
"Jadi, Bagaimana Cara kita untuk menyelamatkan keiji-san?" Tanya haru
"Hmm...Tenang saja aku sudah memiliki rencana, Tapi aku ragu jika kalian Bisa mengikuti rencanaku ini" Ucap viska dengan senyum seringainya
"Haa...Memangnya Rencana seperti apa yang kau buat?" Tanya Haru sembari memasang muka heran
"Begini..."
Viska pun mendekatkan mulutnya ke telinga Haru dan membisikkan rencana Gila yang ia buat. Haru pun sepertinya mendengarkan setiap kata yang keluar dari mulut viska dengan seriusnya, Tetapi setelah mengetahui Rencana gila yang dibuat Viska, Sontak Haru pun menjadi terkejut....
"A-apa kau gila?, Musuh kita ini satu kerajaan lo" Ucap Haru dengan wajah kaget
"Aku tahu ide ku ini emang gila....Tetapi aku sangat yakin rencana yang kubuat ini seratus persen akan berhasil" Ucap Viska dengan Senyum Seringainya
Sementara itu Sayori dan Nazuna hanya diam dan tidak mengeluarkan sepatah apapun, Sekilas mereka juga saling memandang karena masih kebingungan dengan pembicaraan Haru dan Viska...
"A-anu...Kalo boleh tahu seperti apa rencana yang Viska-san buat?" Tanya Sayori sembari mengangkat tangan kanannya keatas
"A-aku juga ingin mengetahuinya!!" Ucap Nazuna yang juga mengangkat tangan kanannya keatas
"Kemarilah....akan kuberitahukan semuanya pada kalian" Ucap Viska
Setelah Sayori dan Haru mengetahui rencana dari Viska, mereka pun langsung memutuskan untuk ikut bergabung dalam rencananya...
"Kalau demi Keiji....kami Akan melakukannya!!" Teriak Sayori dan Nazuna
"Bagus.....Kalau Haru? Bagaimana denganmu? Apakah kau juga ikut?" Ucap Viska dengan senyuman seringainya
"Huff...Baik..Baik...Aku akan ikut" Kekuh haru karena merasa kalah dalam perbincangan ini
"hmph..Sudah kuduga, Baiklah mari kita berangkat ke istana dengan sihir teleportasiku" Ucap Viska
Setelah itu Viska mulai merapalkan mantra Sihir teleportasi, dan lingkaran sihir pun mulai muncul dibawah kaki mereka, Setelah Viska mengucapkan mantra terakhirnya seketika tubuh mereka mulai mengeluarkan cahaya yang sangat terang dan kemudian cahaya tersebut lenyap bersamaan dengan tubuh mereka semua
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Dengan borgol yang masih mengikat kedua tanganku, Aku masih berdiri ditengah tatapan tajam orang orang padaku, Tidak ada seorangpun yang percaya padaku tetapi aku harus tetap menyelesaikan masalah ini tanpa melibatkan teman teman yang berharga bagiku
"Keiji-San, Karena untuk melindungi Semua Ras manusia didunia ini jadi....Aku Ratu Elize penguasa kerajaan tengah memberikan Hukuman Mati padamu!!" Ucap Ratu Elize dengan tegasnya
"Woaaaa!!....Hidup Ratu Elize" Teriak Semua orang didalam istana
'Sial....Apa aku akan mati disini?'
Bruak!!...
Tiba tiba Ada empat orang yang perempuan yang membuka pintu istana , dan sepertinya wajah mereka juga tidak asing bagiku...
"Maaf...Tapi kami kesini untuk menjemput salah satu teman kami" Ucap Viska dengan senyum Seringainya
"Ka-kalian kenapa bisa ada disini?" Ucapku dengan wajah kaget karena mengetahui bahwa para wanita itu adalah teman temanku sendiri
"Hoo...Apakah kau Teman dari pengkhianat ini" Tanya ratu Elize
"Dia bukan pengkhianat!!, dia pergi kesana hanya untuk mengambil penawar racun untuk mejyrmhuhkank!u!!" Teriak Sayori
'Jadi...efek dari penawar itu sudah hilang ya'
pandangan semua orang di ruangan ini tertuju pada Viska, Bagaimana tidak menarik perhatian dia saja datang keistana menggunakan wujud iblisnya...
"Lihat yang mulia ratu....Salah satu temannya ada yang dari ras iblis, jadi sudah dipastikan dia seorang penghianat kan" Teriak salah satu orang di istana
"penjaga bunuh..wanita iblis itu" Ucap Ratu Elize
Crakk!!
Karena merasa emosi aku tiba tiba mematahkan borgol ditanganku ini dengan mudahnya, Dan saat ini juga emosiku sudah mencapai puncaknya. Aku memang tidak keberatan jika hanya aku yang dihukum tetapi jika itu sampai menyangkut teman teman berhargaku...maka aku tidak bisa tinggal diam
"Maaf yang mulia...Jika kau melukai teman temanku meski hanya segores saja, akan kuratakan seluruh negeri ini" Ucapku sembari menatap tajam ke Ratu Elize