Spirit World

Spirit World
pertumpahan darah



"Kenapa kau menurunkan ku!?" Violence menatap tajam ke arah Hellena yang dia tahu bahwa Hellena juga merupakan istri Osiris.


Hellena menghela nafas panjang, "cepatlah keluar dari kurungan ini sebelum kekuatanku akan habis!" Ucapnya dengan tertekan karena kurungan itu sebentar lagi akan tertutup kembali.


Tidak mereka ketahui jika Osiris saat ini tengah melihat perbuatan mereka dan menyeringai menyeramkan ketika mengetahui Hellena mengkhianati nya.


Violence keluar dan menunggu jawaban dari Hellena.


"Ayo kita pergi dari sini dulu dan nanti akan aku jelaskan dengan lengkap" Ujarnya dengan memegang tangan Violence kemudian menggeretnya masuk ke dalam sebuah portal.


"Kita sudah aman sekarang!" Ujarnya dengan menghela nafas lega saat mereka sampai di sebuah pegunungan yang terlihat seperti gunung es.


"Sekarang jelaskan!" Ujar Violence menuntut.


"Aku sama sepertimu dulu!"


Violence mengernyit heran, "maksudmu?"


"Dulu aku adalah seorang manusia dan Demon dalam bentuk manusia merayu ku sehingga membuatku percaya dan terkena kekuatan miliknya, Demon mengubahku menjadi seorang iblis merah dan membuatku tunduk padanya melalui segel yang terpasang di dalam lidahku" Ujarnya dengan menjulurkan lidah menunjukkan bukti adanya tanda sebuah segel disana.


"Kalian kira kalian sudah aman!?" Suara seseorang dari arah belakang membuat keduanya menoleh dan terlonjak kaget ketika mengetahui bahwa itu adalah Osiris.


"K-kau! Bagaimana bisa kau ada disini!?" Hellena terbata ketika melihat keberadaan Osiris ada di tempat itu, padahal dia sudah melakukan hal yang terbaik untuk menyelamatkan Violence ketika segel dalam dirinya mulai melemah.


Hellena tertegun, bagaimana dia bisa lupa akan hal itu dan baru teringat sekarang. Hellena memundurkan tubuh Violence untuk berada di belakangnya agar tidak mendekati Demon.


"Berada lah di belakang tubuhku dan ketika aku kalah nanti kau harus dengan cepat masuk ke dalam portal untuk pergi ke tempat yang jauh dari makhluk ini" Bisik Hellena dengan berjaga-jaga agar ketika Demon menyerangnya dia bisa melindungi Violence.


Demon hanya berdiam saja dan kemudian dia merapalkan sebuah mantra dari mulutnya, Rapalan mantra dari Demon yang membuat tubuh Hellena tiba-tiba terasa sangat panas.


"AGRHHH!" Teriak Hellena dengan memegang lehernya yang terasa seperti ditusuk oleh ribuan jarum ditambah dengan tubuhnya yang terasa sangat panas seperti dibakar oleh sesuatu yang tidak terlihat.


Violence panik ketika melihat hal itu dan mencoba untuk mendekat menolong Hellena.


"P-pergilah! Pergilah sekarang" Teriak Hellena dengan mengerahkan kekuatan terakhirnya untuk membuka sebuah portal agar Violence cepat pergi dari tempat ini.


Demon mengeluarkan batu berwarna hitam dan ungu yang berpadu, batu itu memiliki energi yang sangat kuat dan membuat es disekeliling gunung meleleh. Demon mengarahkan batu itu ke portal yang terbuka sehingga membuat portal menjadi tersegel dan tidak bisa dilewati, dia juga mengarahkan batu itu ke arah Hellena yang membuat tubuh Hellena seketika menjadi debu.


Violence mencoba lari masuk ke dalam portal dan tiba-tiba tubuhnya terpental saat akan melewati portal itu.


"Kau tidak akan bisa kabur lagi kali ini" Bisik Demon di telinga Violence yang tiba-tiba dia berada tepat di belakangnya.


Demon mulai menggunakan kekuatan miliknya untuk menghasut dan mengendalikan Violence.