
Di dunia nyata...
sudah 2 bulan semenjak keiji menghilang...
" Kira kira keiji kun pergi kemana ya?...Ini sudah dua bulan sejak dia menghilang, aku harap dia baik baik saja disana." ujar momoka sembari berjalan menuju ke sekolah...
Ting....Tung!!
Suara bell sekolah menandakan bahwa sekolah sudah masuk.
"Hei...Momoka apa temanmu keiji sudah ketemu?" Tanya temanku yoshino yang menepuk pundakku dari belakang.
Yoshino adalah temanku sejak duduk dibangku SD,Entah kenapa kami selalu bersekolah dan duduk dikelas yang sama sampai saat ini, pikirku mungkin takdir yang membiarkanku bersamanya hingga kini
"Ah...Ternyata yoshino chan, sampai saat ini dia belum ketemu" momoka menundukkan kepalanya untuk menyembunyikan wajah sedihnya.
"Oh..maaf aku tidak bermaksud mengingatkanmu"
"Tidak apa apa! lagi pula Aku yakin keiji kun pasti akan segera kembali" ujar momoka sambil menoleh ke jendela yang ada didamping bangkunya.
"nee nee...momoka chan, kau menyukai keiji kan" ujar Yoshino dengan senyuman menyindirnya
"E-eh...a-apa itu tidak mungkin" Momoka menunduk kebawah dengan mukanya yang merona memerah.
"Hahaha.....dari sikapmu yang seperti itu aku sudah bisa menebaknya"
"Moo...Jangan menyindirku yoshino chan"
"Maaf..maaf, baiklah sampai nanti momoka chan dan semoga pacarmu itu ketemu ya" ujar yoshino lalu dia kembali duduk dibangkunya.
"D-dia bukan pacarku" teriak momoka dengan muka memerahnya.
*Semenjak pelajaran dimulai momoka hanya terdiam dan selalu memikirkan keiji.
Ting...Tung
Bel telah berbunyi menandakan sekolah sudah waktunya pulang*.
"Momoka mau pulang bareng?" Ujar yoshino yang menepuk pundakku dari belakang.
"Eh....baiklah" momoka pun berdiri sembari memakai ransel hitamnya.
Karena rumah yoshino dan momoka searah sudah biasa bagi mereka untuk pulang atau berangkat bareng ke sekolah.
"Hei...momoka sejak kapan kau menyukai keiji" Tanya yoshino yang tetap berjalan tanpa menatap momoka.
"Eh...kenapa tiba tiba" Momoka yang kaget mendengar pertanyaan yoshino.
"Tidak apa apa aku hanya penasaran aja"
"Hmm...Kira kira dulu waktu kecil ketika aku mendapat masalah dia selalu datang menolongku, ketika aku tejatuh dia menolongku, dan ketika aku menangis dia menghiburku entah kenapa secara tidak sadar aku menyukai keiji kun" Jawab momoka dengan senyuman dan rambutnya yang terurai karena tertiup angin.
Mendengar jawaban dari momoka yoshino merasakan ketidaknyamanan didadanya, itu dikarenakan yoshino juga menyukai keiji.
"Hei...momoka, bagaimana bila ada seorang wanita yang menyukai satu lelaki yang sama?" Tanya yoshino.
Suara Angin yang berhembus dan pohon sakura yang gugur menjadikan situasi serius.
"eh...kenapa Kau bertanya seperti itu" jawab momoka yang kaget mendengar pertanyaan yoshino.
"Ah..lupakan, baiklah sampai disini aku pulang duluan ya momoka" Yoshino berlari dan berbelok ke arah rumahnya.
"a-ah....baik"
*Perkataan dari yoshino tadi masih terngiang ngiang di kepalaku.
grekk!
"Aku pulang" Momoka membuka pintu dan melepaskan sepatunya.
"Selamat datang kak, ayo cepat ibu sudah menyiapkan makan siangnya lo" ujar adik momoka yang berlari dan memeluk kakanya.
"iya iya...kakak akan segera kesana" ujarku sambil mengelus kepala adikku.
Setelah ganti baju momoka segera menuju ke ruang makan.
"Ah....Momoka apa kau sedang memikirkan keiji" Ujar ibunya momoka karena melihat momoka melamun ketika makan.
"ah...tidak bu, bukan apa apa"
"Hmm...kalau begitu cepat habiskan makananmu nanti keburu dingin"
" Baik bu"
Aku masih kepikiran perkataan yoshino tadi, apa mungkin yoshino juga menyukai keiji, ah mungkin aku akan bertanya kepadanya besok...