Spirit World

Spirit World
moon



Itu merupakan tulisan yang terdapat pada pohon itu, tulisan itu menggunakan bahasa Ibrani dan bisa bertahan hingga sampai saat ini akibat kekuatan sihir milik penyihir tua itu. Pohon itu dilindungi oleh arwah dari para penyihir dan bagi segelintir orang yang bisa melihat hal seperti itu akan sadar bahwa ada hawa keberadaan di sana walau tidak terlihat oleh mata biasa. Pohon itu juga disegel oleh kekuatan yang entah dari mana asalnya karena tidak tercatat juga bukti peninggalan tentang segel yang membuat makhluk jahat akan lenyap ketika melewati pembatas.


Memang benar tentang hal itu karena terdapat sebuah lingkaran aneh yang berwarna merah pekat seperti darah yang mengitari pohon itu, dan menurut beberapa ilmuwan yang telah meneliti tentang lingkaran itu juga mengatakan bahwa lingkaran merah berasal dari darah yang didefinisikan tidak mirip dengan darah manusia ataupun hewan-hewan pada masa itu maupun hewan pada masa sekarang.


.


.


.


.


Alam bawah sadar Violence sudah dikendalikan dan itu semua merupakan bencana bagi bumi karena kekuatan Violence yang belum terkendali membuatnya tidak akan sadar ketika menyerang siapa saja.


Demon dan iblis itu akan menyerang bumi ketika hari dimana bulan akan tepat pada titik derajat yang sama dengan bumi. Cahaya matahari akan menjadi sedikit menggelap dan bumi akan terlihat mendung, suasana akan menjadi dingin bahkan ketika matahari masih ada di atas bumi itu sendiri.


Jumlah pasukan yang berhasil dihasut oleh Demon akan bersiap siaga dalam sebuah pertempuran melawan para makhluk pelindung bumi.


Menurut catatan buku kegelapan, bulan darah yang disebut juga sebagai awal dari peperangan itu sendiri akan terjadi tepat pada bulan ke-tiga belas dalam kalender romawi kuno sehingga jika dihitung dalam kalender pada masa sekarang adalah dua hari setelah gunung api tiga titik di katulistiwa meletus secara bersamaan.


Cahaya dan kegelapan akan menyatu membentuk sebuah cincin merah menyala dan bulan akan bertugas memantulkan cahaya itu ke bumi sebagai pertanda batasan antara alam bawah dan dunia tengah tidak bekerja dalam seper triliun detik semesta.


Pada satu hari itulah pertumpahan darah besar-besaran akan terjadi dan semua itu akan lenyap ketika hari berganti.


Di tempat yang sama yaitu bumi, tepatnya di balik bukit Leksi terdapat para penyihir yang masih bertahan dengan kekuatan mereka yang besar. Kini mereka tengah mempersiapkan prajurit mereka untuk membantu para manusia menyerang para iblis itu dan memberikan balasan atas banyaknya korban pada masa lalu.


"KITA HARUS MELAKUKAN YANG TERBAIK UNTUK BUMI!" Teriak pemimpin para penyihir yang merupakan penyihir terkuat dari seluruh penyihir yang ada di sana.


"KITA TIDAK AKAN KALAH UNTUK KE-DUA KALINYA DAN SEKARANG ADALAH WAKTU YANG TEPAT UNTUK KITA MENUNJUKKAN BAHWA PENYIHIR ADA" lanjutnya dengan suara yang kencang agar semua mendengarnya.


Kekuatan penyihir bisa dibilang lengkap karena mereka memiliki sebuah kekai pelindung, serangan mematikan dan beberapa diantara mereka memiliki kekuatan lima elemen.


Para penyihir sudah tinggal di bumi sejak dulu dan sekarang mereka siap untuk menunjukkan wujud mereka yang sebenarnya dalam membantu mempertahankan bumi dari serangan para makhluk dunia bawah.