah 4 jam kami melakukan perjalanan, akhirnya kami sampai di kerajaan timur, Suara kicauan burung seperti menyambut kedatangan kami.
"wahh...indah sekali pemandangannya" Kata haru dengan mata yang berbinar binar.
"nee tuan...pemandangannya sangat indah ya" ujar Nazuna yang menoleh kepadaku.
"Kau benar sekali Nazuna" jawabku sambil mengelus ngelus kepala nazuna.
Tidak kusangka meski pangerannya sableng...Ternyata kerajaannya sangat maju.
"Bagaimana apa kalian kagum dengan kerajaanku yang sangat indah ini" Ujar pangeran sambil berpose dengan gaya aneh.
"hahaha...betul kan...eh tunggu apa yang kalian katakan tadi"
Tidak lama kemudian...Kami sampai di kerajaan timur.Para prajurit kerajaan menyambut kami dengan hangat.
"Selamat datang kembali Pangeran william" Ujar semua prajurit di kerajaan timur.
"Semuanya pangeran kita sudah kembali ayo cepat kita lihat" ujar rakyat yang ada didepan gerbang kerajaan.
*lSepertinya pangeran william cukup di hormati oleh rakyatnya.
Tidak lama kemudian kami sampai di ruangan raja
"Salam ayahanda...aku sudah pulang dan aku membawa beberapa temanku yang sudah menjagaku saat perjalananku kemari" ujar pangeran sambil menundukkan kepala.
"Oh...Terima kasih karena telah menjaga anakku, kalau boleh tau siapa namamu nak" tanya raja padaku.
"Namaku adalah Keiji yang mulia, dan orang disampingku ini adalah temanku nama mereka adalah Sayori,haru,dan nazuna" Jawabku sambil menundukkan kepala.
"Sebagai tanda terimakasihku kalian boleh menginap disini untuk beristirahat" ujar raja.
"Terimakasih yang mulia, saya akan menerima tawaran tersebut"
Setelah berbincang bincang dengan raja kami semua diundang untuk mengikuti perjamuan kerajaan.
"Makanlah sepuas kalian, tidak usah sungkan sungkan" Ujar raja.
"Baik yang mulia" ujarku,sayori,haru,dan juga nazuna.
Ketika perjamuan berlangsung, Tiba tiba terjadi ledakan besar di ibukota kerajaan.
Duaarrr!!
"Yang mulia ibukota sedang diserang oleh kerajaan barat" kata seorang prajurit.
"apa....kerahkan semua prajurit kita akan segera pergi berperang!" Ucap raja
"yang mulia kami akan membantu!" ujarku
"Kalian adalah tamu kerajaan, kami tidak ingin orang luar mencampuri urusan internal kerajaan, kalian diam saja disini kami akan segera mengurusnya"
Bagaimanapun juga aku tidak bisa tenang ketika kerajaan diserang...