
Di medan perang, berbagai prajurit menyerang monster dengan mati-matian.
Sementara itu, disuatu tempat. Seorang remaja laki-laki dan pria mudah, sedang bermain-main dengan monster.
Alfred yang memegang pedang besi, dengan panik menyerang dan menghindari serangan monster.
Sementara itu, Elard dengan mudah membunuh monster yang lebih kuat dari lawan Alfred.
"Semangatlah anak muda, kau sedang diawasi tuan Elard hebat ini!"
"Diamlah paman brengsek! Kau mengganggu konsentrasiku!" balas Alfred dengan tidak senang.
Dia melawan Nether Wolf, tentu saja itu kuat. Hanya saja luka serigala itu cukup banyak hingga kesulitan untuk bergerak.
Beberapa saat lalu Elard menyuruh Alfred mengalahkan Nether Wolf yang agak sekarat tersebut.
Awalnya Alfred ingin menolak, namun setelah melihat gerakan Nether Wolf begitu terbatas membuatnya menyetujui saran Elard.
Namun kenyataan mengkhianati. Meski terbatas, serigala itu tetap kuat.
Klang!
Pedang Alfred berbenturan dengan cakar serigala itu membentuk percikan api.
"Sial, sebenarnya seberapa tajam cakarnya?!"
Alfred melihat sekilas permukaan pedangnya telah tergores cukup banyak.
Meski itu hanya produk buatan desa, tapi pedang tersebut masihlah berbahan besi yang padat.
Secara normal, tidak akan begitu mudahnya untuk tergores!
"Hati-hati, cakarnya sangat tajam dan hindari serangan langsung karena elemen apinya cukup untuk melelehkan sebuah logam."
Elard yang menonton, memberi peringatan dengan datar.
"Dasar paman tua!! Peringatan semacam itu harusnya diberitahu dari awal!!"
"Fufu, itu karena kau terus menerus memanggilku paman!" balas Elard dengan seringai.
Alfred merasa semakin dia mengejeknya, Elard akan lebih mengesalkan.
Namun jika Alfred tidak membalas ejekan Elard, dia yakin pasti akan lebih tidak masuk akal.
Karena itulah, yang bisa dilakukan adalah mengantisipasi jebakan Elard sebanyak mungkin.
Disisi lain pedang Alfred akan patah jika pertempuran ini terus berlangsung. Karena itulah, dia harus mengganti senjatanya.
Alfred bergerak menjauh setelah menangkis serangan serigala tersebut.
Sesaat kemudian, cahaya biru redup muncul dari kehampaan, lalu membentuk tongkat panjang.
Bersamaan dengan itu, udara dingin yang membekukan muncul dari udara.
Segera, Alfred mengayunkannya seakan mengusir serangga, kemudian.
Crash!
Pada arah dimana lintasan tongkat itu berayun, udara, serta tanah bahkan serigala itu segera dibekukan.
"A-aku hanya bercanda kau tahu?"
"Aku juga hanya bercanda kok? Paling-paling hanya membeku selama satu menit."
"Apa kau ingin membunuhku?!"
"Entahlah, siapa tahu?"
Sementara Alfred memberikan intimindasi tak terlihat, Elard berusaha membela diri dengan keras.
"Hati-hati! Laba-laba terkutuk dari Nether menyerang!!"
Teriakan dari suatu kesatria, membuat semua perhatian teralihkan pada daerah paling depan.
Disana laba-laba besar dengan tinggi 5 meter berjalan cepat tanpa memperdulikan sekutunya.
Kemudian laba-laba itu melompat dan menerjang prajurit bagian paling depan.
Teriakan kesakitan terdengar.
Alfred dan Elard tidak bermain-main lagi.
Keduanya mempersiapkan senjata utama.
"Maaf, kita akan lanjutkan ini nanti," ungkap Elard, lalu melesat menuju laba-laba tersebut.
Alfred hanya diam menatap Elard yang menjauh.
Dia sebenarnya ingin mengatakan sesuatu, namun itu segera menghilang sebelum diucapkan.
Mengalihkan pandangan, Alfred mengamati sekitar.
Dia saat ini berada di tengah kepanikan orang-orang. Beberapa dari mereka kembali mundur, sementara yang lain tidak.
Hal itu membuat monster yang menyerang tidak lagi beraturan.
Dan diantara mereka, ada pertempuran tidak seimbang.
Puluhan prajurit yang dibekukan akan hancur begitu saja. Sementara yang lain, berusaha menghindari serta mencairkan es pada diri sendiri.
Ya, lawan mereka adalah roh es.
Itu mirip dengan roh api yang melarikan diri. Hanya saja, kecepatannya mungkin jauh lebih lambat.
[Misi baru di temukan]
[Bunuh Ice Spirit]
[Reward : Mendapatkan poin 5x lipat dan 1 skill acak milik Ice Spirit]
Ya, itu mirip dengan misi saat melawan Roh Api. Bedanya, sekarang Alfred akan benar-benar serius untuk mengalahkannya.
Dan tentunya, mendapatkan 1 skill secara gratis.
...Bersambung...