Scandal with my affair

Scandal with my affair
Sebuah Alasan



Happy reading happy people 😉😉


Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan like,vote dan komentar positifnya 😘😘


POV Albie


Sepulang dari restoran dan juga mengantarkan suster kepala,aku dan Papa pergi ke rumah kakek Wira, Ayah dari Mama.


Aku ingin tau kenapa Kakek bisa seegois itu memisahkan dan memaksa Papa kembali dengan mengancam akan membunuhku atau Nadine yang masih kecil.


Aku tidak menyangka seorang yang aku kagumi ternyata orang yang begitu tega mengancam seseorang demi kepentingannya terlebih lagi dia berniat membunuh cucunya sendiri.


Rumah Kakek Wira...


Aku dan Papa memasuki rumah dengan gaya klasik itu. Banyak barang antik di dalamnya. Dan ada pelayan yang menyambut seperti biasanya.


" Tuan besar sedang beristirahat,apakah Tuan mau menunggu atau ingin membangunkannya langsung?" Tanya seseorang yang aku tau dia adalah kepala pelayan di rumah kakek


" Tidak perlu biar aku yang bangunkan kakek sendiri" jawabku dan bergegas menuju kamar kakek


" Ada cucuku ternyata" Kakek muncul dari kamarnya


" rasanya sudah lama menantu dan cucuku tidak datang kemari"terang kakek


" Bu Surti tolong buatkan makan malam untuk kami,dan kalian berdua ayo ke ruang tengah, sepertinya ada yang ingin kalian tanyakan" ajak kakek,Aku dan Papa mengikuti


Kami duduk saling berhadapan di ruang keluarga milik kakek.


" Katakan apa yang ingin kamu tanyakan Albie?" tanya kakek seperti sudah memperkirakan kedatanganku


" Kalau begitu aku langsung saja kek, Kenapa dulu kakek menyuruh Papa menceraikan Mama dengan mengancam akan membunuhku?, aku kira kakek adalah kakek terbaik, tapi kakek pernah punya niatan seperti itu" tanyaku dan aku sungguh marah pada kakek saat ini


" Karena kakek tidak merestui hubungan Papa dan Mamamu" jawab kakek dengan tenang seperti tanpa beban


" Apa alasannya?" tanyaku


" Karena Kakek Ringga, ayahnya Papamu dulu adalah sahabat Kakek,Dan saat kamu lahirpun Rana dan Kenan menyematkan nama Ringga kepadamu" jawab kakek seperti ada ketidaksukaan pada kakek Ringga


" Karena dulu Ringga mendekati istri kakek lalu kami jadi bercerai dan sekarang menjadi istri Ringga dan menjadi nenek dari ayahmu,Sejak itu kakek tidak bisa lagi percaya padanya, kakek benci padanya dan seluruh keluarganya,Jadi kakek tidak merestui hubungan antara Mama dan Papamu" jawab kakek


" Loh jadi Nenek Mina adalah mantan istri kakek? kenapa Kakek tidak pernah cerita? lalu jika kakek tidak merestui hubungan Papa dan Mama kenapa bisa mereka menikah?" tanyaku heran dan terkejut dengan situasi ini


" iya nenek Mina adalah mantan istri kakek,Dan kakek tidak mau mengungkit luka kakek, Papa dan Mamamu kawin lari, Kakek mencari Mamamu ke banyak tempat, mengerahkan seluruh anak buah kakek menelusuri setiap tempat yang berkemungkinan di datangi Mamamu, saat kakek putus asa dengan terpaksa kakek mendatangi kediaman Ringga,barulah kakek bisa menemukan Papa dan Mamamu dan menyuruh mereka bercerai,kakek juga tidak berniat membunuhmu namun kakek tau bahwa Papamu tidak akan rela kehilanganmu jadi kakek menggunakanmu untuk mengancam Papamu" terang kakek


" Jika Nenek Mina mantan istri kakek,lalu berarti Mama adalah anak nenek Mina? bukankah Papa dan Mama saudara seibu? Jadi kakek menggunakanku yang masih kecil untuk mengancam Papa, bukankah itu cara seorang pengecut kek?" tanyaku


" kakek dan nenek Mina belum punya anak saat itu jadi Mama dan Papamu bukan saudara,Rana dan Diana adalah anak Kakek dengan nenek Winarti,Dan kakek tau kakek adalah pengecut bahkan saat kakek kehilangan Mamamu Rana yang lebih memilih untuk hidup dengan Kenan Papamu,kakek jadi memahami mengapa Kakek dulu kehilangan Mina yang kakek kira direbut Ringga, ternyata kakeklah yang tidak pernah memperhatikan Mina dan kakek Sangat egois, menyebabkan Mina selalu berbagi suka dan duka dengan Ringga sahabat Kakek" jawab Kakek dan hal ini seketika membuka mataku, kenapa Nadine tidak memberiku kesempatan kedua dan lagipula semuanya juga sudah tidak mungkin karena kenyataannya Nadine adalah adikku.


