
"... Kenapa yang muncul lebih kuat?"
Sembari melihat pemberitahuan itu, Alfred bertanya dengan masam.
[Dari hasil analisis, Ice Spirit menggunakan setengah umurnya untuk memanggil Ice Golem Emperor.]
Alfred tidak bisa berkata-kata, seperti yang diduga dari keberadaan pintar. Benar-benar merepotkan.
Sembari memikirkan itu, Alfred melihat dalam kabut asap yang tidak lama kemudian muncul sesosok bertubuh biru transparan dengan perasaan berat.
Ice Golem Emperor memiliki tubuh setinggi 300 meter dengan memancarkan kilauan misterius.
Setiap gerakannya memberikan efek beku pada sekitar.
Bahkan dikakinya, tanah telah membeku sedari tadi. Itu bahkan lebih parah dari pada skill Ice Storm.
Untuk serangan, tidak diketahui.
"Bagaimana caraku mengalahkannya?" Alfred bergumam dengan ekspresi bermasalah. "Serangan biasa pasti tidak akan berhasil. Itu artinya, harus menggunakan serangan terkuat namun akan membutuhkan waktu dalam pengaktifannya. Jika saat itu diserang maka berakhir sudah."
Saat berpikir cukup keras, suara mencengkam terdengar. Alfred mendongak dan melihat golem itu menyemburkan kabut putih kepadanya.
"Accelerate Speed!"
Alfred segera menghilang dari tempatnya berdiri, dan muncul beberapa ratus meter jauhnya.
Ditempatnya berdiri beberapa saat lalu, Alfred bisa melihatnya bahwa itu dibekukan.
Bahkan dampak areanya cukup luas.
Tidak berlebihan jika mengatakan, sangat kuat dari pada sihir Cocytus.
Nafas es yang dimilikinya sangat merepotkan. Juga memangnya golem bisa bernafas?
Alfred memiliki ekspresi pahit saat memikirkannya.
Disis lain, mungkin jika bukan karena Sword of God, dia akan mendapatkan status efek buruk.
Beberapa kesatria yang ingin membantu dirinya telah membeku. Sementara yang cukup jauh tidak membeku, sebagai gantinya dibagian tubuh tertentu terkena radang dingin ekstrim.
Alfred diam-diam meminta maaf karena tidak melakukan sesuatu untuk mereka. Yah, dia juga tidak ingin terkena efek buruk semacam itu jadi lebih memilih untuk menghindar.
Mengalihkan pandangan, tatapan Alfred segera bertemu dengan permukaan biru transparan.
Perasaan krisis hidup segera muncul di level tertinggi.
Tanpa Alfred sadari, dia mengucapkan kata 'Teleport' saat memikirkan untuk menghindar.
Dbom!!!
Tanah segera dihancurkan dengan kuat, bahkan membuat kawah sangat besar!
Tidak berhenti disana, tanah yang hancur segera membeku.
Alfred yang berhasil menghindar, memiliki ekspresi pahit. Dia berada ditempat dimana para prajurit yang terkena radang dingin ekstrim berada.
Dipadu dengan ucapan tidak sadar 'teleport', Alfred menjadi selamat.
Perasaan lega dan syok membuatnya jatuh ketanah. Sebab tenaga di kakinya menghilang bersamaan dengan perasaan krisis hidupnya.
Alfred tertawa kering saat melihat Ice Golem Emperor itu menarik kembali tangan yang sebesar gedung tersebut.
"... Ini cukup gawat, sekali kena akan langsung mati."
"Serangannya juga cepat. Dan terpenting, ketahanannya belum diketahui."
Alfred mencoba menganalisis golem tersebut.
Dan kebetulan tatapan keduanya bertemu.
Dengan ekspresi pasrah, Alfred segera berdiri lalu menggunakan skill dan melesat menjauh dari kerumunan.
Golem itu menargetkan Alfred, karena itulah dia tidak tertarik dengan yang lain.
Disisi lain, Alfred melihat golem itu ingin menyerangnya namun terus ditunda. Sebagai gantinya, golem itu bergerak maju untuk memperpendek jarak sebelum menyerang.
Alfred berpikir, apa yang terjadi jika dia berteleport sejauh mungkin? Namun kemungkinan besar golem itu akan lari.
Bagaimana pun kakinya tetap berfungsi, itu tidak akan terbatas dengan jalan lambat saja.
Kemudian tatapannya mengamati sekitar.
Alfred mencari roh es itu berada, kemungkinan bahwa masalah kenapa golem tersebut terus menargetkannya karena dia.
Jika berhasil dibunuh, dan golem itu tidak menargetkannya. Maka, Alfred akan mengeluarkan sihir tingkat tinggi untuk memberikan dampak terkuat lalu memberikan sisanya pada yang lain.
Alfred pernah menyoba, dia melukai monster yang masuk dalam misi System. Lalu membiarkan orang lain membunuhnya.
Hasilnya sama saja, Alfred tetap mendapatkan hadiah.
Itu artinya, tidak masalah jika yang memberikan last hit bukan dirinya. Asalkan hadiah dari System masih ada maka yang lain tidak diperlukan.
Lagi pula material monster tidak bisa dibawa Alfred ke dunia nyata.
"... Tidak ada?"
Alfred tercengang ketika melihat roh es itu tidak ada.
[Roh es bergabung dan mengendalikan kesadaran Ice Golem Emperor.]
"Jadi begitu."
Alfred merasa lega.
Yah, jika roh es itu berhasil kabur, maka kerugiannya cukup banyak.
Namun roh es itu bergabung dengan golem tersebut juga kerugian. Dia mungkin akan seterusnya ditargetkan.
...To be Continued...