
North dan Karren yang melihat Els bersiap untuk turun langsung mencegahnya, "kau ingin kemana hah!?" Teriak North dengan memegang kedua bahu Els yang membuat sang empu merasa kesal.
"Aku merasakan hawa keberadaan Demon sebentar lagi, dan kita harus menjalankan rencana yang telah kita susun tadi dan oleh sebab itu aku yang akan jadi umpannya" Usul Els dengan yakin.
Karren yang mendengar itu tidak rela, "K-kau gila!" Teriak Karren karena hal yang akan dilakukan oleh Els itu sangat berbahaya.
Els menghela nafas panjang, "tidak ada waktu lagi! Sekarang kita harus membunuh pemimpinnya langsung karena semua makhluk itu tidak akan ada habisnya" Ujar Els.
Lakhutos yang melihat dan mendengar percakapan mereka kini sudah berpakaian lengkap menggunakan teknologi miliknya berupa baju besi yang menyatu dengan kulit sehingga tampak ringan dan juga tembakan sinar gama yang ada pada tubuhnya. Bisa dibilang seluruh tubuh Lakhutos sudah dimodifikasi menjadi semacam android robot yang membuatnya bisa bertahan hidup walau rusak parah sekalipun kecuali inti pada tubuhnya tercabut dengan paksa.
"Aku akan ikut denganmu karena jika kita sendiri-sendiri maka semua itu tidak akan berhasil dan akan menambah apa yang telah kita perjuangkan menjadi sia-sia saja" Ujar Lakhutos yang membuat North dan Karren setuju.
"Kami setuju dengannya!" Ujar mereka berdua bersamaan.
Els menghela nafas untuk kesekian kalinya, "baiklah!" Ujarnya setuju dengan ucapan Lakhutos barusan.
JEDAR!
"Tidak aku sangka mereka terlihat cukup kuat juga" Ujarnya dengan menyeringai dan memainkan batu kematian yang ada ditangannya itu.
Sesekali dia menyerang menggunakan batu itu pada anak buah Lakhutos yang membuat mereka seketika menjadi debu.
Di tempat yang sama dimana kini Violence tengah dikendalikan Demon dan dia berada di belakangnya selalu mengikuti kemana Demon pergi melangkah. Tanpa diketahui oleh Demon jika Zinox mencoba untuk menyerap kekuatan batu kematian agar kekuatannya bisa cepat pulih dan membuat Violence sadar. Melalui mata hitam Violence yang sekarang ini pikir Demon dia mengendalikannya bisa dibilang setengah-setengah karena kesadaran Violence beberapa bagian diambil alih oleh Zinox agar dia bisa tetap hidup dan tidak menjadi debu ketika Zinox menyerap kekuatan batu kematian yang sangat sulit untuk dikendalikan.
Asal keduanya yang sama-sama dari alam bawah membuat batu kematian memiliki kestabilan jika diserap sedikit demi sedikit oleh Zinox.
Sring!
Serangan sinar gama yang dilontarkan oleh Lakhutos dari kejauhan tepat mengenai tangan Demon yang memegang batu kematian dan membuatnya sedikit merintih kesakitan. Karena sebelumnya kekuatan sinar gama milik Lakhutos sudah diperbaharui dan ditambah dengan beberapa elemen antievil yang membuatnya dapat melukai para iblis cukup parah.
"Kalian manusia menyedihkan!" Teriak Demon dengan murka dan mencoba memakai kekuatan batu kematian untuk menyembuhkan luka yang dia dapat dan benar saja seketika luka itu langsung tertutup dan tubuhnya kembali pulih.
Demon menyeringai, "HAHAHA! Kekuatanku sekarang sangatlah besar dan kalian bukanlah tandingan ku lagi" Ujarnya dengan sombong tanpa tahu jika saat ini Els tengah berada di belakangnya merapalkan sebuah mantra tumbuhan.