Spirit World

Spirit World
Alam Bawah Sadar



Semua terlihat kebingungan dengan keadaan mereka sekarang, padahal mereka semua ingat bahwa mereka ingin menjalankan sesuatu yang tidak bisa mereka ingat. Bahkan Lakhutos saja yang merupakan dalang dibalik semua itu saja tidak ingat apa yang pernah dia lakukan beberapa waktu yang lalu.


"Komandan, seingatku beberapa waktu yang lalu kita sedang melakukan sesuatu yang tidak bisa kita ingat" Clation berjalan tertatih dengan memegang perutnya yang sepertinya terluka akibat benturan pada benda-benda di sekitar kawasan toko.


Komandan Lakhutos tidak menjawabnya, dia masih memegangi kepalanya yang terasa sangat sakit jika dia terus memaksakan diri untuk mengingat apa yang terjadi sebenarnya.


"AGRHH! Aku tidak bisa mengingatnya" Teriak frustasi Lakhutos dengan memukul tembok.


"Komandan! Jangan memaksakan diri untuk mengingatnga, karena jika tidak anda akan membuat bertambah parah nantinya" Clation memperingati.


Komandan Lakhutos mengangguk, "perintahkan pada semua ilmuan terhebat milik kita untuk menemukan penawar ini!" Perintah mutlak dari Lakhutos yang langsung diangguki oleh Clation.


"Baik komandan! Saya undur diri"


Ditempat lain...


"Hei Bangunlah! Jika tidak aku akan mengendalikan tubuhmu sepenuhnya agar aku bisa keluar dan menghancurkan planet milikmu" Suara menyeramkan itu datang kembali untuk membangunkan Violence yang saat ini tengah tak sadarkan diri.


"Kau lemah sekali, padahal baru seper miliar dari kekuatan full milikku dan sekarang kau tidak sadarkan diri" Guru burung itu dalam segel kurungan yang terpasang.


"Diamlah burung cerewet! " Violence tiba-tiba berkata seperti itu dengan mata tertutup dan tidur mengambang di air yang semakin tinggi memenuhi ruangan itu.


"Hahaha!" Burung itu tertawa ketika mendengar itu.


Violence tidak menjawab dan lebih memilih untuk bermeditasi sebentar memulihkan mentalnya, karena tempat ini sungguh tenang dan suara burung itu terdengar sangat berisik juga di ruangan ini.


"Wajahmu tidak terlihat menyeramkan" Ejek Violence dengan menahan tawa, dia tahu bahwa burung itu tidak akan bisa untuk keluar dari segel kurungan burung itu yang jelas kuatnya.


Violence yang mendengar itu tertawa terbahak-bahak, "bwahaha" Dengan berguling-guling Violence tertawa dan anehnya dia tidak terjatuh ke dalam air itu, padahal cukup dalam jika dihitung dengan meteran.


Zinox yang mendengar itu semakin kesal, "berhentilah nona muda! Kau tidak tahu jika aku adalah salah satu makhluk paling langka di seluruh alam semesta" Ucap Zinox dengan sinis.


Violence berhenti tertawa dan kini menatap ke arah Zinox, "coba ceritakan tentangmu saat ini!" Ucap Violence tiba-tiba dan itu membuat Zinox sedikit kaget dan dia bisa menutupinya serapi mungkin agar tidak diketahui oleh Violence.


Zinox diam cukup lama sebelum menjawabnya, "aku tidak pernah sedekat ini dengan makhluk rendahan seperti kalian" Jawab Zinox dengan sinis.


Violence mengernyit heran, padahal bukan itu yang dia dapatkan dari jawaban burung jelek di depannya itu.


"Cepatlah cerita! Aku akan mendengarkanmu dan aku akan diam menyimak nya" Violence memaksa dengan menatap kesal ke arah Zinox.


Zinox diam tidak menjawab dan Violence juga diam menunggu burung itu berbicara dan menceritakan siapa sebenarnya dia dan kenapa dia bisa ada didalam tubuh nya.


Hingga selang beberapa waktu akhirnya Zinox mulai menceritakan nya dengan memejamkan mata tidur.