
"Oh..jadi namamu Nazuna ya, Jadi dimana tempat tinggalmu?" Tanyaku dengan senyuman.
"A-anu Aku tidak punya tempat tinggal, Tempat tinggal ku hangus terbakar jadi aku dijual oleh seseorang sebagai budak" Ujar perempuan berambut biru pendek sebahu dan bermata ungu yang bernama nazuna itu
'Mendengar Ceritanya sepertinya dia sudah mengalami masa masa yang sulit.'
"Baik Sudah kuputuskan, Nazuna akan bergabung dengan party kita" ucapku sambil mengelus elus kepalanya.
"Benarkah tuan.....Waahh terimakasih banyak tuan, Aku akan berusaha sebaik mungkin untuk tidak merepotkan tuan" ucapnya dengan wajah berseri seri.
"Dan juga jangan panggil aku tuan, Panggil aku Keiji dan orang orang dibelakangku ini Sayori dan juga Haru mereka akan menjadi rekanmu"
"Selamat datang di party kami nazuna-chan" Ucap sayori dan haru bersamaan.
"Baik, Aku akan berusaha sebaik mungkin"
'Kurasa mereka cepat banget akrabnya, Baiklah Waktunya melanjutkan perjalanan oh..ya aku juga perlu membelikan perlengkapan untuk nazuna.'
"Etto...nazuna bagaimana kalau kita mampir dulu ke toko Persenjataan didepan itu" Ucapku sambil menunjuk.
"Baik tuan, Tapi mau apa kita kesana?"
"Nanti juga kau tau" Ucapku sembari Tersenyum kearahnya
Lalu Kami pun masuk ke tempat persenjatan itu...
"Selamat datang, Apa ada yang anda cari" Tanya penjual itu.
"Nazuna kau lebih mahir memakai senjata apa?" Tanyaku sambil menoleh ke arahnya.
"Eh...Tuan tidak usah repot repot untuk membelikanku senjata"
"Sudah kubilang kan jangan panggil aku tuan, Dan juga senjata itu juga penting untuk menjaga diri tau. kalovsampai terjadi apa apa padamu gimana"
"Betul itu nazuna chan, Turuti saja permimtaan keiji-kun" Ucap sayori sembari tersenyum
"Etto...Aku dulu pernah diajari pamanku memanah, Jadi kupikir akan lebih mudah jika aku memakai Busur" Ucap Nazuna sembari memegang dagunya
"Waahh...Nazuna jadi pandai memanah ya aku baru tau kalau kau itu hebat nazuna" Ucapku dengan sedikit terkejut.
"Eh..T-tidak..." Ucapnya dengan mukanya yang memerah
"Nazuna-chan apa kau sedang sakit?"
"E-eh tidak tuan aku hanya senang ada orang yang memuji orang sepertiku"
"Apa yang kau bicarakan kau itu kan sangat hebat jadi wajar kan memuji seseorang." Ucapku sembari tersenyum kearahny
"Baiklah...pak tolong Ambilkan Busur terbaik yang ada di toko ini" Lanjutku sembari mengeluarkan sejumlah uang di kantongku.
"Oh iya Nazuna,....Ini coba kau minum potion penyembuh ini, agar luka di tubuhku cepat sembuh" Ucapku lalu memberikan potion penyemhuh ke nazuna
"T-terima kasih tuan" Ucap nazuna lalu meminum potion yang kuberikan
Sringg!!
Badan nazuna bercahaya, dan luka yang ada di sekujur badannya juga sudah menghilang...
"Woahh!!....Hebat sekali" ucap nazuna
"Hebatkan hehe" Jawabku dengan tawa
Setelah mendapatkan busur, kami berempat melanjutkan perjalanan ke guild.
kami berlari sekuat tenaga menuju guild agar tidak ketinggalan quest terbaru...
"Akhirnya kita sampai juga" ucapku yang terengah engah karena kelelahan.
Aku segera masuk dan melihat lihat papan quest. sesuai dugaanku banyak quest baru yang dipasang dipapan ini.
"Etto...pilih quest yang mana ya"Ucapku dengan kebingungan.
"Keiji-san baru baru ini terdapat dungeon baru yang ditemukan, Bagaimana kalau kita menerima quest menjelajahi dungeon itu?" Ucap haru
"Ehh...tapi kan dungeon itu belum juga dijelajahi oleh petualang, Kita tidak tahu Ada monster apa saja yang ada dalam dungeon itu" Ucap sayori.
"Tetapi kalau kita Menemukan Harta di dungeon itu kita dapat untung banyak kan" ucap haru.
"Baiklah...sudah kuputuskan kita akan mengambil quest itu!" Teriakku
Setelah kami mengambil quest itu kami segera pergi ke dungeon baru yang menjadi perbincangan orang.Akan tetapi level dungeon itu belum diketahui sama sekali itulah yang membuat pikiranku terganggu.
"ohh...jadi ini ini ya dungeon baru itu" Ucapku sambil kaget karena merasakan aura yang berbeda dari dungeon dungeon lain yang pernah ku jelajahi.
Akupun masuk ke dalam dungeon itu Tetapi setelah itu pintu masuk dungeon tiba tiba tertutup.
grekk...(Suara pintu dungeon yang tertutup).
"Eh ada apa ini kenapa pintunya tiba tiba Tertutup" Ucap sayori yang khawatir kita tidak bisa kembali.
"Diam!....Aku merasakan Aura yang aneh di dungeon ini"
Sesaat setelah itu, Ada 5 Monster besar yang sedang menuju kesini...
Groarrrrrrr!!
"A-apa apaan monster itu" Ucapku terkejut karena melihat monster itu.