
"kelihatan nya kamu ini suka sekali menggangu Irene ya? aku pastikan setelah ini kamu gak akan bisa ganggu dia lagi, aku gak akan biarkan" wajah Ervin berubah serius
Nena bergidik juga, melihat wajah si ganteng ini marah.., ia memperhatikan Ervin sedari tadi, mata Nena tak sengaja menangkap sedikit noda merah yang mengintip di sisi kerah blezer Ervin. Itu jelas sekali noda bekas bercinta. Nena sangat iri sekali pada Irene..
betul sekali, tadi sore telah terjadi pertempuran panas di kamar antara Irene dan Ervin, dan noda yang mengintai di kerah Ervin adalah sebagian kecil nya saja. Noda cinta di tubuh Irene jangan di tanya,maka nya sekarang Irene memakai gaun simple yang agak menutupi leher dan sekitaran nya..
"dra..apa kamu biarin selama ini cewek jahat ini berkeliaran di sekitar Irene?" tanya Ervin pada Andra..
"entah lah Vin, secara aku juga gak pernah anggap orang ini ada" tukas Andra pedas, membuat telinga Nena memanas, ternyata Andra sepupu nya sendiri tak menganggap nya.
Hardy juga tidak mau memihak Nena meskipun tunangan nya. secara dari tadi Nena terlihat membikin masalah melulu, Hardy jadi gak enak sama Ervin dong.
"maaf atas ketidaknyamanan nya Vin" lirih Hardy
"bukan salah kamu bro.. Ayo masuk aja" ajak Ervin kemudian
Ervin kemudian segera melangkah ke arah Irene
"Sensei..ayo masuk" ajak Ervin
Irene mengangguk.., di ikuti Mella dan Andra.
Nena menatap punggung ke empat orang itu dari belakang, ia iri setengah mati pada Irene.
kok bisa sih, Irene gak dapat Hardy malah dapat yang lebih oke gini? Terus Kan kata nya suami nya seorang siswa? Bocah dong tapi kok ini suami nya Irene malah keren banget.
Nena kesal karena merasa kalah dan gak ada celah untuk mengganggu Irene lagi.
dalam diam sedari tadi sebetul nya Hardy terus memperhatikan Mella, cewek sahabat Irene benar-benar anggun dan mempesona, body goals,keren, dan seorang dokter yang cantik. Hardy betul-betul sangat terpesona. Sumpah Hardy benar-benar naksir, baru kali ini ia melihat sosok cewek perfect yang benar-benar masuk kriteria nya. Super sempurna tanpa celah..
"sayang ayo masuk" Nena berkata pada Hardy, ia dengan tak tau malu berusaha mencairkan suasana..
tapi Hardy seperti nya malas membalas gandengan tangan Nena. Dia menepis nya
"besok, aku akan menemui orangtua mu untuk membatal kan pertunangan kita. Aku sekarang suka sama orang lain" kata Hardy seraya melepas kan cincin di tangan nya mengambil tangan Nena dengan kasar dan memaksa meletakkan nya di telapak tangan Nena.
"nih aku gak butuh cincin nya lagi, buat kamu aja" kata Hardy tak peduli
"Hardy apa-apaan sih?" Nena shock, ia kaget Hardy tau-tau membuang nya seperti ini setelah setahun mereka bersama. Ia mengira setelah di permalukan tadi, masih ada Hardy bersama nya.
"malam ini aku kemari sebagai tamu Ervin, bukan sebagai patner kamu.., kita putus" tegas Hardy seraya berbalik dan masuk ke arena acara, meninggalkan Nena sendiri yang masih tak percaya dengan apa yang terjadi barusan. Makjleb..!!?
Saat makan malam akan berlangsung, Irene terlihat mendekati Mella
"pstt..Mell kayak nya si Hardy naksir deh sama kamu, tatapan nya kayak beda gitu" Irene mulai curiga sama gelagat Hardy
"ya biarin lah" balas Mella
"aku gak peduli dan dia itu bukan tipe aku"lanjut Mella
"oh, jadi cerita nya Mella kita udah punya gebetan dong" goda Irene
"iya lah.. Aku di ajak duda keren nikah" bisik Mella
"what?" pekik Irene tergelak
"duren sawit, duda keren sarang duit. Ganteng banget lho ren.., umur nya 30-an hooot banget pkok nya, dia udah punya anak gadis yang duduk di sekolah menengah. dan anak gadis nya itu suka sama aku ren, dia sering rawat anabul nya di klinik aku, dari situ lah aku kenalan sama papa nya yang ganteng dan hot nya minta ampun" cerita Mella jujur dengan intonasi heboh berdua.
