
Happy reading happy people 😉😉
Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan like,vote dan komentar positifnya 😘😘
Pagi hari di depan kantor..
POV Author
Hari ini Nadine tampak ceria karena urusan kemarin berjalan lancar. Dia tidak mengira bahwa Mama Rana bisa menerimanya dengan tangan terbuka dan Ibu bapaknya juga menerima lamaran James,Dan Mama Etha jelas terlihat sangat bersemangat menyiapkan segala keperluan pernikahannya dengan James.
Saat hendak menuju pintu kantor,Nadine melihat Mia yang berjalan keluar dari kantor sedang membawa kardus berisi perlengkapan kerja. Dia tidak memperhatikan sekelilingnya dan tiba-tiba ditabrak mobil merah yang baru keluar dari area parkir kantor.
Mia terjatuh dan tidak sadarkan diri,Wajah dan tangannya berdarah. Nadine segera lari menghampiri dan berteriak minta tolong. Nadine sempat memotret nomor plat mobil yang menabrak Mia.
Tanpa disadari Nadine Sebelumnya,Mia mengalami pendarahan hebat dan segera dilarikan kerumah sakit milik perusahaan yang tidak jauh dari kantor.
Di rumah sakit..
" Apakah kamu baik-baik saja Na?" tanya James
" Aku baik-baik saja,yang kecelakaan adalah Mia" jawab Nadine terlihat syok
" Bagaimana ceritanya dia kecelakaan di depan kantor?" tanya James
" Tadi dia membawa kardus besar berisi perlengkapan kerja dan tidak memperhatikan sekelilingnya,lalu ada mobil merah dari arah belakang menabrak Mia,dia langsung jatuh dan tidak sadarkan diri. Jadi,Apakah Mia kamu pecat?" tanya Nadine dengan nada cemas
" Aku tidak memecatnya,aku hanya memindahkan dia kembali ke California Amerika,Karena ini permintaan Albie. Lalu bagaimana keadaannya sekarang?" tanya James
" Sekarang sedang dalam penanganan dokter. Lalu siapa pengganti dari Mia jika Mia pindah ke California?" tanya Nadine
" Tania dari divisi marketing, Apakah kamu menghawatirkan Albie sekarang?" tanya James
" Sekarang dia kakakku tentu saja aku menghawatirkannya,Apa kamu cemburu Je? Tapi jika pengganti Mia adalah Tania,aku rasa itu akan cocok" jawab Nadine moodnya menjadi lebih baik saat membahas hal lain
" Tentu saja Aku cemburu pada Albie,dan nanti jika sudah menikah aku akan mengurungmu di apartemenku biar tidak ada yang melihatmu" jawab James posesif
" Hei.. sekarang kau cemburu padaku? Nanti setelah menikah kau akan jadi adik iparku dan jika kau berani mengurung adikku,aku akan menculiknya" jawab Albie baru datang,dia sekarang menjadi laki-laki yang lebih hangat dan peduli terhadap sekitarnya
" Baiklah Kakak Albie" Jawab James dan mereka bertiga tertawa,itu membuat Nadine lebih tenang karena mereka berdua
" Maaf, apa ada yang bernama Nadine disini? pasien memanggil namanya" Tanya dokter yang baru keluar dari ruang operasi
" Saya dok, Apakah dia sudah baik-baik saja?" tanya Nadine
" Mari masuk dan beri pasien semangat agar bisa melalui semuanya dengan lancar, sebelumnya pakai baju yang disediakan agar tetap steril" jawab dokter tersebut
Nadine dan dokter itupun masuk dengan menggunakan pakaian khusus untuk memasuki ruang operasi.
" Dine,maaf.... aku... telah ... memisahkanmu.... dari ...Albie" kata Mia terbata menahan sakit
" Kamu tidak salah,sejak awal hubungan kami memang sudah renggang dan sekarang sekalipun kamu tidak datang,kami juga tidak bisa menikah karena dia adalah saudaraku, Jadi bertahanlah,kamu bisa hidup dengan kak Albie" jawab Nadine dengan memegang tangan Mia
" Terimakasih... kamu ..tidak... menyalahkanku,dan.... terimakasih... masih mau ...menolongku ..dan ..membawaku.. kesini,se..la..mat... ti..nggal" kata-kata terakhir Mia sebelum menghembuskan nafas terakhir
" Miaaa ..... kamu bisa bertahan Mia,aku rela jika kamu bersama kakak Albie" Nadine berurai air mata
" Minggir dulu,kami akan menggunakan alat pacu jantung untuk membantunya" jawab dokter
Nadine Jatuh lemas karena ini pertama kalinya dia melihat secara langsung seseorang meninggal dunia didepan matanya. Dan Mia juga sempat berterimakasih sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.