" Kakek kira dengan memisahkan Papa dan Mamamu akan membuat Rana kembali memperhatikan Kakek,tapi kakek salah. Kakek dengan begitu egoisnya memisahkan sepasang suami istri yang saling mencintai, padahal dulu kakek tau sendiri rasanya berpisah dari nenekmu Mina tapi kakek malah memisahkan anak Kakek dengan suaminya dan itu membuat mamamu menderita dan sakit keras. Kakek juga tau keadaan Papamu yang sama menderitanya dengan mamamu karena kakek menempatkan mata-mata untuk mengawasi Papamu,Tapi Papamu kemudian bisa bangkit dan kembali bahagia dengan menikahi Dineta seorang wanita pengurus panti,kakek benci melihatnya jadi kakek putuskan untuk membuat Papamu meninggalkan Dineta dan menikahi mamamu sekali lagi agar mamamu pulih dan ternyata benar mamamu jadi kembali pulih seperti sediakala tapi cinta Papamu sudah terbagi pada Dineta,Tapi Dineta lebih menyayangi anaknya jadi dia selalu mengusir papamu agar kakek tidak menyakitinya" ujar kakek panjang lebar,aku dan Papa hanya menyimak, memberikan kakek waktu untuk menjelaskan.


Ini hampir seperti kisahku yang tidak memperhatikan Nadine dan selalu bersikap egois terhadapnya. Aku bahkan tidak tau apapun tentang Nadine. Mulai sekarang aku akan menjadi kakak yang baik untuknya. Aku mau menebus segalanya.


" Lalu apakah kakek tau jika Nadine adalah anak Dineta dengan Papa?" tanyaku


" Benarkah? kakek baru tau ini darimu,Jadi kalian saudara? lalu kalian membatalkan pertunangan kalian?. Mata-mata kakek bilang bahwa Dineta melarang suster kepala untuk mempertemukan anaknya dengan Kenan. Dan kakek sama sekali tidak tau keberadaan mereka setelah Papamu sudah tidak lagi menemui mereka" Jelas Kakek


" Papa bahkan tidak tau saat Dineta meninggal,Papa tau sebulan setelahnya dari anak kecil di panti yang suka bercanda dengan ceria dia menjadi gadis pemurung Karena ditinggalkan Dineta,Papa sama sekali tidak tau keberadaan anakku dan Dineta" jawab Papa yang sejak tadi hanya diam saja


" Kakek merasa tidak ada ancaman yang akan menghancurkan keluarga Mamamu, setelah Mamamu kembali bersama dengan papamu,dia sehat dan Dineta meninggal dunia,Tidak ada lagi yang kakek cemaskan. Jadi kakek tidak terlalu ambil pusing dengan anak Dineta yang entah ada dimana" jawab Kakek


" Kakek tidak menyangka takdir bisa berjalan seperti ini,Membuatmu mau tidak mau harus melepaskan Nadine" lanjut Kakek


" Tapi aku sekarang juga menyadari bahwa aku tidak terlalu baik untuk Nadine,Nadine begitu mencintai dan memperhatikanku,begitu memaklumiku dan menerima segala sikap burukku, sedangkan aku tidak pernah memahami perasaannya, mungkin ini hukuman untukku yang akhir-akhir ini lebih memperhatikan orang lain" Jawabku dengan menunduk


" bukankah itu anugerah,bahwa sekalipun kalian tidak jadi menikah tapi kalian terikat hubungan suadara? Mulai sekarang jadilah kakak yang baik untuk Nadine, Dan tolong aturkan Agar keluarga besar kita berkumpul untuk membahas masalah ini,Termasuk juga kakekmu Ringga" tegas Kakek


" Itu juga keinginanku kek,aku akan jadi kakak yang lebih baik mulai sekarang. Mungkin besok atau lusa kek,Karena aku masih belum tau jadwal Nadine. Jika besok Nadine ada waktu luang sore harinya,aku akan menelfon yang lain untuk datang kesini" Jawabku


" Baiklah. Dan Kamu Kenan, Undang juga keluarga Rudi Cokrodiningrat, siapkan tiket pesawat mereka untuk menjelaskan situasi ini, Apakah mereka memperbolehkan Nadine masuk ke keluarga kita atau kamu harus merelakan Nadine tetap dibawah naungan mereka,Dan juga kita tidak tau Rana bisa menerima kenyataan ini atau tidak" terang Kakek


Dan setelah pembicaraan kami selesai,kami makan malam karena obrolan kami menguras emosi dan perasaan. Setelah itu aku dan Papa pulang untuk merencanakan pertemuan antara keluarga besar Wira dan Ringga beserta Bapak Rudi Cokrodiningrat, ayah yang telah mengadopsi Nadine selama ini.


thanks for reading 😘😘