Scandal with my affair

Scandal with my affair
Menghabiskan Waktu Berdua (2)



Happy reading happy people 😉😉


Terimakasih sudah mampir dan meninggalkan like dan komentar positifnya 😘😘


Bruuukkk...


Seseorang pingsan di depan pintu dapur yang terbuka


POV Nadine


Aku dan James berlari untuk melihat siapa yang jatuh di depan pintu dapur


" Astaga Papa Kenan... " aku menutup mulutku


" Na tolong panggilkan seseorang dan kabari Albie jika ayahnya sedang berada disini" Perintah James sambil berusaha memapah papa Kenan


" Siapapun tolongggg......" Teriakku dan beberapa orang berdatangan


Ada beberapa suka relawan panti yang sedang berkunjung datang membantu mengangkat papa Kenan dan kebetulan ada seorang dokter diantaranya.


Aku mencoba mengabari Albie agar datang menjemput ayahnya.


" Na, Kata dokter yang menangani Om Kenan,kita harus mengantarkannya ke rumah sakit karena Om Kenan terkena serangan jantung ringan,dokter tadi sudah memberikan pertolongan pertama namun butuh beberapa alat agar Om Kenan mendapatkan penanganan yang tepat,dia harus sadar agar tidak kritis" terang James


" Baiklah ayo kita bawa Papa Kenan ke rumah sakit"kataku dan akupun menelfon pada Albie lagi dan mengatakan bahwa Papanya dilarikan ke rumah sakit terdekat


Setibanya di rumah sakit,Papa Kenan segera dimasukkan ke dalam unit gawat darurat agar segera mendapatkan penanganan yang tepat. Aku dan James duduk namun aku masih cemas menunggu dokter yang menangani Papa Kenan.


Albie datang bersama Mia. Mereka berdua terkejut melihatku sedang bersama James sedangkan aku dan James biasa saja.


Dokter keluar dari UGD menanyakan anggota keluarga dari pasiennya.


" Siapa keluarga pasien?" tanya dokter tersebut


" Saya dok" jawab Albie


" Mari ikut saya ke ruang saya" ajak dokter tersebut


Aku, James dan Mia duduk di kursi tunggu dalam suasana hening. Hingga James buka suara


" Kalian habis kencan?" tanya James


" Kalian juga habis kencan?" tanya Mia


" Tidak" jawab James


" kami juga tidak" jawab Mia


" Lalu kenapa kalian disini bersama?" tanya Mia


" Tadi aku berkunjung ke sebuah panti bersama Nadine dan kebetulan Om Kenan juga berkunjung ke panti tersebut juga dan beliau pingsan di depan dapur" jawab James


" Lalu kau dari mana?" tanya James balik


" Aku mengunjungi tante Rana yang sudah pulang dari rumah sakit, karena selama dirawat di rumah sakit aku tidak sempat mengunjunginya. Kebetulan saat Nadine telfon aku berada disamping Albie jadi aku memutuskan untuk ikut Albie kesini"jawab Mia


Aku sama sekali tidak ikut bicara dengan mereka karena aku sedang mencemaskan keadaan Papa Kenan yang sedang berada di ruang UGD. Aku hanya mendengar apa yang sedang mereka bahas saja.


Albie sudah keluar dari ruang dokter dan menyelesaikan segala administrasinya di bagian administrasi.


" Kalian pulang saja karena Papa akan segera di pindahkan ke ruang rawat inap. Dine, James terimakasih kalian sudah mengantarkan Papa kesini sehingga mendapatkan penanganan yang tepat. Dan Mia, kamu ikut mereka pulang saja karena aku harus menjaga Papa" jelas Albie


Aku sebenarnya ingin menjaga Papa Kenan namun besok aku dan James harus berangkat ke luar kota pagi-pagi sekali.


" Kamu tidak apa-apa menunggu Om Kenan sendiri? karena besok pagi aku dan Nadine harus meeting ke luar kota" jelas James


" Baiklah Al" jawab Mia


" kalau begitu kami pergi dulu Al" pamit James


" Bie, aku pulang dulu,baik-baiklah menjaga Papa dan kamu jangan lupa untuk makan" pamitku


" Iya Dine.. Kalian hati-hati dijalan" jawab Albie


Kami pun berlalu dan pulang. James mengantar Mia terlebih dahulu lalu kemudian mengajakku ke rumahnya.