"kamu kok baru cerita?" tanya Irene
"ya kemarin-kemarin aku gak mau kepedean Ren, aq tu mmg terkesima sama om itu tapi gak mikir kalau ternyata dia juga lirik aku" kekeh Mella
"jadi cerita nya aku sama brondong, kamu sama om-om dong?" goda Irene genit
"tapi mantul kan??" balas Mella tak kalah genit
💗💗💗💗💗
Beberapa hari berikut nya mereka kembali ke kota J dan melanjutkan aktivitas secara normal. Irene tetap mengajar di KrisanFlower Highschool dan Ervin melanjutkan kuliah. Ia mengambil jurusan yang sama dengan Andra dan ketiga teman nya..
Andra juga terlihat sering barengan ngumpul bersama Ervin dan teman-teman nya. Andra juga tetap setia sama Tami.
Irene dan Ervin mendapat hadiah pernikahan dari kedua orangtua mereka berupa apartemen sendiri untuk mereka berdua. Apalagi Ervin selain kuliah ia juga giat membantu di perusahaan sang papa, Tuan Permana.
lagi-lagi Andra mengurus diri nya sendiri, eh enggak ding heheee Irene gak mungkin telantarin adek nya di kota J, kadangkala Tami juga sering membantu Irene mengurus keperluan Andra, seperti nya Andra dan Tami juga akan melanjutkan ke jenjang serius. Jangan lupa si imut Pinky juga tak lupa mengurus Andra kakak kesayangan nya.
Andra enak ada kakak, pacar dan adik sepupu yang sayang dan jaga, ia gak bakal terlantar di kota J meskipun tinggal sendiri.
Hari ini kebetulan libur, Ervin pergi ke mini market terdekat dengan menggunakan Moge kesayangan nya, ia terburu-buru jadi nya hanya pakai boxer pendek dan atasan oblong saja. Hingga saat ia menjalan kan Moge nya paha nya terekpos kena angin tersingkap dengan seksih dan menawan.
kebetulan ada dua banci lewat dan melihat pemandangan itu..
"ih..gak kuat Nek..." banci nya pura-pura kek nutup mata gitu
Ervin kembali dan membawa bungkusan yang di beli nya..
"ya ampun Ervin, kamu ngapain seksih begitu keluar rumah? Dari mana?" pekik Irene
"dari mini market sayang, ini aku beli cemilan dan roti yang habis di kulkas" kata Ervin jujur
Irene langsung mencubit pinggang Ervin
"awas kalo keluar pake gituan lagi, emang kamu gak punya celana apa?" ancam Irene galak
"maaf sayang..iya deh ampunin yah" rengek Ervin manja seraya menci-uum pipi Irene..
"luv yu sensei cantik" goda Ervin..
"gak mempan" rajuk Irene
tiba-tiba Ervin menyambar tubuh Irene dan menggendong nya menuju kamar..
"kalo gini mempan gak" bisik Ervin
"mau apa kamu ervin?" Irene kaget
"hari ini kebetulan libur jadi kamu harus layani suami mu ini berapa ronde pun dia mau" kata Ervin mesra dan menggoda
"Ervin gila kamu.." wajah Irene memerah
pintu tertutup dari dalam, Ervin membawa Irene ke atas kasur, selanjut nya bayangkan sendiri saja okey..
💗💗💗💗
Di sebuah apartemen pribadi milik guru matematika ganteng pak Franky, guru ganteng ini nampak sedang menikmati bibir segar milik seorang gadis cantik imut, siswi nya sendiri.
siswi nan imut ini terlihat duduk di atas pangkuan pak Franky dengan posisi mengang-kang. Leher jenjang nya terlihat mempesona karena rambut panjang nya di kuncir ekor kuda.
Guru dan Siswi itu terlihat makin saling memberikan serangan-serangan panas dan menggila...
Bisa kah di tebak siapa siswi itu? Ya dia adalah Pinky. ia naik kelas dengan nilai yang baik hingga ia menagih pak Franky untuk memacari nya
awal nya pak Franky hanya berjanji asal saja, tapi saat terakhir Pinky mencuri ciyuman dari nya hari itu sejak itu pikiran nya di penuhi oleh Pinky.
dan aneh nya selama pak Franky jadian dengan Pinky, ia mati kutu dan tak berani bertingkah. Ia sangat takut Pinky marah pada nya, sebucin ini pak Franky, selama ini ia playboy akhir nya kena batu nya juga.
jujur saja selama ini Pak Franky jadi Playboy karena dia selalu merasa belum puas dengan gadis-gadis dan semua perempuan yang di kencani nya. Ia terus saja belum merasa puas dan tidak juga merasakan menemukan yang tepat di hati nya.
selama ini walau berkencan berkali-kali, Pak Franky selalu merasa hati nya selalu kosong. Tapi setelah ia bersama Pinky, mereguk manis nya madu gadis ini baru lah pak Franky merasa puas dan hati kosong nya terisi sempurna. Pinky seperti Opi-um bagi pak Franky..
Yah...akhir cerita mereka yang baik-baik hidup bahagia dan yang jahat-jahat berakhir kecewa.
SELESAI..