The Darkness: Reincarnation

The Darkness: Reincarnation
Ch 2 – Seven Deadly Sins



Bangsa Devil mulai sangat aktif sekitar 20 tahun yang lalu dan sudah menelan banyak korban jiwa dalam berbagai aksi mereka.


Menyadari tidak dapat melawan Bangsa Devil dengan kekuatan mereka saat ini. Marlay Empire pun mencoba untuk membentuk aliansi.


Sekte-Sekte yang di ajak untuk beraliansi pun langsung menerima tawaran itu tanpa pikir panjang, karena mereka juga merasakan dampak dari perbuatan Bangsa Devil.


Akhirnya aliansi dapat di bentuk dan aliansi itu bermana Demon Slayer.


Dalam waktu yang relatif singkat, Demon Slayer dapat dengan mudah memerangi Bangsa Devil. Tapi waktu mereka dapat melawan sama singkat nya dengan waktu mereka untuk kalah.


Jendral jendral Devil pun mulai turun tangan untuk membantu di medan perang, dan hal itu membuat aliansi Demon Slayer menjadi terpuruk.


Kaisar Hiro selaku pemimpin aliansi, langsung mencari seorang penasehat di luar kekaisaran.


Beliau menemui seorang pria paruh baya yang di kenal dengan kemampuan nya untuk meramal masa depan.


Kaisar Hiro rela untuk membayar berapapun asalkan pria paruh baya itu mau menunjukan masa depan dan apa yang harus di lakukan nya untuk menghadapi Bangsa Devil.


“Yang perlu anda lakukan hanyalah mengumpulkan Seven Deadly Sins.”


“Seven Deadly Sins?”


“Benar, mereka adalah anak-anak yang akan terlahir dalam waktu sekitar 1 tahun lagi, dan saat umur mereka sudah di atas lima tahun. Bawa mereka untuk di latih oleh Ace Hardware sang Ghost Mask.”


Peramal itu mengatakan bahwa saat Seven Deadly Sins masih di dalam kandungan Ibu mereka, Ibu yang mengandung mereka itu akan mengeluarkan aura yang sangat khas.


Kaisar Hiro langsung memberi hormat pada sang peramal, kemudian dia menyerahkan satu Galaxy Space Ring yang berisikan banyak sekali kekayaan.


Tapi pemberian Kaisar Hiro langsung di tolak secara halus oleh sang peramal. “Saya sudah tua, jadi saya sudah tidak memerlukan harta lagi. Lebih baik anda simpan saja dan gunakan untuk sesuatu yang lebih berguna.”


Untuk yang terakhir kalinya, Kaisar Hiro memberi hormat pada sang peramal. Kemudian pergi untuk kembali ke Istana untuk menyampaikan informasi tersebut.


⟨\=\=\=⟨⟩\=\=\=⟩


7 Bulan Kemudian, para pengamat langsung memberikan hasil investigasi mereka dan hasil nya ada tuju Ibu hamil yang di yakini sebagai Ibu dari Seven Deadly Sins.


Kaisar Hiro tentu sangat gembira mendengar kabar tersebut, tapi semua itu lenyap saat dia membaca daftar nama para Ibu Seven Deadly Sins.


Ada satu nama yang benar-benar dia kenali, yaitu Zhi salah satu dari ratusan selirnya. Kaisar Hiro tentu saja marah karena Zhi sudah melanggar aturan yang di buatnya.


Tapi dia langsung mengurungkan niatnya untuk menggugurkan janin yang ada di perut Zhi, mengingat bahwa janin tersebut akan menjadi pilar hidup Manusia kedepan nya.


⟨\=\=\=⟨⟩\=\=\=⟩


Davian di bawa masuk ke dalam Istana oleh sosok berjubah hitam tersebut, dia terus meronta-ronta untuk di lepaskan tapi usahanya itu tidak menghasilkan apa-apa.


Pada Akhirnya di tetap akan di dibawa masuk ke Istana dan akan di jadikan budak oleh Kaisar Hiro, itulah yang di pikirkan oleh Davian.


Tapi semua pemikiran itu sirna saat dirinya di bawa menuju ruang rias, setelah penampilan nya menjadi lebih baik. Davian di antar oleh seorang pelayan menuju ruang singgasana Kaisar.


Davian pun akhirnya sampai di depan pintu ruang singgasana, matanya melebar saat masuk ke dalam sana.


Dia menemukan 6 orang anak yang seumuran dengan nya, sedang bermain-main dengan Kaisar Hiro. Davian menengok ke arah pelayan dengan tatapan bingung.


“Pergilah...”


Setelahnya Davian langsung berlari ke arah Kaisar Hiro dan langsung memeluk kaki sang Kaisar. “Apa aku boleh pulang?” tanya Davian polos.


Kaisar Hiro mengelus-elus kepala Davian. “Tidak, kau harus tetap di sini mengerti?” tanya Kaisar Hiro dengan tatapan sendu.


Davian diam sejenak, kemudian hanya memberikan anggukan kecil saja. Dia tidak berani membantah kerena kawathir Ibunya akan di hukum oleh Kaisar.


To Be Continue.