
**Happy reading happy People 😉😉
terimakasih sudah mampir 😘
Pagi yang cerah tapi tak secerah keadaan Nadine karena pagi ini dia hampir terlambat masuk kantor. Sepulang James,Nadine tidak langsung istirahat melainkan begadang untuk menyelesaikan beberapa berkas pengajuan kontrak dengan beberapa klien untuk jadwal meeting 2 hari kedepan termasuk untuk klien mereka di San Fransisco California.
Hari ini jadwal pak bos adalah untuk menghadiri meeting internal di beberapa divisi. Dan pada jam 9 tepat James dan Nadine harus berada diruang meeting untuk mengawasi jalannya rapat. Kemarin memang sudah di umumkan oleh general manager bahwa hari ini rapat internal akan dimulai jam 9, Karena biasanya dimulai jam 10. Semua itu agar pak bos bisa mengawasi meeting seluruh divisi.
Dan ini kurang 5 menit,Nadine berlari tergesa-gesa karena dia tidak mau terlambat. Dan untung saja tepat pada waktunya saat James mau membuka pintu,Nadine sudah berdiri di belakangnya bosnya.
" Hampir terlambat ya?" tanya James
" Hampir bukan berarti aku terlambatkan Bos?" Nadine yang masih membawa tas serta laptop ditangannya
" Biar ku bantu membawakanya" Bisik James berusaha membawakan laptop Nadine
" tidak perlu,ini kantor jadi kita harus profesional" tegas Nadine sambil menuju kursinya
Saat sudah duduk dikursi masing-masing, James menginstruksikan untuk segera memulai rapat.
Setelah 30 menit rapat sudah diakhiri dan para Manajer pun bisa bernafas lega karena mereka merasa tegang tiap kali rapat dengan pak bos.
" Untung keuangan bulan ini tidak ada masalah malahan banyak pemasukan" Jelas Manager Senior bagian keuangan dengan bernafas lega
Rapat pagi ini diawali pada bagian keuangan dan selanjutnya adalah bagian marketing. Divisi Nadine sebelumnya.
" Silahkan di mulai rapatnya " kata James yang sudah duduk di kursinya dan Nadine di sampingnya
" Bulan ini kami berhasil menjalin kerjasama dengan beberapa Hotel bintang lima dan restoran ternama dalam mendesain gedung mereka,dan hal ini tidak lepas dari peran aktif Nadine Selaku Manager Marketing dan sekarang menjadi sekretaris CEO kita, sekali lagi terimakasih atas kinerjanya dan selamat atas jabatan barunya" kata Bu Mira selaku Manajer senior di divisi marketing
" Para klien menjelaskan konsep yang mereka inginkan dan sekarang sedang di kerjakan oleh tim kreatif. Dan kami sudah mengajukan kontrak dengan para kontraktor bangunan,Untuk Hotel akan di kerjakan PT.Bangun bangsa sedangkan untuk restoran akan di kerjakan PT.Wijaya, semua detail bisa dilihat pada email yang sudah saya bagikan" lanjut Bu Mira
" Baiklah semunya sudah terkendali dan kita juga sudah melunasi para kontraktor dari penjelasan Manager keuangan tadi,jika tidak ada kendala yang berarti kurasa semua akan berjalan baik" jelas James
" Baiklah apa ada yang perlu di tanyakan? jika tidak ada, rapat bisa kita akhiri" kata Bu Mira
Setelah Meeting,James dan Nadine makan siang bersama di dalam kantor James. Hampir seharian ini mereka habiskan diruang meeting, meskipun James terkesan mempersingkat rapat tapi tetap saja butuh waktu sampai jam 1 siang karena setelah meeting dengan divisi marketing, mereka menghadiri meeting dengan divisi kreatif dan disivi perlengkapan untuk detail pemilihan furniturnya.
Setelah makan siang, mereka kembali ke tempat kerja masing-masing. Saat itu jam 2 siang dan James kedatangan tamu wanita cantik bak model.
