Scandal with my affair

Scandal with my affair
BonChap 2 Usaha Pencarian



Happy reading happy people 😉😉


Terimakasih sudah mampir dan meninggalkan like dan komentar positifnya 😘😘😘


POV Author


" Oke katakan detailnya" kata James


" mereka masuk ke kolom jembatan dan begitu keluar sudah berganti mobil berwarna putih dan 2 menit kemudian kau melewatinya mereka pergi ke persimpangan jalan,kau mengambil arah kanan dan mereka ke arah kiri dan memutar kembali kearah bandara" jawab Alex


" Kembali kearah bandara? apa tujuan mereka" kata James


" Coba kau lihat cctv seluruh bandara,kemana tujuan mereka. Maaf sudah merepotkanmu" kata James


" tidak masalah lagipula ini keadaan darurat,sabar bos.. dan jagalah istrimu,dia pasti sangat sedih saat ini" kata Alex mencoba menangkan


" iya..Terimakasih, ini aku akan berangkat ke Bandara dan setelah tau tujuan mereka kabari pilotku untuk menyiapkan jet pribadi ku" perintah James


James hendak berangkat dan Nadine terbangun dari tidurnya.


" Jamess... tolong kembalikan" kata Nadine


" Na... tenanglah,kami semua sedang mengusahakannya" jawab James


" Kembalikan anakku,cari Jena James sampai ketemu" kata Nadine menanggis semakin menjadi-jadi


" Sayang aku akan berangkat mencarinya juga, kau tunggu aku dirumah" kata James


" TIDAK,AKU JUGA IKUT" kata Nadine dengan berteriak histeris


Mereka menuju Bandara dan langsung menuju pelataran parkir jet pribadi dan menaikinnya dengan tujuannya yaitu kota Paris Prancis.


Setelah 15 jam perjalanan tanpa transit, mereka sampai dan sekarang sedang dalam penelusuran kemana perginya Tante Diana dan Jena.


Sebelumnya James juga sudah meminta Jhony untuk meretas cctv Bandara untuk mencari tahu keberadaan Tante Diana dan ternyata Tante Diana seperti dijemput seseorang dan di kawal beberapa orang.


Sepertinya hal ini sudah direncanakan dengan penuh persiapan sebelumnya. Namun dari yang Jhony lihat,yang menjemput Tante Diana seperti orang-orang dari pejabat negara Prancis. Dilihat dari mobil dan perlengkapan mereka.


James menyusuri jalan sesuai dengan petunjuk dari Jhony namun yang mereka temukan adalah jalan buntu. Sepertinya ada seorang yang dengan sengaja meretas balik sistem Jhony dan menyebabkannya berakhir di jalan buntu yang disampingnya adalah sungai Seine.


"James kenapa jalannya buntu?" tanya Nadine dengan cemas berharap bisa menemukan putrinya


"Sabar sayang,aku juga tidak mengerti. Aku sudah mengikuti jalan sesuai petunjuk dari Jhony tapi berakhir disini" jawab james tidak kalah cemas dari Nadine karena jika Jena tidak kunjung ditemukan dia tidak bisa membayangkan betapa hancur hati istrinya


" Akan aku coba untuk menelfon Jhony"imbuh James


Setelah beberapa saat..


" Aku sudah menelfon Jhony tapi sepertinya sistemnya dibajak" kata James


" Bagaimana bisa hacker handal sepertinya bisa kalah dari seseorang yang sedang menculik Jena kita" kata Nadine dengan marah bercampur kecewa


" Sayang,diatas baik ada yang terbaik dan diatas yang terbaik masih ada yang Maha Terbaik,tenangkan dirimu dan do'akan Jena kita baik-baik saja oke" kata James seraya memeluk dan mencium kening Nadine untuk menyalurkan ketenangan dan kekuatan untuk Nadine


" Iya kau benar sayang,maaf aku hanya mencemaskan keadaan Jena,aku panik karena aku begitu bodoh mempercayakan Jena kepada Tante Diana" Sesal Nadine dan dia terisak didada James


Mereka melanjutkan perjalanan dengan arah yang berbeda dan mencari sebisa mungkin namun hasilnya nihil hingga malam tiba. James dan Nadine sudah lelah, mereka menginap dihotel terdekat untuk beristirahat.