Nadine keluar dari dalam ruang operasi dengan menanggis sesegukan,disampingnya juga ada dokter yang menangani Mia. James langsung memeluk Nadine.
" Maaf kami sudah berusaha semaksimal mungkin namun karena korban mengalami pendarahan hebat dan patah tulang pada punggung dan tangannya,kami tidak bisa menolongnya, sekali kami minta maaf,Dan bisa diurus segala administrasinya di bagian administrasi depan" Kata dokter tersebut dan berlalu meninggalkan mereka bertiga yang masih berdiri didepan pintu ruang operasi.
" Aku terlambat menolongnya, harusnya aku berlari dan menariknya agar dia tidak tertabrak,Aku malah masih memotret plat mobil yang menabrak Mia" sesal Nadine
" Benarkah? Mana? biar kita lihat" Tanya James
James dan Albie melihat Foto mobil merah dengan nomor plat yang ada di hp milik Nadine.
" Na,lebih baik aku antar kamu pulang dulu dan tenangkan dirimu,biar aku dan Albie yang mengurus ini semua. Al aku antar Nadine dulu,tolong urus administrasi Mia,Aku tinggal dulu" Kata James
" Baiklah, hati-hati dijalan,jaga adikku baik-baik" jawab Albie
James mengantar Nadine sedangkan Albie mengurus segala administrasi Mia.
" Kamu boleh menangis dipundakku Na,Sini" James menarik kepala Nadine dengan lembut agar bersandar dipundaknya
Nadine semakin menanggis dan memegang lengan James.
" menanggislah jika itu membuatmu lebih tenang" kata James
James melajukan Mobilnya menuju jalan raya. Mereka masih berada dijalan sekitaran kantor karena rumah sakitnya dekat dengan kantor.
" Kamu mau pulang ke rumah atau ku antar menemui ibumu? kebetulan beliau berada dirumahnya Mama" tanya James
" Ke apartemenku saja,aku mau sendirian dulu dan maaf jika aku jadi bolos kerja hari ini" jawab Nadine
" Tidak masalah Na,kamu istirahat saja,aku bisa memgaturnya,dan kamu pakai hp kerja dulu biar hpmu ku bawa sebagai bukti nanti saat aku lapor ke polisi" jawab James
" Lalu bagaimana dengan pemakaman Mia? Bukankah kita harus menghubungi keluarganya?" tanya Nadine
"Besok akan ku kirim kerumah keluarganya di Bandung,Tadi saat kamu berada diruang operasi aku sudah menghubungi Papanya bahwa Mia mengalami kecelakaan,tapi nanti akan aku hubungi lagi untuk mengabarkan jika Mia sudah meninggal dunia,Dan kamu jangan memikirkan apapun" Jawab James
Saat sampai di parkiran Apartemen,James masih mengantar Nadine masuk Apartemen untuk memastikan dia bisa istirahat dengan tenang dan menyiapkan makanan untuk Nadine.
Sepulang dari mengantar Nadine,James langsung menuju kantor polisi untuk membuat laporan kecelakaan yang menimpa Mia.
" James, Ini rekaman cctv parkiran dan depan gedung kantor tempat kejadian perkara" Kata Alex yang dari tadi sudah menunggu James di kantor polisi
" Bagus,kali ini Davina tidak bisa lagi mengelak dari kesalahannya,sudah cukup dia membuat onar hanya untuk menarik perhatianku" jawab James
Sebelum masuk kantor polisi, James mendapat panggilan dari nomor yang tidak di kenal.
" Hai James,masih ingatkah padaku?" Tanyanya
" Apa lagi yang ingin kamu inginkan Davina? Apakah kamu tidak sabar untuk masuk penjara?" tanya James dengan nada sarkas
" Jangan pernah melaporkanku kepolisi jika masih sayang dengan calon istrimu,Mia hanya awal pembalasanku, karena dia sudah mengungkapkan kecuranganku,Jika ingin wanitamu selamat kamu harus menikah denganku" jawab Davina
"Lakukan saja apa yang kamu mau terhadapnya,dan aku janji akan mengejar dan menghabisimu dengan tanganku sendiri,Dan aku bisa mengakhiri hidupku sendiri untuk menyusulnya yang jelas aku tidak akan berakhir dengan wanita licik sepertimu" jawab James
Thanks for reading 😘😘