
Rey melangkah keluar dari kamar barunya setelah mereka pindah menjauh dari tempat atau rumah lama mereka karena sangat tidak memungkinkan untuk tetap tinggal di tempat itu. Rey dan Luie pindah ke tempat yang cukup terpencil di pinggiran hutan dan masih terlihat asri karena banyak sungai yang belum tercemar oleh populasi kota, dia menemukan tempat ini bersama dengan ayahnya ketika menyusuri Gunung beberapa waktu lalu untuk mencari sedikit bahan makanan setelah mengembara lebih dari seminggu tanpa ada tujuan.
Di tengah hutan itu mereka membuat sebuah gubuk kecil yang bisa ditinggali dengan menggunakan peralatan seadanya milik Luie yang masih dia bawa hingga saat ini untuk membantunya dalam ekspedisi dan eksplorasi hutan beberapa waktu lalu.
Saat ini Luie sedang mencari bahan makanan di sungai dan Rey disuruh untuk menjaga rumah agar tidak ada hewan masuk ke dalam, meski Luie sudah menanamkan kekai buatannya yang sama persis dengan kekai yang waktu itu dia gunakan untuk menyembunyikan laboratorium agar tidak bisa dideteksi oleh semua makhluk dari luar yang dapat mengancam mereka.
Bisa dibilang Luie merupakan ilmuwan gila karena dengan bahan-bahan seadanya yang dia temukan di dalam hutan, dia bisa membuat kekai baru yang lebih dari pada waktu itu sehingga saat ini jika seseorang melewati kawasan itu maka mereka akan seketika menembus ke tempat awal masuk hutan, sehingga bisa dibilang kekai itu terhubung pada portal ruang dan waktu karena Luie menggunakan energi anti partikel untuk membelokkan ruang dan waktu sehingga sebuah portal tidak terlihat dapat digunakan.
Rey melangkah keluar dengan tergesa-gesa, dia lari tak menentu menuju arah barat ke tempat yang dia rasakan ada sebuah energi gelap yang sangat besar dan mencekam. Rey menggunakan kekuatannya yang baru dia latih yaitu berlari dengan cukup cepat karena tumpuan energi pada kakinya dia tambah sehingga dapat menempel pada sebuah benda atau lari tanpa dideteksi oleh musuh. Kekuatan baru itu dia dapat dengan memanipulasi energi pada tubuhnya yang semakin hari dia rasa semakin menipis karena alasan yang sebenarnya tidak dia ketahui apa itu.
Dari arah Timur terlihat Lucas dan Els yang masih saling berpegangan satu sama lain karena Demon yang terus mengejar mereka, Demon tidak tahu jika batu kehidupan sudah tidak bersama-sama dengan mereka saat ini, dia juga tidak sadar tubuhnya sekarang menyusut beberapa meter akibat tekanan perpindahan portal tadi sehingga gravitasi menekan energi batu kematian.
Suara tabrakan antara Lucas dan Els yang membuat mereka bertiga terjatuh hingga membuat Els terbentur pohon.
Rey yang merasa menabrak sesuatu langsung mencoba menolong dan meminta maaf atas kesalahannya barusan, "ah maafkan aku! Aku tidak sengaja tadi karena ka-" Ucapannya terhenti ketika melihat laki-laki yang saat ini bersama dengan wanita yang dia tabrak tadi.
"Z-zinc!!?" Ucapnya dengan terbata ketika melihat laki-laki yang ada di depannya itu merupakan sahabatnya yang sudah sekitar sebulan pergi entah kemana atau lebih tepatnya melebur.
Lucas yang melihat itu mengernyit heran dan sedikit kesal karena dia tidak tahu siapa laki-laki di depannya itu yang sudah menabrak mereka tapi malah tidak mau membantu barang sedikitpun.
Dari arah belakang Lucas terdengar geraman dari Demon yang masih memiliki ukuran tubuh besar karena memang hanya sedikit saja yang menyusut, tubuhnya bisa dikisar sekitar sama dengan pohon beringin.