" Sayang kau tidak makan?" tanya James


" Bagaimana bisa aku makan, sedangkan aku tidak tau keadaan putriku" jawab Nadine yang tampak semakin kurus sejak hilangnya Jena,Nadine kehilangan semangat hidupnya


" Kalau kau tidak mau makan aku akan mencari Jena sendiri,kau dirumah saja" jawab James


Seminggu setelah hilangnya Jena mereka belum menemukan Jena,James memang memutuskan untuk membeli rumah di Paris agar dia tidak check in di hotel terus menerus. Dan sekarang mereka sudah menetap beberapa bulan di Paris,bahkan mereka mengurus kepedudukan mereka untuk pindah ke Paris.


" Baiklah aku akan makan dan aku ikut mencari Jena" kata Nadine


" Apa kau yakin?" tanya James


"Sangat yakin"


Setelah makan,James dan Nadine seperti Biasanya berkeliling untuk melanjutkan pencarian Jena. Mereka berdua seakan yakin bahwa mereka akan menemukan Jena cepat atau lambat. Meskipun menghabiskan seumur hidupun tidak masalah bagi keduanya.


Disisi lain...


Setelah Tante Diana menyerahkan Jena kepada seorang pejabat,dia mengalami kecelakaan dan tewas ditempat.


Yang merawat Jena adalah Ibu Anne wali kota Paris. Dia sebenarnya tau bahwa kakaknya bersekongkol dengan seseorang untuk menculik Jena agar bisa diberikan kepadanya karena dia sudah 7 tahun belum memiliki anak namun wali kota tersebut berniat mengembalikan Jena pulang ke Indonesia.


Tapi anak dari kakaknya yang tidak lain keponakannya yang berusia 5 tahun,tidak mau berpisah dengan Jena jadi untuk beberapa waktu Jena masih dalam perawatan wali kota tersebut.


Pernah suatu waktu Ibu Anne bersiap untuk berangkat,namun keponakannya malah jatuh sakit jadi dia tidak tega. Dan kakaknya juga melarang untuk mengembalikan Jena.


Beberapa bulan kemudian...


Ibu Anne berencana untuk mengajak Keponakannya berlibur ke Australia dan pamit kepada kakaknya, tapi Ibu Anne juga memiliki maksud Mampir ke Indonesia untuk bertemu orang tua Jena.


Namun Naas,saat hampir di Indonesia sayap kanan pesawat mengalami kerusakan dan harus menjalani pedararatan darurat. Dan hal tersebut menyebabkan hampir separuh badan pesawat terlepas dari rangkanya. Ibu Anne memeluk erat Jena dan Keponakannya namun karena terbentur kursi penumpang di depannya menyebabkan dia pingsan.


Dari kejadian ini banyak korban tewas dan banyak pula yang luka-luka. Saat Ibu Anne tersadar dirumah sakit,yang disampingnya adalah Keponakan laki-lakinya. Dia menyadari bahwa Jena tidak ada. Dia panik dan berlari ke ruang dokter.


" Dokter,mana anak perempuan saya yang berumur sekitar 2 tahun?" (dalam bahasa Prancis) dengan nafas yang tersengal-sengal


" sorry,can you speak English?" tanya dokter tersebut


" mana anak perempuan saya yang berumur sekitar 2 tahun?"( dalam bahasa Inggris)


" Anda kesini hanya dengan memeluk anak laki-laki anda Bu" jawab dokter tersebut


" Tidak mungkin,saya yakin saya memeluk kedua anak saya" jawab ibu Anne


" Tapi korban pesawat yang masuk rumah sakit ini tidak ada yang berumur dibawah 5 tahun Bu, kemungkinan anak ibu masuk dalam korban yang tewas" jelas dokter tersebut


" Periksa sekali lagi,dia sangat penting dok" kata ibu Anne dengan terisak


Setelah yakin bahwa tidak ada korban dibawah umur 5 tahun yang masuk rumah sakit tersebut,Ibu Anne jatuh pingsan. Dia syok tidak bisa terima bahwa Jena yang hendak dia kembalikan ke orang tua kandungnya harus tewas karena kecelakaan pesawat saat bersamanya. Ibu Anne binggung saat berhadapan dengan orang tua kandung Jena nanti.


Bersambung...


Thanks for reading 😘😘