" Jadi ini rumah James yang sebenarnya,Berada di kawasan elite dengan gaya modern dan terlihat elegan" Batinku


" Ayo masuk Na,aku ingin menggenalkanmu dengan seseorang" ajak James


James masuk dan kami di sambut beberapa pelayan. James berteriak memanggil Mamanya sedangkan aku terus mengekor padanya.


" Dasar anak nakal,kamu hampir tidak pernah pulang dan sekarang kamu membawa pulang........Lah Nadine" Mama James memelukku


" Tante Etha!" Seruku sambil membalas pelukannya


" Ya.. ampun aku tidak mengira penolongku datang kesini dengan anak nakalku,dunia begitu sempit ya... Ayo kita makan malam bersama Nadine" Ajak Tante Etha sambil menarik tanganku


" Jadi Tante Etha Mamamu Je? aku baru tau,dan mengapa Tante waktu itu tidak masuk kekantor James?" Tanyaku


" Aku sudah tau pertemuan pertama kalian di depan gedung waktu Mama jatuh dari cctv resepsionis,Dan selama ini memang tidak ada pegawai yang tau wajah Mamaku karena selama ini Mama selalu keluar Negeri" jawab James


" Iya Mama baru di Indonesia beberapa hari ini dan waktu itu Mama sedang ada janji meeting dengan beberapa desainer dan Mama memakai baju model vintage sebagai contoh desain yang diinginkan klien jadi tidak dihargai oleh beberapa pegawai karena mungkin terlihat kuno dan tidak sempat kekantor James karena buru-buru"Jawab Tante Etha


" pantas waktu itu gaya bajunya berbeda saat bertemu lagi di rumah sakit yang terlihat casual" jelasku


" iya.... karena Tante suka gaya baju yang sederhana seperti sekarang ini dan Tante bersyukur ada orang yang mau menolong Tante tanpa memandang penampilan Tante. Sekali lagi terimakasih ya Nadine,sudah menolong Tante 2 kali" terang Tante Etha


" Iya sama-sama tante" Jawabku


" Kamu tau Dine,kamu adalah perempuan pertama yang pernah dibawa James kesini,apa kalian berniat berhubungan serius?" Tanya Tante Etha yang membuatku kaget dan buru-buru James menjawab


" Doa'akan saja Ma,agar Nadine segera menjadi menantu Mama" Jawab James


" Amin.... Mama doa'akan segalanya lancar. Mama senang sekali jika Nadine yang akan menjadi menantu Mama" terang Tante Etha yang membuatku semakin bersalah


" Ma... Setelah ini aku mau mengantarkan Nadine pulang, karena besok pagi kami akan ke luar kota untuk menghadiri meeting dengan beberapa pengusaha" James


" Cepat sekali?,apa kalian gak sebaiknya menginap disini saja?,ini kan sudah malam" Tanya Tante Etha


" Terimakasih tante,tapi saya belum berkemas untuk besok karena tadi siang masih mengurus berkas di apartemen" jawabku


" Ya .. ampun sudah cantik,baik,rajin lagi. Cepat nikahin James nanti keburu diambil orang" Terang Tante Etha dan James tertawa,Aku hanya tersenyum


" Maunya juga gitu Ma... Kalau misal Nadine malah udah milik orang lain apa boleh James rebut?" tanya James dan membuatku semakin bersalah


" Tidak perlu direbut karena kalau jodoh gak bakalan kemana-mana. Kalau gak jodoh biar Mama doa'akan agar kalian berdua berjodoh" Jawab Mama James


James dan Mamanya tersenyum,Lalu Mama James memegang tanganku dengan tersenyum


" Kamu adalah wanita yang baik,kamu pasti akan mendapatkan yang terbaik untuk hidup kamu,Dan jangan panggil tante lagi tapi panggil Mama, oke?" tegas Mama James


" Baiklah Ma" jawabku


" Oke.. dramanya udahin dulu dilanjutkan kapan-kapan saja. Ma,aku sama Nadine pulang dulu" Ajak James sambil berdiri dan menggenggam tanganku


Thanks for reading 😘😘