
ATTACK THE CASTLE : Bagian 2
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hujan yang deras masih mengguyurku, aku tergeletak ditanah yang berimbas darah, tubuhku seperti mati rasa dan detak jantungku serasa berhenti berdetak hanya kesadaranku saja yang bisa kurasakan.
"Sial...Tubuhku tidak bisa digerakkan" ucapku sembari memaksakan kakiku untuk berdiri.
Tcih...percuma kakiku sudah tidak bisa kugerakkan, Kurang dua menit lagi sebelum aku bisa menggunakan skill ku lagi, tetapi bagaimanapun juga dengan tubuhku yang seperti sekarang ini aku cuma bisa mengulur waktu sampai beberapa detik saja.
"Hoi..Hoi...Jangan katakan kau kemampuanmu cuma segini aja, yang tadi itu cuma pemanasan tau, aku sudah lelah berurusan dengan orang lemah....jadi jangan sampai kau mengecewakanku" ucap iblis Gordon sembari berjalan mendekat kearahku.
Tinggal satu menit lagi aku harus bisa mengulur waktu, Jika aku bisa mengalihkan pembicaraannya mungkin aku bisa bertahan.
"Oi...apa jendral iblis yang bernama viska itu cuma suka bersembunyi ha? apa dia tidak berani datang untuk menghadapiku sendiri? atau apakah dia senang anak buahnya mati satu per satu ditanganku" Ucapku lalu aku mulai berdiri perlahan lahan.
"Diaamm!!!....Manusia lemah sepertimu tidak pantas bicara buruk pada beliau, Beliau cuma akan menerima orang yang kuat jadi dia tidak punya alasan untuk menemui manusia lemah sepertimu!!" Teriak Gordon
"Jadi intinya aku cuma harus mengalahkanmu dan menemuinya secara langsung kan?" ucapku dengan senyum sindirku.
"Diamlah!! dasar manusia, kalian itu cuma makhluk lemah jadi jangan berharap bisa menemui beliau"
Gordon mengayunkan tinjunya kepadaku, tetapi waktu yang kubutuhkan sudah cukup, aku mengaktifkan skill assasin ku dan segera melompat ke atas dengan cepat.
bruak!!!
Tinju dari Gordon membuat tanah tempatku berdiri tadi retak.
"Tcih...tadi itu hampir saja" ucapku lalu mendarat di tanah.
"Tidak bisa dimaafkan...tidak bisa dimaafkan"
Gumam iblis yang bernama gordon itu Lalu melesat ke arahku dengan kecepatan tinggi dan menyerangku dengan tinjunya, tetapi aku berhasil menahannya dengan menyilangkan lenganku didepan dadaku, tetapi meskipun aku sudah menahannya aku masih terpental karena pukulannya yang sangat kuat,
zrak!!..zrak!!...zrak!!...zrak!!
"Aku harus segera menemukan titik kelemahannya, kalo tidak mana ku ini akan segera habis sebelum melawan viska" Ucapku lalu mengambil pedang goudu ku yang ada di inventory.
"INVETORY!!" aku menarik pedang goudu ku yang ada didalam invetory ku, lalu melapisinya dengan skill racunku.
SISTEM: SKILL RACUN TELAH DIGUNAKAN, DAMAGE BERTAMBAH 30%
Setelah aku mengaktifkan Skill ku, aku segera berlari dengan sangat cepat hingga waktu seperti berjalan lambat lalu aku mencoba menebas lengan iblis itu dengan pedang goudu ku.
Trang!!
pedangku tiba tiba terpental jauh keatas....Karena kulitnya yang sangat keras seperti baja pedangku tidak bisa dengan mudah untuk melukai tubuhnya
"Gawat, aku harus segera menghindar dari sini" ucapku lalu mencoba melompat belakang,
"Lambat!!" Teriak Gordon lalu memukul perutku dengan sangat keras, aku pun terpental jauh menembus pohon pohon yang ada dibelakangku hingga menabrak batu besar yang berada didalam hutan.
Bruakk!!
"Hoek!!" Aku memuntahkan darah karena terkena benturan yang terlalu keras.
Aku mulai kehilangan kesadaranku, Semuanya terlihat gelap dan hening tanpa suara, ah....apakah aku akan mati disini?
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Gimana ceritanya seru gak?
Jangan Lupa Like & comment & rate 5 supaya author semangat Up nya ya :)