Scandal with my affair

Scandal with my affair
Menyembunyikan Pak Bos



**Happy reading happy people 😉 😉


terimakasih sudah mampir 😘


POV James


Untuk pertama kalinya aku memasuki apartemen seorang wanita apalagi wanita tersebut adalah kekasihku. Aku tidak pernah mau mampir ke rumah para jalang yang selama ini menginginkan uangku.


Aku menarik tangan Nadine dan dia duduk di pangkuanku.


" Jadi bagaimana apa kau menyesal bahwa sebenarnya Albie tidak bersalah sedangkan kita malah ada affair di belakangnya?" tanyaku


" Tidak,aku malah bersyukur karena paling tidak aku bisa menemukan kebahagiaanku bersamamu" jawab Nadine dan mengalungkan tangannya di leherku


" aku kira kau akan meninggalkanku saat tau kebenaran tentang Albie" aku merasakan takut kehilangannya karena pada kenyataannya aku tau Albie adalah orang yang setia


" Tidak akan pernah James. Sekalipun alasannya hp Albie lowbet,dia bisa meminjam hp milik Mia atau bahkan bisa menelfon dengan telfon rumah sakit atau telfon rumah Mia,tapi tidak dia lakukan. Dia hanya berfikir hpnya mati dan tidak perlu mengabari aku yang sedang binggung mencarinya seperti orang gila malam-malam pergi ke kantor,bahkan saking cemasnya aku tidak tanya ke sekuriti malah langsung pergi ke kantornya yang sudah kosong,baru saat turun aku bertanya pada sekuriti dan mereka menunjukkan cctv saat Albie pergi dengan mengandeng tangan Mia, seketika hatiku hancur tapi aku tetap berusaha menghubunginya seperti orang tolol" Nadine mulai terisak,Albie beruntung bisa bersama dengan Nadine yang begitu mencintainya


Albie adalah orang tercuek yang ku kenal,dia sama sekali tidak hangat kecuali pada Mia. Mia adalah cinta pertamanya dan Albie tau Mia adalah wanita yang rapuh yang memerlukan pundaknya untuk bersandar. Dan disinilah kesalahan Albie,dia menyia-nyiakan Nadine yang begitu mencintainya hanya untuk menjadi sandaran bagi Mia.


Jadi aku akan menjadi sandaran untuk Nadine disaat seperti ini. Dia memelukku dengan terus terisak. Aku memang tidak tau perasaannya tapi yang jelas, hatiku sakit saat melihat Nadine menangis seperti saat ini.


" Menangislah sesukamu sayang,tapi setelah ini jangan bersedih lagi,aku sakit saat melihatmu menangis" aku membelai rambut panjangnya


" James terimakasih sudah ada untukku" dia menciumku


Aku tau saat ini dia butuh pelepasan emosi,jadi aku biarkan dia mengambil inisiatif sesukanya dan akupun membalasnya.


Ting...tong...


Bedebah .. siapa malam-malam begini bertamu ke tempat ini,menganggu saja.


"sebentar aku lihat dulu siapa yang datang" Nadine berdiri dan melihat dari lubang kecil di pintu


" Gawat James,itu Albie datang. Kamu masuk dulu ke kamarku" Kata Nadine sambil memasukkan sepatuku kedalam rak sepatu tertutup


" Ya baiklah" akupun menurut


POV Author


Nadine mempersilahkan Albie masuk. Dan mereka duduk di sofa.


" Ada perlu apa malam-malam begini kesini bie?" tanya Nadine dengan nada ketus


" Aku ingin menjelaskan tentang Mia" Albie meraih tangan Nadine


Tentu saja hal ini memancing kemarahan seseorang yang tengah mengintip pembicaraan mereka.


