
Raya mengernyit heran, "kenapa dengan wajahmu itu hah?" Ujar Raya dengan tidak kalah sengit ketika melihat Els yang tadi menatapnya dengan tidak santai.
Wajah Els yang semula terlihat sinis kini tersenyum kecil, "ah maaf! Tadi aku kira kau adalah makhluk berbahaya yang akan mengancam kami" Ujar Els dengan menunduk meminta maaf.
Wajah Raya terlihat memerah karena malu dengan perkataannya barusan sedangkan Els yang melihatnya hanya terkekeh kecil saja.
"Sudahlah! Sekarang ayo kita ke sana dan melihat kedua makhluk aneh itu" Ujar Raya dengan melangkah membelakangi Els dulu.
Els mengernyit, "Tunggu! Kau ingin bertemu dengan Lucas??" Tanyanya dengan sengit.
"Tentu saja tidak! Kenapa juga aku harus mencari pasanganmu itu" balas Raya dengan santai dan itu membuat Els menghela nafas pelan tapi tetap mengawasi gerak-gerik Raya.
"Tenang saja, aku tidak akan merebut pasanganmu! Kecuali kepepet hahaha" Ujarnya dan setelah itu dia lari dengan tertawa terbahak-bahak, hal itu membuat Els kesal dan kini mereka berdua saling mengejar satu sama lain.
Rey terbangun dari batu saat mendengar suara tertawa dan teriakan dari Els dan orang lain, dia menoleh ke arah Lucas yang juga tengah menatap ke arahnya.
"Kau mendengar sesuatu?" Tanyanya memastikan bahwa pendengarnya tidak salah ketika mendengar hal itu.
"Tidak! Aku rasa memang itu Els dan entah dengan siapa dia saat ini, sebaiknya kita lihat ke sana saja" balas Lucas dengan berdiri dari tempat duduknya dan berjalan mendahului Rey yang masih diam di atas batu.
Rey bangun dan mengejar Lucas yang sudah berjalan cukup jauh ke dalam hutan menuju suara yang terdengar seperti milik Els, "TUNGGU AKU!" Teriaknya pada Lucas yang kini mempercepat langkahnya dengan sengaja untuk meninggalkan Rey.
Lucas melihat dari jauh dan menghela nafas pelan saat menyadari bahwa orang yang sedang bersama Els saat ini bukan musuh, kakinya melangkah semakin mendekat.
Dan kemudian Els tersenyum besar lebih tepatnya menyeringai, "jadi yang sebenarnya kau cari itu Rey ya?" Ujar Els dengan santai tanpa tahu jika sang korban kini tengah berdebar tidak karuan jika apa yang dia sembunyikan beberapa hari ini ketahuan dengan begitu mudah.
Lucas hanya terkekeh kecil ketika melihat Els yang tertawa, itu merupakan pemandangan lama yang sangat dirindukan nya selama ini dan baru sekarang dia melihatnya lagi.
Bruk!
Rey melompat dari atas pohon ke bawah dan membuat mereka semua terkaget ketika melihatnya turun dengan tidak santainya.
"KAU!"
"KAU!"
Teriak keduanya yaitu Rey dan Raya secara bersamaan.
"Kenapa kau ke sini?"
"Kenapa kau ke sini?"
Terulang kembali ucapan mereka secara bersamaan dan itu mengundang tawa kecil dari Lucas dan Els, mereka melihat jika saat ini Raya tengah menatap sinis ke arah Rey dan begitu juga sebaliknya Rey yang juga menatap sinis ke arah Raya.
"Jangan mengikuti perkataanku!" Ujar Rey dengan ketus dan dibalas tatapan meremehkan yang dilayangkan oleh Raya padanya.
"Cih, siapa juga yang mengikuti perkataan mu! Jangan terlaku percaya diri dan lebih baik lihat itu wajahmu yang penuh dengan sarang laba-laba!" Ujar Raya yang ternyata sedari tadi memperhatikan wajah Rey yang benar-benar ada sarang laba-laba nya.