
Happy reading happy people 😉 😉
Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan like,vote dan komentar positifnya 😘😘
" Bukan begitu maksudnya Dine,Kalian dengarkan dulu penjelasan Papa" Jawab Kenan
POV Author
" Papa ingin Albie mempertanggung jawabkan perbuatannya kepada Mia" jelas Kenan
" Tanggungjawab apa maksudnya Pa?" Tanya Nadine
" Albie,Kamu mau menjelaskan sendiri atau Mia? Atau perlukah Papa yang menjelaskan situasi ini pada Nadine?Atau aku serahkan saja foto kalian pada Nadine?" Tanya Kenan
" Aku saja Om" jawab Mia angkat bicara karena sejak Nadine datang dia tidak bersuara
" Dine maaf,waktu kemarin aku dan Albie mabuk jadi kami tidak sadar, Tapi jika kamu tidak bisa menerima keadaan ini aku tidak apa-apa,aku juga tidak menuntut Albie untuk bertanggung jawab padaku" jelas Mia dengan berlinang air mata
" Aku Tidak Sadar waktu itu Dine, maafkan aku. Aku sungguh menyesal, waktu itu aku kesal dan minum banyak lalu aku hilang kendali dan tidak ingat apapun" Albie meraih tangan Nadine
" Kamu harus bertanggung jawab Bie,kamu harus menikahi Mia" jawab Nadine dengan menepis tangan Albie
" Kamu benar-benar ingin melepaskan aku Dine" tanya Albie
" Bukan aku yang melepasmu Bie tapi kamu yang pergi dan melepaskan diri dariku. Mungkin memang Mia yang seharusnya berada disampingmu" jawab Nadine
" Jika sudah begini dan keputusan Nadine juga menginginkan Albie untuk bertanggung jawab pada Mia,maka pertunangan Albie dan Nadine batal. Segera nikahi Mia setelah ini Albie" Tegas Kenan dan keputusannya sudah bulat
" Baiklah Pa, kalian lanjutkan makan malamnya,Nadine pulang dulu karena sudah lelah sekali. Papa jangan pulang terlalu malam" pamit Nadine
" Iya, hati-hatilah dijalan Dine, sekali lagi maaf Albie sudah membuatmu kecewa" jawab Kenan
" Papa salah,malah aku yang sebenarnya lebih dulu berbuat salah" batin Nadine
Sepulang Nadine mereka bertigapun juga pulang. Kenan pulang sendirian dan Albie tentu saja mengantarkan Mia pulang.
Di apartemen Nadine...
POV Nadine
Aku masuk ke dalam Apartemenku namun aku melihat lampu ruang tamu menyala padahal kebiasaanku adalah selalu mematikan lampu sebelum berangkat keluar Apartemen.
" Bagaimana acara makan malamnya Na?" Tanya seseorang yang sedang duduk di sofa
" James... Kamu kenapa bisa ada disini dan kamu tau password pintuku?" tanyaku heran
" Tentu saja aku tau,kamu memakai kode pos panti kan? dan kamu belum menjawab pertanyaanku" tanya James
" Iya kamu benar,kenapa bisa tau?.. Dan makan malamnya hari ini sungguh dramatis Je" jawabku
" Kamu tampak bahagia sekali,memangnya kenapa? ceritakan padaku" kata James dengan menghadap kearahku dan duduk bersilah disofa
" Sebelum itu jawab dulu pertanyaanku James, bagaimana bisa kamu tau password-nya adalah kode pos panti?" tanyaku yang masih penasaran
" Karena panti adalah tempat penting bagimu,jadi kamu pasti akan memakainya karena mudah diingat. Lalu bagaimana dengan makan malamnya Na?" Tanya James
" Hari ini Papa Kenan memutuskan untuk membatalkan pertunanganku dengan Albie" jawabku aku tersenyum senang
" Syukurlah aku lega jadi aku bisa menikahimu besok" kata James dan itu juga hal yang aku fikirkan
" Tapi tunggu,apa alasannya? kenapa tiba-tiba membatalkan pertunangan kalian?"tanya James penasaran
" Karena Papa Kenan menyuruh Albie bertanggung jawab pada Mia,tadi juga ada Mia waktu makan malam,aku terkejut tapi aku berusaha biasa aja" jawabku
" Apakah Mia hamil?" tanya James
" Tidak juga sih tapi mereka berdua telah tidur bersama. Jadi menurut Papa Kenan mereka harus menikah" Jawabku
" Tidak perlu James, seperti tidak ada hari lain saja. Sebenarnya ada yang mengganjal bagiku" jelasku
" Kenapa? Apakah Albie tidak mau melepaskanmu atau kamu masih berat melepaskan Albie?" tanya James
" Bukan begitu Je,kamu tau sendiri sebelum ke San Fransisco aku ingin mengakhiri hubunganku dengan Albie tapi karena Mama Rana sakit aku jadi mengurungkan niatku,aku tidak ingin membuat Mama Rana jadi sedih" jawabku
" Lalu apa hal yang mengganjal bagimu?" tanya James
" Sebenarnya apa yang membuat Papa Kenan pingsan di panti, Papa tau keadaannya tidak boleh kaget atau terlalu lelah. Jadi pasti ada hal penting yang membuatnya terkejut" terangku
