
"Kenapa kau bisa tau kalau aku dipanggil dari dunia lain? siapa kau sebenarnya?" Ucapku sambil mengeluarkan pedang goudu ku.
"oh..maaf aku lupa memperkenalkan diri, perkenalkan Aku adalah Opush Aku adalah jendral dari Raja iblis di dunia ini" Ucap orang itu lalu perlahan laha keluar dari gelapnya goa itu.
Dan betapa kagetnya aku, mata yang memancarkan warna merah, wajah yang mirip seperti monster. dia bukan lagi manusia tetapi iblis
"A-apa Raja iblis katamu?" Mendengar kata itu aku sangat terkejut.
Oh..ya kalau dipikir aku lupa tujuanku dikirim didunia ini, dan lagi jendral dari raja iblis saja aura nya sudah sangat kuat. aku tidak bisa membayangkan sekuat apa raja iblis yang akan kuhadapi nanti.
"hahaha....Aku datang ke sini hanya untuk mengukur Seberapa hebat kekuatan sang pahlawan yang dipanggil didunia ini"
Sial...aku hanya mempunyai 1 potion penyembuh dan 1 potion penambah mana. Bagaimanapun juga Aku harus segera mengakhiri pertarungan ini, jika tidak sayori dan yang lainnya akan segera datang ke sini.
"Baiklah...bersiaplah aku akan mengalahkanmu dalam sekali serang" ucapku sembari memasang kuda kuda
"Hahaha...menarik sekali, Baiklah aku akan diam disini saja aku tidak akan menyerangmu, jadi silahkan serang aku sesuka hatimu" jawab iblis yang bernama Opush dengan tampang Sombongnya
Aku akan mengakhirinya dengan satu serangan pedang goudu ku. aku akan mengaliri pedang ini dengan seluruh manaku dan menghasilkan satu serangan yang sangat kuat.
"Bersiaplah..." Ucapku sembari mengaliri pedangku dengan mana
Pedang gouduku mengeluarkan cahaya yang lebih silau dari yang bisasanya dan aura pedangku lebih kuat daripada saat aku melawan ular didalam dungeon dulu.
Aku menghunuskan pedangku ke opush Lalu terjadi ledakan yang besar dari pertarungan itu hingga menghasilkan suara yang sangat keras...
Duarr!!
Aku sempat terpental kebelakang karena tidak bisa menghindar dari ledakan itu, tetapi aku masih bisa menjaga keseimbanganku sehingga aku tidak terpental terlalu jauh..
"Kurasa aku berhasil" ucapku sambil terengah engah karena kehabisan mana.
Tetapi meski sudah terkena serangan yang kuat...aku masih bisa merasakan hawa keberadaannya yang masih sangat kuat, apa jangan jangan...
"Yah..itu tadi adalah serangan yang cukup kuat, tetapi apa hanya segini kekuatan seorang pahlawan" Ucapnya sambil berjalan keluar dari asap hasil ledakan tadi.
*A-apa bahkan dia tidak tergores sedikitpun, sekuat apa dia itu.habisnya itu tadi serangan terkuatku lo.
brukk...
"S-sial aku sudah kehabisan mana"
"hahaha....Betapa lemahnya pahlawan ini, kurasa ini sudah waktunya aku pergi" Ucapnya sembari masuk kembali ke dalam gelapnya goa itu
Tiba tiba saja dia menghilang begitu saja, dan aku yang kehabisan mana hanya bisa terbaring lemas di tanah...
"keiji-kun..apa kau tidak apa apa dan suara ledakan apa itu tadi" sayori berlari ke arahku.
"Ah...Tidak apa apa aku hanya mempelajari jurus baruku" ucapku dengan lemas.
"kau jangan membuat kami khawatir bodoh!" Teriak haru.
"Tuan apa kau tidak apa apa?" Tanya nazuna kepadaku.
" oh maaf telah membuat kalian semua khawatir kurasa aku akan beristirahat sebentar buat memulihkan manaku"
"Hmmm...benar kita harus istirahat yang cukup untuk melanjutkan perjalanan besok" kata pangeran william.
Bagaimanapun juga aku tidak bisa melibatkan mereka kedalam berbahaya. Aku akan melindungi mereka semua meski aku harus mati...
karena terlalu kelelahan...Secara tidak sadar aku mulai tertidur, Karena aru kali ini aku menguras Mana ku sampai tidak tersisa sedikitpun..
"wah..wajah keiji yang sedang tertidur imut sekali" Ucap sayori sambil meneteskan air liur.
"oi..sayori jika kau berani macam macam dengan keiji ku aku akan membunuhmu" ucap haru.
"Eh...sejak kapan keiji-kun jadi milikmu keiji itu akan menjadi milikku selama lamanya"
"T-tidak boleh Tuan keiji itu punya nazuna !" Teriak nazuna sembari memejamkan kedua matanya.
"Ehhhh!...Nazuna- chan j-jangan jangan kau juga menyukai keiji-kun" Tanya sayori dengan wajah terkejut
"B-benar, Aku juga meyukai Tuan keiji!" Teriak Nazuna.
"Ehhhhh!" Teriak sayori dan haru secara bersamaan