" Permisi apakah pak James ada,saya ada perlu dengannya" tanya wanita tersebut
" Apakah anda ada janji dengan pak James?" tanya resepsionis kantor
" Tidak tapi ini penting,tolong hubungi dia bahwa kekasihnya datang" jawab wanita tersebut
" Baiklah,dan dengan nona siapa kalau boleh saya tau?" tanya resepsionis itu sopan
" Hallo.. Bu Nadine,disini ada tamu pak James" Kata resepsionis itu
" apakah ada janji temu dan siapa nama beliau?" tanya Nadine
" Katanya ini penting dan namanya nona Davina kekasih dari pak James" katanya
" Baiklah akan ku sampaikan" Kata Nadine dengan perasaan sedikit nyeri tapi dia abaikan karena mengutamakan profesional kerja saat di kantor
" Hallo pak, di Lobby ada kekasih bapak yang bernama Davina ingin bertemu, katanya ada keperluan penting" kata Nadine dengan sikap elegan
" Suruh saja pulang,aku hanya punya satu kekasih" James nampak kesal
" Apakah ada pesan lainnya pak?dan bagaimana jika nona tersebut bersikeras?" tanya Nadine
" Panggil saja keamanan untuk membereskannya" jawab James
" Baiklah" Nadine menutup telfonnya
" Sarah,tolong sampaikan pada nona Davina bahwa pak James tidak bisa diganggu saat ini karena sebentar lagi akan ada meeting dan jika nona tersebut bersikeras dan beralasan suruh dia menelfon pak James secara pribadi agar pak James mau turun untuk menemuinya,jika ada kemungkinan dia mengamuk tidak terima dengan keputusan pak James suruh saja keamanan untuk mengamankannya" Nadine beralasan namun memang benar mereka akan meeting sebentar lagi selain itu Nadine juga tidak langsung menyarankan untuk mengusirnya
" Baik Bu Nadine" jawab Sarah
Sarah tau bahwa Nadine orang baik,dia tidak akan tega mengusir orang begitu saja meskipun orang itu berniat jahat sekalipun. Tapi Sarah jelas tau bahwa pak bos merekalah yang sedang berusaha mengusir wanita cantik di depannya ini,Karena Sarah sudah bekerja lama sebagai resepsionis di perusahaan itu.
" Nona Davina,Kata Bu Nadine,Pak James akan menghadiri meeting sebentar lagi,jadi Nona bisa menghubungi pak James secara pribadi jika ingin menemui beliau saat ini" jelas Sarah berhati-hati takut menyinggung perasaan Davina
" Apa kamu bilang, berani-beraninya si Nadine itu tidak memperbolehkanku bertemu James,dia pikir dia siapa seenaknya saja pada calon nyonya Angkasa,jika aku menikah dengan James kamu dengan Nadine-nadine itulah siapa itu adalah orang yang pertama ku pecat" Davina mengamuk
" Maaf tapi memang saat ini Pak James sedang sibuk Nona, Banyak pertemuan yang harus beliau hadiri sepulang dari California Amerika" jelas Sarah dengan takut-takut
" Persetan dengan pertemuan,aku akan keatas sendiri menemui James" Davina bergegas menuju lift
" Keamanan tolong ada tamu yang tidak sopan" Sarah reflek berteriak
" Heiii.. Kalian semua akan ku pecat jika kalian seinci saja menyentuhku" bentak Davina
" Ada apa ini?" James terpaksa turun untuk menuruti kemauan Nadine
Para keamanan menepi di sekitar Davina. Davina langsung bergelayut manja pada lengan James.
" Aku tau Kau akan turun untuk menemuiku sayang,kau tau mereka jahat terhadapku apalagi Nadine yang tidak memperbolehkan aku menemuimu malah menyuruhku untuk menelfonmu, bukankah harusnya kamu pecat mereka?" Jelas Davina
" Benar itu Na,apa kamu menyuruhnya untuk menelfon ku secara pribadi?"Tanya James pada Nadine
Thanks for reading 😘😘**