" Apa mungkin Om Kenan tau hubungan kita?" tanya James
" Tapi waktu itu kita tidak sedang bermesraan James" jawabku
" Tapi kita bercakap-cakap dipanti,dan tidak terlihat seperti atasan dan bawahan Na" jelas James
" Yasudah besok aku akan tanya Papa Kenan secara pribadi,apakah kamu tidak pulang?" tanyaku
" Ada yang ingin ku jelaskan padamu Na,Dan ini penting" James terlihat serius dan aku jadi tegang
" Sebenarnya bukan aku yang mengirimkan Mia kesini namun dia sendiri yang memintanya" lanjut James
" Trus apa hubungannya dengan kita?" tanyaku
" Tentu saja ada, karena aku tidak bisa mencegah Mia dan aku juga tidak membantumu dalam menghadapi Mia yang sedang berusaha menghancurkan hubunganmu dengan Albie" jelas James
" Jadi maksudnya Mia datang untuk mendekati Albie dan berusaha merebut Albie begitu?" tanyaku aku tidak menyangka dengan niat Mia
" Iya,Mia telah membantuku untuk mengungkapkan penghianatan Devina yang telah merugikan perusahaanku di California Amerika dan sebagai imbalannya dia tidak mau kenaikan jabatan tapi minta dipindahkan kesini. Awalnya aku tidak masalah dengan permintaannya namun sebulan setelahnya aku baru tau kalau kekasihnya di California telah menikah dengan wanita lain,dan seperti biasa Mia jika patah hati selalu kembali ke Albie, sedangkan Albie sudah bertunangan denganmu" jelas James
" Tapi kenapa kamu tidak menceritakannya sejak awal?" tanyaku
" Karena itu adalah masalah kalian bertiga,aku tidak ingin ikut campur dan aku hanya ingin disampingmu saat kamu butuh pundakku untuk bersandar. Makanya saat Mia disini sudah 3 bulan aku juga kesini menyusulnya karena aku harus membereskan banyak hal sebelum perusahaan ku tinggal" tegas James
" jadi kamu membiarkan Mia mendekati Albie agar aku bersamamu?" aku malah berfikiran negatif
" Bukan Na,dengarkan aku. Jika cinta kalian kuat,Albie tidak akan tergoda dan kamu juga akan berusaha bertahan apapun keadaannya tapi kenyataannya Albie malah tidur dengan Mia kan?" tanya James
" Iya dan aku tidur denganmu, Apakah kalian bersekongkol?" aku jadi marah pada James
" Tidak pernah sekalipun aku bersekongkol dengan Mia Na,aku murni ingin di sampingmu tanpa cara yang licik, Awalnya aku ingin menjadi temanmu karena kamu pernah menolongku,jadi aku juga ingin menolongmu. Tapi saat bersamamu aku jadi tidak ingin membagimu pada orang lain termasuk Albie,aku menjadi egois tapi aku hanya ingin membahagiakanmu selama kamu bersamaku" James menggenggam tanganku dan menatapku sungguh-sungguh
" Maaf jika aku berfikiran kamu bersekongkol dengan Mia, tapi kamu tidak cerita sejak awal James padahal selama ini aku kira kita sudah saling terbuka. Dan kapan aku menolongmu?" Tanyaku karena aku merasa tidak pernah menolong James
" Saat itu hari pertunanganmu kamu menolongku yang sedang jatuh di pinggir jalan dan itu menyebabkan kamu hampir terlambat kan?Aku tidak tau jika kamu adalah calon tunangannya Albie tapi saat itu aku melihatmu saat acara selesai dan Tante Diana memarahimu" Jawab James dan aku sudah lupa dengan kejadian itu tapi aku masih ingat Tante Diana marah-marah
" iya aku ingat Tante Diana memarahiku tapi aku lupa apa yang membuatnya marah,jadi waktu itu ternyata aku menolongmu? Lalu apa yang membuatmu jatuh dipinggir jalan?" tanyaku karena aku sungguh sudah lupa dengan kejadian itu
" Aku dijambret saat aku berniat membeli air minum karena waktu itu aku sudah sangat lelah dengan perjalanannya,aku didorong oleh penjambret itu hingga kepalaku terbentur dengan mobilku sendiri" terang James
" Kenapa kamu tidak memakai supir?" tanyaku
" Karena waktu itu Alex sibuk jadi tidak sempat mengirimkan supir ke bandara" jawabnya
" Maaf sudah berfikiran yang bukan-bukan tentangmu James,dan maukan kamu besok menemaniku menemui Papa Kenan? Sekalian aku mengenalkan calon suamiku" Tanyaku berniat mengajaknya menemui Papa karena aku merasa bersalah sudah berfikiran negatif tentangnya
" Kami sudah kenal Na kenapa dikenalkan lagi?" tanyanya
" kan sebagai teman Albie dan atasan kami berdua, sekarang aku kenalkan sebagai calon suami kan?" aku menggodanya agar dia senang
" Baiklah sesuai permintaan Nyonya" jawabnya
Thanks for reading 😘😘