" setelah pak bos buka suara akhirnya kamu punya pikiran untuk menjelaskan, kemana saja selama ini? tidak pernah sekalipun ada niatan untuk menjelaskan,bahkan kamu sibuk sendiri dengan pekerjaanmu terus" Nadine menghempas tangan Albie dan membuat seseorang merasa lega


" sayang maaf aku tidak ada waktu untuk menghubungimu,aku terlalu sibuk. Dan James kenapa harus mencium tanganmu tadi?" alasan Albie dan berusaha mengalihkan pembicaraan


"Jangan alihkan pembicaraan, Kamu sibuk tapi kamu sempat mengantar Mia karena ayahnya sakit bahkan tadi kamu juga ada waktu untuk menghadiri makan malam dengan pak bos,dan itupun kamu juga menjemput dan mengantar Mia,jadi sekarang ini siapa sebenarnya kekasihmu bie? aku atau Mia?" tegas Nadine dengan menekankan pertanyaannya


" Aku memang tidak terlihat rapuh tapi aku butuh kamu disampingku,apalagi saat ada pertemuan keluargamu,aku seperti wanita egois dan ceroboh yang meninggalkan kamu sendiri di kantor, sedangkan aku pulang untuk berdandan. Terlihat egois bukan? bahkan saat ini juga aku terlihat lebih egois karena tidak berempati kepada Mia karena kenyataannya kamu kemarin sedang menolongnya untuk mengurus ayahnya" Nadine berdiri dan berjalan di samping sofa


" sekarang silahkan pulang saja,maaf aku sudah lelah,aku sudah tidak punya energi untuk berdebat,aku ingin istirahat. Maaf atas ketidak pengertianku" Nadine membukakan pintu


" Dine.. aku sungguh minta maaf karena kurang memperhatikanmu" sesal Albie sambil berjalan keluar


" Kamu tidak kurang dalam memperhatikanku, tapi memang tidak pernah bie" Nadine membanting pintu didepan wajah Albie yang sudah berada diluar


Nadine segera masuk ke kamar dan mencari James. Dia melihat James berdiri di dekat pintu kamar dan segera memeluknya.


" Maafkan aku Je" Nadine memeluk James erat


" Tidak ada yang perlu di maafkan Na,aku senang saat kamu menghempas tangannya,aku tau kamu tidak berniat untuk bermesraan dengan Albie" James tersenyum


" Bukan itu yang ku maksud Je,maaf sudah menyembunyikanmu disini" Nadine menunduk menyesal


" aku benar-benar mendalami karakter sebagai selingkuhan sekarang, sepertinya seru" James tertawa


" Je... kau ini malah tertawa menjadi selingkuhan sekretarismu, bukankah harusnya kamu marah?" Nadine menatap tajam pada James


" tunggu dulu.. beberapa kali kau memanggilku Je" James berfikir sejenak


" Dan kau memanggilku Na" Nadine tersenyum


" Akhirnya sayangku tersenyum juga,aku senang saat kamu tersenyum cerah" James mencium kening Nadine


" James, sepertinya kita harus pergi ke San Fransisco 2 hari lagi" jelas Nadine


" kenapa? kamu mau berlibur?" tanya James


" Bukan Je,karena kamu membatalkan beberapa janji temu,tadi aku mengajukan reschedule untuk beberapa klien di sana, mereka menyetujuinya namun kita yang harus terbang kesana" jelas Nadine


" sudah-sudah kamu ini selalu saja sibuk bekerja, apakah tidak ada waktu untukmu sendiri?" tanya James


" Bahkan beberapa berkas harus ku bawa pulang untukku selesaikan, Kau tidak pulang?" tanya Nadine


" Kau mengusir seorang bos? berani ya sekarang?" tanya James dengan tersenyum


" Pak bos yang ganteng dan baik hati dan yang paling ku sayang,pulang ya!.. Kamu istirahat dan aku istirahat kemudian besok kita bertemu lagi" Nadine mencium bibir James sambil berjinjit


" Baiklah aku pulang,aku memang selalu kalah dengan wanitaku ini" James membalas ciuman Nadine


" Aku pulang dulu,dan jangan bukakan pintu untuk siapapun apalagi jika Albie kembali lagi" tegasnya


" oke bos" sambil tangan Nadine hormat pada James


" terus jika bos kembali lagi juga tidak boleh dibuka?" tanya Nadine dengan wajah polos yang lucu sekali bagi James


" tentu saja harus dibuka jika untukku sayang" sambil tangan James mencubit pipi Nadine


Thanks for reading 😘😘**