
Sebenarnya hanya kota-kota atau desa yang kekurangan informasi saja, yang akan bersembunyi saat Dark Shadow Sect sedang mencari murid baru.
Alasannya sederhana saja, mereka itu kekurangan informasi tentang dunia Magic Caster. Kota Frozen juga termasuk kota kecil yang kekurangan informasi tersebut.
Walaupun merupakan kota pusat perdagangan, tapi Kota Frozen hanyalah di lalui oleh Paladin bukan pedagang yang punya banyak uang.
Berbanding terbalik dengan kota-kota yang sudah sangat sering di lalui oleh para Magic Caster atau sudah banyak mengetahui tentang dunia Magic Caster. Mereka akan bersikap biasa saja tidak seperti yang terjadi di Kota Frozen.
Dikediaman Walikota.
Di kursi ruang tamu, terlihat seorang anak laki-laki berambut hitam sedang duduk sambil minum teh. Dia memang terlihat santai tapi sebenarnya pikirannya sedang sangat kusut sekarang.
Bagaimana pikirannya tidak kusut? Sejak kemarin malam, orang tuanya terus saja bertengkar karena berbeda keputusan.
“Kita tidak boleh melewatkan kesempatan ini, Davian harus bergabung dengan Dark Shadow Sect.”
“Tidak akan aku biarkan!”
GUBRAK! TRANG!
Mendengar suara itu, Davian langsung berlari menuju ke dapur. Hatinya benar-benar tidak bisa tenang karena suara kedua orang tuanya sudah tidak terdengar lagi.
Keringat dingin pun sudah membasahi tubuh Davian, setiap helaan nafasnya juga terasa pendek. Dan saat dia sudah sampai di dapur, matanya melotot melihat ibunya bersandar di meja makan.
Walikota Tang juga berada di sana, ayah Davian itu hanya diam sambil menutup mulutnya menggunakan sebelah telapak tangannya. ‘Tunggu aku tidak sengaj-’
“Ibuu!”
Cepat-cepat Davian berlari mendekati ibunya, dia pun langsung mengelus-ngelus kepala ibunya yang berdarah itu.
Nafas Davian semakin memburu, dia langsung memeriksa denyut nadi ibunya itu. Setelah beberapa saat Davian pun menghembuskan nafas lega.
“Syukurlah ibu hanya pingsan...” Setelannya Davian menengok ke arah kanan dengan mata yang di penuhi amarah. “Apa yang ayah lakukan?! Kenapa ayah sampai sekejam ini?!”
Walikota Tang yang dari tadi diam mematung, kini memegangi kepalanya yang mulai terasa sakit, kemudian dia menatap Davian dengan tatapan nanar. “Maaf nak, ayah terlalu terbawa suasana tad-”
“Jawab pertanyaan ku dengan benar!!”
Walikota Tang tersentak kaget, dia mengerutkan dahinya. Rasa-rasanya sifat Davian agak berubah. “Ya... Begini-”
Davian merapatkan giginya sambil mencoba untuk menahan air matanya agar tidak menetes. “Baiklah aku akan bergabung dengan Dark Shadow Sect, tapi ayah harus berjanji satu hal padaku...”
Mata Walikota Tang melebar saat Davian mau untuk menjadi murid Dark Shadow Sect, sebenarnya dia ingin sekali melompat karena senang, tapi suasana sedang tidak mendukung.
Setelah diam beberapa saat, Walikota Tang pun menyanggupi janji apapun yang akan diminta oleh anaknya itu.
“Tolong, jangan sakiti ibu lagi.” Davian berkata tanpa menoleh kearah Walikota Tang.
⟨\=\=\=⟨⟩\=\=\=⟩
Hari keberangkatan pun tiba, Davian mencium tangan ayah dan ibunya. Kemudian berjalan menuju gerbang kota sambil terus melambaikan tangannya.
Sesekali dia juga menoleh ke belakang, dan selalu di balas oleh senyuman lembut dari Nyonya Senia.
Setelah beberapa lama, akhirnya Davian menghilang di antara kerumunan warga, Walikota Tang pun masuk kedalam rumah tanpa menatap mata istrinya itu.
Disisi lain, Davian sedang celingukan ke segala arah mencari Liana saat dia sudah sampai di depan restoran Cold Diamond.
Ya, Liana juga di undang untuk bergabung dengan Dark Shadow Sect. Walaupun dia tidak berniat untuk menjadi Magic Caster sedikit pun, tapi permintaan dari Sekte tersebut tidak mungkin di tolak.
Saat ingin memberikan undangan pada Liana sekitar 2 Minggu yang lalu Kirana, Nurid Inti yang ditugaskan untuk melakukan hal tersebut.
Tidak sengaja memeriksa kualitas tulang milik Liana, dan dia amat terkejut karena Liana memiliki kualitas tulang White Dragon.
Yang mana Liana belum pernah melakukan latihan sedikitpun, jadi dapat di simpulkan bahwa Liana lahir dengan kondisi tubuh Goddess Of War.
Cepat-cepat Kirana melaporkan hal tersebut kepada salah satu Tetua yang berada di sekitar situ, awalnya Tetua tersebut tidak percaya dengan omongan Kirana.
Tapi setelah mengeceknya sendiri, Tetua tersebut tidak bisa berkata apa-apa. Dan lantas dia merekomendasikan Liana untuk menjadi murid di Dark Shadow Sect.
Murid yang di rekomendasikan akan mendapatkan perlindungan dari petinggi Sekte, bahkan keluarga dan kerabat mereka juga akan di lindungi.
Dan mau tidak mau Liana pun menerima tawaran itu.
⟨\=\=\=⟨⟩\=\=\=⟩
“Hai Davian, maaf aku sedikit lama tadi, hihi.” Liana tersenyum canggung.
“Tidak apa-apa tapi aku merasa sedikit.... Aneh.” Davian menatap Liana sambil memiringkan kepalanya.
“Oh... Orang tuaku sedang sibuk mengurus restoran, jadi mereka tidak sempat mengucapkan salam perpisahan. Tapi tenang saja, aku sudah berpamitan dengan mereka.”
“Hee... Kau selalu saja bisa menebak isi pikiran kuu!” Davian berteriak karena Liana menarik tangan nya secara tiba-tiba.
“Sudahlah ayo!”
Mereka berdua pun berjalan menuju gerbang kota sambil bergandengan tangan. Dan satu alasan lagi mengapa Liana mau bergabung dengan Dark Shadow Sect adalah karena ada Davian yang menemaninya.
To Be Continue.
———————————————————
Maaf saya tidak menjelaskan tentang kualitas tulang di Chapter khusus penjelasan tentang istilah Novel ini.
Jadi sebagai gantinya saya akan menjelaskan nya di sini saja. Ok mari kita mulai penjelasannya.
Kualitas tulang di bagi menjadi 5 tingkatan yaitu:
1.Yellow Tigger
2.Orange Lion
3.Green Wolf
4.Black Bear
5.White Dragon
Masing-masing kualitas tulang memiliki tiga tahapan yaitu Young, Adult and Old. Sudah segitu saja dan Da~