
'Orang ini sangat merepotkan' Pikirku
...
Swush!!
Lagi lagi Panah melesat kearahku. Tetapi arah panah itu terlihat berbeda, Panah tersebut mengenai lantai didepan kakiku dan asap mulai bermunculan dimana mana.
"Uhuk..uhuk..Sial bom asap ya"
Asap perlahan lahan mulai menghilang. dua orang berjubah tadi juga ikut lenyap entah kemana. disisi lain aku menengok kesegala arah, mencari keberadaan Liliana yang dibawa oleh salah satu dari pasukan berjubah tersebut.
"Liliana!!" Teriakku
Tidak ada balasan. Semua Elf disini sudah mengungsi dirumah mereka masing masing, kini hanya tersisa aku dan kakek jien disini
"Nak, keiji...dimana Cucuku?" Tanya kakek Jien
"Liliana dibawa oleh salah satu pasukan berjubah itu. Tapi tenang saja itu tidak akan lama" Jawabku
"Keiji kun"
Tidak lama kemudian Sayori, Haru, Viska dan Nazuna datang menemui kami. Sebenarnya aku penasaran kemana mereka pergi disaat saat seperti ini, Tapi ini bukan waktu yang tepat untuk menanyakannya
"Viska apa kau tahu sesuatu tentang mereka?" Tanyaku
"Hmm..dicium dari bau mereka, Sepertinya mereka orang yang sama seperti kemarin" Jawab Viska
'Jangan jangan Si Elf gendut itu' Pikirku
Aku semakin mengepalkan tanganku dengan erat ketika mengingat Elf gendut itu. tidak kusangka ia akan berbuat sampai sejauh ini
"Kakek jien apa kau tahu rumah si gendut itu?" Tanyaku
"Maksudmu Goro?, Ia tinggal didalam hutan disekitar desa ini" jawab Kakek Jien
"Kalau begitu Kalian semua ikutlah aku"
"Baik" Jawab mereka berempat serentak
Kami segera bergegas menuju Markas Goro. Karena didesa ini hanya ada satu hutan, kami dapat menemukan dengan mudah markas mereka
...
Bruak!!
"Liliana!!" Teriakku
Dugaanku benar, mereka sudah pergi. Tidak ada satupun orang didalam markas ini. Terlebih lagi kelihatannya mereka sudah merencanakannya sejak awal
"Ada apa keiji kun?" Tanya Haru dibelakangku
"Elf gendut itu mempermainkanku" Ucapku sembari mengepal tangan dengan erat
"Viska apa kau bisa mencium bau mereka?, bisa saja kita dapat mengikutinya" Lanjutku
"Maaf, Tapi bau mereka sudah hilang disini. Kelihatannya mereka sangat cerdas"
Aku mencoba masuk kedalam markas kayu mereka. bisa saja kan mereka meninggalkan salah satu petunjuk. Kami berlima terus mencarinya, disetiap Lorong, disetiap ruangan, bahkan disetiap sudut. tidak ada yang kami lewatka sedikitpun
"Oi..Keiji aku menemukan sesuatu disini" Ucap Viska
"mana?" Ucapku sembari menghampirinya
Viska ternyata menemukan sebuah robekan peta. Aku mengambil peta tersebut sembari menoleh ke segala arah mencari Sisa robekan peta ini.
"Keiji kun aku menemukan sobekan aneh disini" Ucap Sayori Dibelakangku
Aku berbalik dan melihat apa yang ditemukan oleh sayori. Ternyata itu adalah sobekan dari peta yang ditemukan Viska.
Kami pun menyambungkan peta yang kami temukan. dan melihat Sebuah Tempat yang dilingkari merah di peta tersebut
"Hutan Pers?" Ucap kami serentak
"Anu...Keiji-san, Aku pernah mendengar kalau Hutan pers ditinggali oleh para Ras Goblin. terlebih lagi Jumlah mereka sangat banyak dan akan sulit untuk keluar dari Hutan itu" Ucap Nazuna
"Kalau begitu aku akan kesana sendirian. kalian jaga saja desa ini bersama kakek jien. Akan kubantai mereka semua sampai habis" Ucapku dengan Raut kesal
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Terus dukung Author dengan Vote sebanyak banyaknya:)