
Mereka semua terdiam ketika pertanyaan itu muncul dari Lakhutos hingga suara pintu terbuka mengingatkan mereka semua.
"Aku punya ide!" Seseorang masuk ke dalam dengan raut wajah yang tampak senang.
Clation adalah orang yang masuk ke dalam barusan, dia membawa sebuah koper yang biasanya selalu ada di tangannya.
"Aku sudah membuat beberapa jebakkan pada tempat ini beberapa tahun lalu" Tunjuknya pada sebuah peta yang muncul di komputer itu. Letaknya tidak jauh dari pinggiran kota dan dekat dengan daerah sungai.
"Beberapa tahun lalu komandan Lakhutos memintaku untuk melakukan uji bahan peledak gelombang plasma pada semua jebakan itu tapi tidak berhasil dan sampai sekarang tempat itu dilarang sehingga tidak ada yang berani mendekatinya" Jelasnya.
Karren mengernyit heran, "lalu apa yang kamu sebut ide itu?" Tanya nya.
"Kita harus memancing mereka ke tempat itu untuk mengalahkan mereka dan ketika waktunya tiba untuk demon menunjukkan batu itu, kita harus merebutnya dan menjauhkannya dari Demon" Usul Clation.
Mereka berempat terdiam ketika mendengar usulan Clation dan memikirkannya kembali.
North menoleh, "apa tempat itu cukup luas dan memiliki banyak jebakan seperti yang kamu bilang tadi?" Tanya nya.
Mata North membelalak kaget ketika mendengarnya, "apa kamu gila! Itu sangat berbahaya dan akan membuatmu lenyap dari keberadaan jika batu itu menolakmu" Bentak North dengan mata menatap tajam ke arah Els.
Els menghela nafas pelan, "Demon tidak akan bisa melakukannya jika dia tidak mendapatkan sang reinkarnasi dan juga pada waktu darah bulan terbuka, aku telah mempelajari tentang batu itu sebelumnya dan para penyihir yang memiliki silsilah langsung dari sang naga kegelapan akan bisa menggunakannya untuk kebaikan" Jawab Els dengan yakin.
Els mengangguk, "batu itu tidak terikat pada siapapun kecuali Hades dan bagi penggunanya yang akan mencoba mengendalikannya harus memasukkan sampel darah mereka pada batu itu dan jika ditolak maka mereka akan lenyap dari keberadaan dimana raga mereka akan menjadi debu dan roh mereka akan terhisap ke dalam batu itu" Jelas Els.
"Batu itu saat ini tidak terikat oleh siapapun sejak Hades menyimpannya pada alam paling bawah dan ketika mereka menggunakannya maka hanya sedikit saja kekuatan batu itu yang keluar, tapi bisa dibilang meski sedikit saja kekuatan batu itu yang keluar efek untuk bumi sangat besar" Tambah Karren dengan mengeluarkan sebuah gulungan kuno yang dia simpan pada tas yang dia bawa.
Karren membuka gulungan itu dan muncul sebuah peta bersinar yang menunjukkan letak-letak suatu tempat.
"Ini adalah peta dunia milik nenekku dan ini merupakan titik-titik dimana para iblis akan keluar" Ujarnya dan benar saja beberapa saat kemudian muncul sebuah awan hitam melingkupi beberapa tempat di peta itu.
"Mereka akan muncul pada beberapa tempat dan waktu kita untuk mengalahkan mereka hanya 24 jam saja sebelum matahari terbit untuk kedua kalinya" Jelasnya.
"Dan aku masih bingung kapan perang itu akan berlang-" Ucapan Lakhutos terhenti ketika sebuah guncangan besar terjadi.
Guncangan itu membuat kaca-kaca yang ada di bangunan menjadi pecah dan mereka semua pergi keluar untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi.
Els dan penyihir lainnya tidak menjawab melainkan merapalkan sebuah mantra yang entah bahasa apa itu.
North menoleh ke arah Lakhutos dan Clation, "apakah semua warga yang ada di kota ini sudah kalian evakuasi!?" Tanya nya balik tanpa menjawab pertanyaan Lakhutos barusan.